Narasi harian, hari 37.
Nabire, masih, 5 Maret 2025
10 kata yang sudah ku ketik, ku hapus kembali.
Masih terduduk di sini.
Sepertinya tak ada yang akan peduli.
Mereka bahkan mungkin telah 100 langkah di depan.
Dan aku?
Aku masih terjebak di sini. Bertahan dengan ego yang mengganggap diri lebih baik dari mereka. Walaupun nyatanya tidak.
Tapi apa sebenarnya yang mereka kejar? Semua-semuanya mulai berlomba-lomba maju tanpa tau apa yang ada di garis akhir nantinya. Setidaknya mereka maju.
Sedangkan aku?
Aku bahkan tidak sadar ketika semuanya bermula. Saat aku mau memulai, semua sudah berada di seberang lautan. Aku hanya di sini.
Jangan dipahami. Ini hanya untuk diriku sendiri. Bukan juga untuk saat ini. Suatu saat nanti, setelah mereka semua kembali pulang, akan ku kenang satu per satu coretan yang kutinggalkan.
Aku semakin kehilangan inspirasi. Tapi miliknya?
Semakin banyak dan menarik. Tapi apalah. Bahkan tak akan pernah peduli apapun yang ku tuliskan.
Walaupun akhirnya semua tulisan ini hanya tentang Dia.











