"Perubahan itu ada. Buktinya kau yang dulu menjadi penyembuh, kini menjadi goresan luka yg membekas"
- ariamagi

seen from Malaysia
seen from China
seen from Germany
seen from Brazil
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Germany
seen from Germany
seen from China
seen from China

seen from United States
seen from United States

seen from France

seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States
"Perubahan itu ada. Buktinya kau yang dulu menjadi penyembuh, kini menjadi goresan luka yg membekas"
- ariamagi
Kehilanganmu adalah cap panas dalam hati; Membekas dan terpatri. Sulit dilepas dan dapat menyadarkan diri.
Sajaksesak
SEMUWA TTG U.
CERITA KITA BERDUA AKAN SLL,
Ramadhan 9 . . Hai aku, bagaimana puasaku hari ini? Adakah tilawah menghangatkan hati kita? Adakah setiap sholat-sholat kita membekas pada wajah sendu kita? Adakah? -Azelais- . #ramadhankarim #hari9 #puasa #tilawah #sholat #membekas #menghangatkan #wajahsendu #kita
Apa Kabar Hatiku?
oh hati.........
ternyata kamu bisa sebuta ini,
ternyata kamu bisa selama ini bertahan,
bukan, aku tak ingin bertanya kenapa padamu, tapi bagaimana. iya, bagaimana kabarmu, hati?
iya, aku tau, mataku melihat, otakpun juga berpikir.kamu tidak hanya sekali engkau diperlakukan serendah itu, tidak untuk sekali kamu disepelehkan.
Jika ku diberi kesempatan melihat hatiku sendiri, sungguh, mataku tak mampu melihatnya.
terlalu sering kau terluka,disaat itu juga kamu berusaha menyembuhkannya. hanya kamu, tanpa orang lain membantumu.
Mulutku pun tak mampu merintih ke orang lain, mata ini tak mungkin meneteskan airmata di bahu orang lain. Kamu, terjatuh sendiri, dan bankit sendiri.
Aku akan mengunci hati ini dan membuang kunci itu ke dasar laut. akupun tak berharap ada yang menemukan kunci itu, karena aku malu jika seseorang menemukan kunci itu, dia akan tau, bekas luka yang tak bisa hilang. aku malu. aku sangat malu sekali.
Hujan.
17.12
Entah mengapa, tiba-tiba aku sakit, demam. Mungkin karena hujan yang tadi siang jatuh titik-titik diatas kepalaku, mungki juga aku terlalu bebal untuk tak menjaga pola makanku, lalu aku pun seperi sekarang, bersin-bersin.
Rupanya sudah masuk musim penghujan, sedikit terlambat menurutku, tapi hujan selalu dapat mengisahkan beribu perasaan. Mengisahkan seorang yang menunggu payung untuk mengantarnya pulang, atau menunggu hujan reda dengan temennya sambil minum teh panas, atau juga nekat hujan-hujanan agar tak terlambat memenuhi janji. Hujan itu kisah.
Ah yaa, melihat hujan itu seperti melihatmu. Turun sedikit sedikit, seperti malu untuk datang padaku, seperti takut-takut untuk mengantarku, hujan itu selalu berbekas, kau akan selalu tau hujan itu sudah berapa lama berhenti, atau seberapa derasnya ia datang tadi.
Bau tanah basah, jalanan becek, payung berwarna-warni, cipratan air, gemuruhnya air, lalu suara air keika bertubrukkan denga atap genting, dengan kendaraan, dengan kepalaku, semuanya, seperti kau.
Begitulah kau, seperti hujan, membekas.