Pelihara gengsimu, tapi jangan biarkan ia tampil di paling depan pada baris emosionalmu.
Dina and Me
#dc#dc comics#batman#bruce wayne#dick grayson#batfam#tim drake#dc fanart#batfamily


seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from Qatar

seen from United States

seen from United States
seen from Japan
seen from United States
seen from China
seen from Japan

seen from United States
seen from Hong Kong SAR China
seen from China

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Qatar
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Qatar
Pelihara gengsimu, tapi jangan biarkan ia tampil di paling depan pada baris emosionalmu.
Dina and Me
PENANTIAN [2]
Tepat kutunggu kau di ujung pelabuhan
yang pijakannya kayu rapuh
sampai tua aku berdiri di sana
tak sampai jua nona muda
yang katanya mau ikut merana.
Penantian adalah hewan paling najis yang dipelihara dengan sepenuh hati oleh semua manusia sejak lahirnya.
— Bandung, A.
(coba) pelihara ikan
title ini adalah title yang sama yang saya gunakan untuk higlight IG story saya, awal mula pelihara ikan itu disekitar bulan Juni 2020 dengan peralatan seadanya yakni makanan ikan, batu hias, dan toples selai. yang rencana dipelihara adalah 2 pasang ikan guppy/platy (sampai ikannya udah gak ada masih jadi misteri karena kata teman saya yang kuliah perikanan itu ikan platy, tapi kata yang jual itu gupy). yang kemudian dibajak ponakan saya 2 ekor.
Pengetahuan awal yang saya miliki adalah tidak boleh memberi ikan makan berlebihan nanti airnya keruh. Tidak boleh pakai air keran langsung tapi harus didiamkan dulu semalaman agar tidak banyak kaporitnya. Dengan pengetahuan sesederhana demikian akhirnya saya memelihara ikan (yang saya beri nama hana dan dul berharapnya bisa nambah satu jadi namanya set (angka dalam bahasa korea).
Ditanggal 9 Juni 2020, 1 Ikan mati, kemudian genap 1 bulan 20 hari ikan lainnya menyusul. Padahal saya udah senang karena lewat dari ramalan mama. Selama ini soalnya kalau beli ikan hias di pasar gak pernah awet. Dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti memilihara ikan meski 2 teman yang jadi motivasi untuk memelihara ikan masih tetap melanjutkan hobi (tapi kalau gak salah sekarang ikan mereka udah mati semua hhe).
Lalu di sekitar awal bulan juni saya impulsif dishopee membeli aquarium akrilik (menyesal tidak search agak mendalam karena ada yang lebih murah selisih 50rb haha) yang kemudian sampai dengan selamat. Thanks to temen kantor Pak Edy, Kak Dwinta dengan kucingnya, dan Kak Deli dengan kelincinya membuat saya kembali memelihara ikan sebagai agenda healing dengan hiruk pikuk kantor.
Dan di 9 Juni 2021 (ya ampun ternyata awal saya mencoba memelihara ikan sama-sama dibulan juni). Nyetir kerajawali petshop beli ikan (btw saya udah mulai nyetir sendiri haha nanti deh sharing pengalaman nyetir newbie) dan ternyata disana lagi banyak ikan yang kosong. Akhirnya saya beli ikan kecil 2 ekor 10rbu (saya lupa jenis ikannya apa), dan ikan komet 3 ekor.
Kasihan sekali ke 6 ikan ini, mereka melalui jalan panjang terguncang dimobil karena penyetirnya newbie sampai akhirnya saya nepi bentar dan pindahin mereka dari kursi penumpang untuk dipangku lalu bawa mobil dgn kecepatan 20km/jam wkwkwkw. Sampai rumah buka plastik dan dicemplungin deh diaquarium yang airnya udah disiapin semalaman.