Dear sahabat, Aku melihatmu, dengan cincin tunanganmu, di usia semuda kita. Kamu merasa hidup sudah cukup untuk sendirian. Dan kini, laki-laki yang sering kamu panggil 'sayang' itu adalah orang yang paling kamu harapkan, karena aku tahu kamu sudah menaruh seluruh hati dan jiwa mu kepadanya. . Pasti, kamu tak pernah berhenti bersenandung lagu cinta. Seolah kamu membagi rasa bahagiamu untuk orang yang menyapa mu. Tak sabar untuk memberitahukan kabar gembira bahwa pesta akan dimulai, secepatnya. Kamu makin cantik. Kamu berbunga-bunga. Kamu makin lemah lembut. Kamu makin membuat yang lain iri padamu, you're the lucky one. . . Dear sahabat, Semoga kamu bahagia, dimalam panjangmu, kuharap kamu... tak lelah berdansa..