Tidak perlu mencemaskan perkara kita yang terpaut jarak teramat jauh.
Tentang jarak dan kita, biarkan kata - kata yang berbicara
Dan biarkan kedalaman rasa melalui hati yang mengukur
betapa kuat kita saling terpaut.
seen from Austria
seen from United States
seen from United States

seen from France

seen from United States

seen from Argentina
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from Germany

seen from United States
seen from Singapore
seen from Canada
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from United States
Tidak perlu mencemaskan perkara kita yang terpaut jarak teramat jauh.
Tentang jarak dan kita, biarkan kata - kata yang berbicara
Dan biarkan kedalaman rasa melalui hati yang mengukur
betapa kuat kita saling terpaut.
Merindumu ialah rupa lain dari nelangsa.
00:00
Tuan, apakabarmu?
Cepat sekali bukan, kurun waktu sedemikian rupa mengikat kata tanpa harap itu menjadi sebutir rindu yang semakin bertambah tanpa hadirmu, kau tau banyak sekali teman menggelutiku dengan suka cita, tapi aku semakin mengenal teman yang bernama sepi yang membuatku terpesona akan ilusimu, duaminggu ini aku mampu bertahan dengan kata lepas,
tanpa kabar, tanpa pamit, hanya sebulir obrolan kecil tanpa ujung.
aku bahagia dengan itu, cukup dengan kenangan itu aku berjalan tuk mengikuti saranmu melangkah mengarungi impian menuju masa depan.
tuan, jika memang ruang itu masih lapang bolehkah dengan tanpa ragu tuk merindumu, soal memiliki itu masalah gampang.
ketika jawaban pasti terucap darimu, itulah pilihan
tuk sampai padamu atau berhenti sampai disini.
maafkan aku yang lebih sering merindukan hambaMu dalam gelapnya malam yang panjang
Ketika tiba-tiba kau menangis
Tanpa kau sadari itu adalah pertanda dari Allah yang sedang merindukanmu
Ada seseorang yang menyayangimu dengan tulus tengah mengingatkanmu untuk terus berdoa padanya
Ketika Ada kesedihan yang tanpa alasan
Itu artinya seseorang tengah mengingatmu dalam kesakitan
Maka, perbaiki komunikasimu pada Rabbmu lalu perbaiki silaturahmi mu dengan handai taulanmu
Kautahu
Apa yang membuatku merindu?
Bukan manisnya teh yang kausajikan
Bukan pedasnya sosis bakar yang kita makan
Celotehmu
Ungkapan manjamu
Cerita serumu
Sungguh, aku masih bisa melihat binar matamu di anganku
~dwi setyaningsih. SKUR_2021
Jum, 9 Februari 2018
06:26
Sedikit kabar dan senyum yang kau ukir dibibirku pagi ini, menghangatkan aku dan mengobati (sesaat) rinduku yang memuncak.
Rinduku Berse[te]ru
Tatkala gejolaknya raga dan jiwaku berseteru,
Dalam khusuknya diamku selalu berkelebatan dirimu
Rinduku sungguh penuh, nda...
Hatiku menunggu satu temu denganmu
Pun jiwaku tiada jemu menggebu
Sedang raga tiada daya berjumpa
Wahai rindu kelabu yang semu menggelayuti fikirku
Suara merdumu kian membisik pendengaranku
Menggoyah gumpalan darah yang memang lemah
Sayang, hanya bayang yang bisa datang
Untukmu yang kurindu,
Kunikmati setiap detik merindumu
Meniti kepingan harap yang kelak membuat kita saling mendekap
Kunantikan kerinduanku padamu berlabuh di armada kuasa-Nya
di bawah mendung langit Bandung, 11 Januari 2017
at 2.34 PM