A fishing village in Pasir Panjang, Singapore
British vintage postcard
seen from China
seen from Germany

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Iraq

seen from Germany
A fishing village in Pasir Panjang, Singapore
British vintage postcard
Ikatan Hati
Aku ingin berbagi sedikit tentang cerita yang pasti teman-teman juga pernah atau mungkin ada di posisi di mana Allah itu mengabulkan kata hati kita. Bahkan gak sekali, berulang kali, dan tak akan terhingga untuk kuasa-Nya.
Ada beberapa hal yang hari-hari ini cuma aku lisankan dalam hati karena gak mungkinnya bagi pikiran manusia, tetapi karena adanya bicara hati diikuti kesungguhan niat atau keyakinan, mungkin Allahlah yang merubah keadaan sesuai apa yang kita butuhkan bukan kita inginkan saja.
Aku rasa semua pasti punya keadaan yang menarik begini. Bahkan kadang mau cerita kepada dunia tapi apa dunia mau percaya? Pada akhirnya kamu ingat bahwa berucap syukur 'alhamdulillah' sembari tersenyum adalah pilihan terbaik untuk hal yang telah terjadi dan seakan kejutan yang maha hebat. Meskipun kamu bakalan dikira agak miring temanmu karena senyum-senyum sendiri.
Surat Al Mulk ayat 13 bahwasanya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. Allah itu tahu isi hati bahkan terdalam paling dalamnya hatimu bahkan suara terkecil saraf penyusun hatimu. Maka jadilah hati yang selalu dihiasi dengan kebaikan-kebaikan ya agar Allah tidak punya alasan buat gak merealisasikan atau istlahnya menyetujui rencanamu.
zulfa
alhamdulillah udah mau seminggu ya zul aku jadi lewat antapani pulang pergi. bahkan tadi pagi ke gedebage menjumpai kamu dan mencari 12 kilo buah lalu mampir ke rumahmu lagi itu lumayan niat zul untuk ukuran ojek pribadi kalau dipikir pikir. emang aku baik ya wkwk :)
rangkuman hari ini.
sebagai anak, ada pola pikir yang perlu diperbaiki ketika menganggap pekerjaan rumah membuat diri tidak produktif. apalagi kalau dalam rangka membantu ibu. bukan masalah seberapa banyaknya waktu yang tersedia untuk mengerjakan tugas pribadi, tapi keberkahan dari waktunya. dari titah ibu, di sana salah satu letaknya. ada hal yang dengan mudahnya terselesaikan dalam waktu singkat. di kasus lain, durasi yang lebih lama tidak menambah kualitas hasil kerja hal serupa. pada akhirnya memang Allaah yang mengizinkan mudah/tidaknya suatu pekerjaan tuntas. Allaah yang mampukan untuk menuntaskan itu semua. Allaah yang jamin kualitas hasil kerjanya.
kadang permintaan itu muncul di saat baruu saja bisa fokus atau baru mulai nugas. gemas, tapi di sini seni untuk tidak uring uringan dan meluruskan niat. bertanya kembali memang apa yang dicari. padahal belajar dan nugasnya juga amanah dari ibu, tapi kalau titah ibu yang dianggap menghambat 'kan lucu juga? (?) ngga akan tuntas juga sih kalau mencari titik salahnya di mana, karena redaksi ucapan kita pun tidak selalu menyenangkan untuk semua orang. kadang lupa. kadang salah diksi.
selamatnya kita hari ini bisa jadi wujud terkabulnya doa orang tua, atau orang tua dari orang tua, dan seterusnya sampai sekian garis keturunan. titik berat pada berkah. itu baru perihal posisi sebagai anak. belum peran lainnya. definisi produktivitas terkadang ngga bisa ikut ikutan orang lain.
-
mengesankan, karena sekian hari belum berhasil mencapai target harian lalu numpuk padahal besok dedlen lalu pagi tadi mohon banget yaaAllaah mohon diberkahi dan dicukupkan waktunya. lalu muncul obrolan itu.
terus sore baru sampe banget rumah, buka laptop mau lanjutin kerjaan sambil napas, eh diminta 2x balikan nganter mentemen ummi. padahal teh eta soca tos perih ku kacape.
terus setelahnya jol ada kabar kelas malam ini ditiadakan wkwkwk alhamdulillah?!
