Dulu kita masih remaja
Usia anak SMA
Di sekolah kita berjumpa
Pulang pasti kita berdua
Dan kini kamu, ada di mana
Dan kini rindu, apa kabarmu
Dan ingin lagi, dan ingin lagi
Jumpa
Acquired Stardust
taylor price
cherry valley forever

Kiana Khansmith
Lint Roller? I Barely Know Her
I'd rather be in outer space 🛸

No title available
Not today Justin

Kaledo Art
Claire Keane
AnasAbdin

No title available

shark vs the universe
No title available

izzy's playlists!
styofa doing anything

@theartofmadeline
YOU ARE THE REASON
he wasn't even looking at me and he found me

Love Begins
seen from United States
seen from South Korea

seen from Singapore
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Romania
seen from Slovenia

seen from India
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Slovenia
seen from Norway

seen from Lithuania

seen from Belgium
@chimotarai
Dulu kita masih remaja
Usia anak SMA
Di sekolah kita berjumpa
Pulang pasti kita berdua
Dan kini kamu, ada di mana
Dan kini rindu, apa kabarmu
Dan ingin lagi, dan ingin lagi
Jumpa
Bukankah Seharusnya
Langkah ini sudah mencapai ujung dasawarsa
Tapi pertanyaan atas arus takdirku masih bergema seperti saat aku melangkah dengan rompi itu
Aku akhirnya tahu kalau sedang ada di lembaran mimpi burukku
Untaian tanya tetap berdengung, 'Bukankah seharusnya aku tak di sini?
'Bukankah seharusnya aku terbang bebas dan lepas ke langit tinggi?
'Bukankah seharusnya aku berenang dalam gelombang imaji yang tak terbatas?'
'Bukankah seharusnya aku bernafas dengan rindu yang mendekap rembulan?'
Ya, aku tersesat dan berputar terlalu jauh
Kurasa aku tak akan bisa kembali lagi
Travel is that one song in your iPod that will forever remind you of that one sexy afternoon somewhere ~ Ika Natassa (Critical Eleven) This song really remind me when im solo travelling in Balikpapan. Going around in those clean city with old rent motobike. Ride on those streets and updown to hill. Yeah, I missed Balikpapan
Critical Eleven
Tiga menit di awal dan delapan menit di akhir
Shit. Do you believe that?
Sudah banyak sebelas menit terjadi
Sudah banyak sebelas menit terlewati
Tapi selalu di akhir, hanya aku yang menikmati delapan menit itu
Dia tidak
Kau tidak
Hanya aku.
Tapi kenapa aku sungguh menikmati Critical Eleven terakhir denganmu malam itu?
Pulanglah sesering yang kamu bisa sekalipun ambisi terbesarmu adalah menaklukkan dunia. Karena di rumah ada dua orang yang ambisi terbesarnya adalah melihatmu sesering mungkin sebelum bertemu ajalnya.
— Taufik Aulia
Manusia Boneka
Manusia itu lucu. Mereka hanya mendengar, ikut tertawa. Mereka tak mengalami, ikut memahami. Mereka tak terjerat masalah, ikut mencaci.
Aku pernah ada di posisi itu. Tertawa, bergunjing, menghina dan berulah. Memakai jubah kebanggaan yang tak lebih dari kain kotor.
Dan aku menerima karma indahnya. Kejatuhan terdalam yang tak pernah kusesali untuk alami. Karena aku akhirnya tahu siapa yang layak diingat dan dibuang.
Lihatlah dari atas puncak sana kawan. Lihatlah aku yang tertutup lumpur dan basah oleh air parit. Lihatlah aku yang dulu pernah ikut tertawa bersamamu dengan lantangnya.
Nikmati dulu topeng-topeng indah kalian. Dan tunggulah aku menendang roda itu. Dunia tak akan berakhir esok atau tahun depan, bolehkah aku sudah memesan tempat untuk menertawakan kalian?
Ah, teman-teman bonekaku yang kurindukan...
