Males Nikah
"Neng, udah mau nikah?"
Pertanyaan itu yang belakangan ini muncul
Setiap orang pasti mau nikah kan? Cuma kapannya dan siapanya aku gak tahu. Aku gak bisa menunda atau mempercepat datangnya takdir Allah. Serta aku gak tahu takdir mana yang lebih dahulu datang. Takdir akad atau takdir ajal?
Hanya ketika terlalu sering terpapar pertanyaan itu aku jadi makin takut dan khawatir, gak tau kenapa. Beberapa minggu lalu Nci sepupuku menikah, melihat konsep pernikahannya yang melelahkan menurutku, ya melelahkan karena harus ada adat ini itu. Yang terbesit dibenak adalah 'nikah ribet ya'.
Lalu Minggu depan insyaAllah Dena sepupuku menikah. Konsep pernikahan lebih sederhana. Namun mengundang pendapat-pendapat orang semisal 'Kok kaya gt, bakal sepi kaya kuburan'. Deuh ini salah itu salah
Dan hari ini aku datang ke pernikahan temanku, konsep pernikahannya modern. Seperti tamu-tamu biasanya, aku mencicipi hidangan yang telah tersaji. Aku duduk disebelah ibu-ibu, obrolan mereka jelas terdengar
"Duh, dekornya aja yang mewah tapi masa masakannya cuma ini doang, gak ada makanan yang lain. Bener-bener sederhana padahalkan undangannya banyak."
Hah? Gimana?
Mungkin ini kali ya yang bikin beberapa orang 'males nikah'.
Memilih menikah 'sederhana', harus kuat-kuatin batin mendengar pendapat-pendapat orang yang belum mengerti.
Memilih menikah 'mewah' untuk memenuhi standar sosial harus kuat-kuatin lahir batin kerja rodi menghasilkan rupiah. Karena pastinya butuh modal yang gak sedikit.
Kenap sih ya? Kita tuh seneng banget ngomentarin hidup orang? Kayanya tuh gatel kalau orang gak sesuai sama standar yang ada.
Setelah Nci menikah, Dena sebentar lagi menikah. Berimbaslah ke aku.
"Nanti neng kalau nikah bla bla bla"
Terus aku jawab aja
"Nikah itu yang penting berkah, jangan hanya karena harus mewah jadi hambatan buat orang melaksanakan ibadah. Ya, aku sih kalau nanti nikah cukup sederhana aja, gak perlu ada adat adatan, yang penting tamu terjamu dengan baik. Ya, cuma akad doang juga gak masalah, iya kan Ai? 😂" jawaban itu yang otomatis keluar. Mampu membuat mereka terdiam, tercengang tak percaya
"Jangan dong masa kaya gt, gak ada momennya."
"Aku sih gak nyari momen hahaha. Kalau gak dicontohkan untuk menggelar resepsi. Mungkin pernikahan impianku amat minimalis 😆"
"Masa kaya gitu sih neng"
"Udah ah yang gini-gini nih yang bikin males nikah tau. Resepsi orang lain jadi standar resepsi kita, padahal kan setiap orang punya tujuannya masing-masing. Yang penting itu persiapan kehidupan pernikahannya, bukan cuma persiapan gelaran resepsinya." 😁
Standar sosial yang seringnya bikin orang males nikah. Bener gak?