-
berbahagialah jika masih bisa diminta tolong oleh orang tua, dan akhirnya mampu melapangkan hati untuk bersenang memenuhinya.
sehat sehat ibu zulfa. sekian hari saya sampai depan rumah ibu tapi kita belum jumpa ya. anaknya kadang suka ngatain tapi dia bageur pisan da.
jadi gitu ternyata rasanya karedok basreng kebanggaan kalian. sepertinya aku lebih memilih es pisang ijo. belum nyoba ‘kan kalian oke. tapi nuhun si udah dikasi.
perjalanan
mungkin aku terlalu sering menganalogikan hidup dengan perjalanan. atau mungkin sebenarnya hidup memang sebuah perjalanan? tentunya dengan banyak rahasia di setiap rutenya.
bicara tentang perjalanan, tentu harus pula menimbang panjang pendeknya atau banyak sedikitnya lika-liku. beberapa manusia kemudian menjadi putus asa sebelum sempat menyelesaikan perjalanannya. ya, beberapa jalan terlalu berbatu untuk dilalui.
kadang perjalanan juga menawarkan keunikan dengan ujung cerita yang selalu tidak tertebak. beberapa manusia akhirnya tenggelam lalu lupa dengan tujuan awalnya.
dan intinya mungkin hanyalah menyoal keikhlasan untuk menjalani juga keyakinan bahwa semua akan baik-baik saja.
IBU BUKAN TUHAN
Salam hangat dariku, untuk mereka yang masih berseteru dengan lara
masih panjang perjalanan di atas mata pedang yang selalu tajam.
Di ujungnya runcing, sebagian dari kita dibodohi ada akhir yang bahagia
kata ibu sesak tak akan buat kita terisak nantinya.
Jadi jangan terlalu berharap, karena ibu tak pernah jadi Tuhan, ‘kan?
— Jakarta, A.
Tahniah kepada #GarudaSeries kerana berjaya menjadi produk nombor satu sebagai pilihan sihat lelaki Malaysia di hari raya ini ! . #GarudaSeriesGerik #Panjang #Padat #PacakBooster #SabunPacakAsli #SabunLelaki #ProdukSuamiIsteriHebat #ProdukLelaki #ProdukSuami #SuamiHebat #SuamiPerkasa #SuamiMantap #SuamiGagah #LelakiGagah #LelakiPerkasa #LelakiHebat #LelakiMantap #TegakBerdiri #Terpacak #terpacaknaik #TerpacakHariHari (at Kampung Tawai, Perak, Malaysia)
Umur
Dari dulu sering mendadak terlintas di pikiran bahwa umurku tidak akan panjang. Agak horror ya? Tapi begitulah. Tepatnya mulai sering kepikiran begituan sejak SMA, gatau kenapa. Pernah suatu ketika terlintas bahwa umurku nggak akan sampai 30, nggak akan sampai punya anak or even hamil. Parahnya, aku pernah kepikiran juga bahwa umurku nggak akan sampai pada hari pernikahanku sendiri! What a horrible! Tapi anehnya, aku nggak pernah takut. Malah aku lebih merasa ikhlas kalaupun harus pergi lebih dulu daripada Ayah dan Ibu. Bahkan aku sering menerka-nerka lebih jauh tentang hal itu. Misalnya, kira-kira kalau aku emang nggak berumur panjang, matinya karena apa ya? Atau, siapa ya yang kira-kira dateng ke hari pemakaman? Aku sih selalu berharap matinya nggak karena sakit. Kalaupun sakit, please jangan nyusahin orang lain, gitu.
Kadang suka bingung, itu semua firasat atau apa ya? Atau sekedar ketakutanku akan masa depan? Tapi kalau ternyata sebuah ekspresi ketakutan, kenapa harus takut? Toh nyatanya dalam diriku, aku sangat excited menyambut masa depan. Well, kabar baiknya, kalau umurku ternyata nggak panjang, aku punya tumblr yang isinya curahan hati wqwq. Mungkin suatu hari ada yang tetiba berkunjung dan menyadari sesuatu? Who knows.
10:24 am
September 2nd, 2017
Salam senyum :)