Terkadang, aku betah untuk sendiri. Merasakan angin segar selepas dibuat patah hati. Tak ada lagi pedihnya rasa kecewa; tak ada lagi derai tangis yang mengurai semua bahagia.
Yang ada hanyalah aku: berjalan untuk berubah dalam dekapan bahagia yang tanpa ada pilu.
— Arief Aumar Purwanto
Berjalan untuk berubah. Berubah untuk berjalan.
Hujan dan Mata Empat
Udah hampir dua mingguan ini ya Malang Raya digeber hujan mulu. Sebel? Enggak. Kalo boleh milih, dibanding panas saya mah lebih suka hujan. Lebih adem. Enak buat kemulan dan enak mikirin kenangan, haha...
Saya selalu menyukai hujan. Mau deres. Badai. Rintik-rintik manja, eh kecuali hujan dan matahari panas ya. Itu tandanya kencing Gendruwo kata orang2 dulu
Hujan juga membawa tubuh saya ke kenangan hampir satu dasawarsa lalu. Waktu saya masih SMA dan saya kenal sama dia. Sama si mata empat, temen kelas sebelah dan cinta pertama saya
Hihihi, cupu banget deh waktu SMA dulu. Saya masih inget waktu dia pertama kali mau nganterin saya pulang. Waktu dia pertama kali bonceng saya pakai motor Honda 70 warna ijo pupus itu, waktu dia ngasih sekotak coklat yg malah dihabisin ranger
Dan waktu gimana saya telat sadar kalau saya suka dia, hahahaha! Rasanya pengen balik ke masa SMA dan teriak ke diri saya. 'Woi bodoh, kalo suka bilang aja'
Tapi yah, semua udah terjadi. Semua udah berlalu. Saya tetap bungkam sama perasaan sampe lulus SMA. Dua tahun lalu smpet dapet kontak dia, tapi semua hilang lg karena kita udah sama2 berbeda dan bahkan dia udah punya pacar
Tapi andai saya bisa ketemu si Mata Empat, ingin deh bilang, 'Hei, makasih ya dulu pernah jadi cinta pertamaku. Aku nggak nyesel, kok'
Karena memang dari semua yg pernah ada, dia yg pertama ngajarin saya buat berani jatuh cinta. Bahagia selalu ya, Mata Empat!
Semenjak hari itu...hati ini miliknya...
Calves are easily bound and slaughtered, never knowing the reason why. But whoever treasures freedom, like the swallow has learned to fly...
Donna-Donna
Bukankah hidup ini sebetulnya mudah? Jika rindu, datangi. Jika tidak senang, ungkapkan. Jika cemburu, tekankan. Jika lapar, makan. Jika mulas, buang air. Jika salah, betulkan. Jika suka, nyatakan. Jika sayang, tunjukkan. Manusianya yang sering kali mempersulit segala sesuatu. Ego mencegah seseorang mengucap "Aku membutuhkanmu".
Garis Waktu - Fiersa Besari
Meninggalkan atau Menunggu (?)
Keduanya tak memberi solusi,tapi keduanya memberi sebuah harapan untukku,yaitu bahagia setelah menjalaninya. (via katajemari)
Hope.
Rindu begini. Begini rindu. Ah bentang alam. Aromamu memang candu
She ran away from everything that hurt her, even herself.
Kristie Betts, writing prompt #65: write a ten-word-story (via wnq-writers)
Karena melepaskan itu jauh lebih menyenangkan
Karena tak berharap itu jauh lebih ringan
Mungkin kau hanya ditakdirkan bertemu di sebuah persimpangan, saling sapa, tertawa lalu berpisah dan tak bertemu
Karena dia seperti angin
Bukankah angin tak pernah berhembus kembali ke tempat dia berawal?
Akhirnya semua akan tiba pada pada suatu hari yang biasa pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui. kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram Soe Hok Gie - Sebuah Tanya #puisi #soehokgie #gie #ceritahati
Lapor Tuhan, sungguh sore ini aku memalukan
Sungguh aku hanya bertukar kata singkat, tapi wajahku memanas
Sungguh kami hanya bersua lewat data, tapi hati ini berdegup keras
Sungguh saat namaku dia sebut, senyumku terurai bebas
Bolehkah aku menyebutnya dalam doaku Maghrib ini, Tuhan?