Dialog kepada diri sendiri
Wajar jika kau merasa terlalu sakit, karena cintamu untuknya tidak bercanda. Wajar jika kau menangis, karena kau cuma manusia biasa. Tapi, mau sampai kapan? Aku mohon, sudahilah. Sudahi menangis karena seseorang yang memang tidak mencintaimu. Sudahi segala keingintahuanmu tentang dia. Aku tau kau sangat mencintainya tapi ketahuilah bahwa Tuhan pasti punya sesuatu yang lebih baik untuk menggantikan dia. Aku mohon berhenti membuang waktumu untuknya. Aku mohon, aku mohon dengan sangat lihatlah kedalam dirimu. Kau pantas untuk dicintai. Kau pantas dimiliki. Kau pantas untuk dibanggakan. Bukan kesalahanmu jika dia pergi. Dialah yang merugi, dia kehilanganmu. Seseorang yang mencintainya dengan segala kelemahannya. Seseorang yang bersedia menemaninya dalam setiap keadaan, bahkan dalam keadaan terburuk sekalipun. Tolong berhentilah menyalahkan diri sendiri. Tolong berhenti menerka nerka akan apa yang terjadi jika pada saat itu kau memilih untuk tidak meminta kepastian, apa yang akan terjadi jika kau mengatakan bahwa kau memang masih sangat mencintainya. Berhentilah untuk menerka nerka akan akhir yang berbeda.
Tidak akan ada akhir yang berbeda.
Sebab semua yang terjadi adalah atas kehendak Tuhan. Berhenti menyalahkan diri sendiri dan jangan menyalahkan dia. Jangan benci dia. Karena dia adalah bentuk pelajaran hidup yang dikirim Tuhan untukmu.
Sekarang kau hanya perlu melepaskan dia. Merelakan dia dengan semampumu. Berusahalah lebih keras untuk melupakan dia. Tak perlu terburu buru. Karena setiap hal akan butuh waktu. Kau mungkin butuh waktu setahun atau dua tahun atau mungkin lebih. Tapi kau pasti mampu melewati masa masa ini. Dan saat kau telah sembuh sepenuhnya, kau akan melihat betapa hebatnya masa depan yang di rancang Tuhan untukmu.
Jadilah wanita yang kuat. Aku tau, kau bahkan lebih dari mampu untuk itu. Lihatlah ke cermin, tatap matamu dan katakan bahwa kau memiliki begitu banyak cinta untuk dirimu.
Kau adalah wanita yang cerdas, mandiri, penyayang dan bertanggung jawab. Jika waktumu telah tiba kau akan menemukan kebahagiaan yang takkan pernah kau bayangkan sebelumnya.
Nikmati pedihmu dan pulihlah.