"Engkau adalah tamu terhormat, jangan menangis seperti pengemis hanya untuk potongan dunia."
-Maulana Jalaluddin Rumi
Za.
The Bowery Presents
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Hole
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Show & Tell
ojovivo
★
d e v o n

roma★

bliss lane
No title available
𓃗
taylor price
NASA
KIROKAZE
No title available
One Nice Bug Per Day

Kiana Khansmith

gracie abrams
Noah Kahan

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Vietnam
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Argentina
seen from United States
seen from Switzerland

seen from Mexico

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from United States
seen from Indonesia
@zahrotulistiqomah
"Engkau adalah tamu terhormat, jangan menangis seperti pengemis hanya untuk potongan dunia."
-Maulana Jalaluddin Rumi
Za.
Konsekuensi dari Mencintai
Aku mengenalmu hanya sebatas dari suaramu yang membuat aku tenang. Dari dengarmu yang membuat aku merasa lebih hidup. Dari dukunganmu yang membuatku semakin yakin untuk melangkah. Dari tawamu, ketenanganmu, serta pikirmu yang membuat aku lebih terbuka pada diskusi yang terkadang menentang pendapatku.
Menemukanmu terkadang membuat aku merasa yakin bahwa seperti inilah gambaran seseorang yang aku butuhkan. Aku merasa cukup, didengar, didukung mimpinya padahal aku tahu bahwa terkadang untuk beberapa orang, mimpiku ini akan membuatnya merasa lebih rendah dan tersaingi.
Tapi menemukanmu juga terkadang membuatku terusik. Akhir seperti apa yang nantinya akan aku hadapi? Siapa sebenarnya yang kamu tuju? Apakah aku atau ada yang lain? Serta pertanyaan lain yang pastinya membuatku sibuk mencari beberapa jawaban yang kemungkinan akan hadir.
Aku mungkin tidak tahu seberapa bahagia atau perihnya akhir cerita ini, tapi entah mengapa aku ingin berjalan menujunya. Menerima perasaan dari dua hal tersebut dengan kesadaran penuh bahwa inilah konsekuensi dari mencintai.
Tadi nemu kata kata yang ngena banget
"Kecewalah dengan elegan, Pergilah dengan senyap, Biarkanlah dia mendengar kabar perubahanmu dari orang lain."
Terimakasih, ini cukup untuk membuatku bangkit!
Makin bertambah usia, permintaan kita menjadi sederhana. Keberkahan usia, rezeki yang halal, keluarga Qur’ani, dan berusaha untuk tidak menjadi beban dan menyusahkan orang lain rasanya sudah cukup.
- ummufaqyh
Riuh dikepalamu tidak selalu dimengerti manusia, tapi air matamu di hadapan Allah selalu bisa meredam semuanya.
Senin, 09 Sya'ban 1445 H.
Tentang Hati
"Hatimu, kalau ada Allah di dalamnya maka akan lebih luas dari langit, bumi dan seisinya."
Al-Quran Bukanlah Beban!
Gimana kabarnya setelah Ramadhan? Gimana kedekatan kita dengan Quran? Adakah shalat malam yang kita rutinkan di bulan Ramadhan justru tertinggal di bulan selainnya? Adakah semangat kita menyusut pasca Ramadhan?
______
Beberapa hari ini rasanya nggak tenang banget, tau sih penyebabnya... apalagi kalau bukan karena intensitas dengan Quran berkurang, dzikir yang sedikit, kurangnya muhasabah..
Kalau udah begini cuma bisa beristighfar terus-menerus, minta ampun sama Allah khawatir ada banyak dosa yang memang belum di ampuni olehNya, entah di masa lalu atau justru beberapa hari kebelakang. Sampai-sampai aku berpikir, "yaa Rabb, sekeras apa hati hamba sampai beberapa hari ini tilawah 1juz perhari aja engga selesai?". Dan puncak dari kesedihan itu ketika lihat hafalan teman yang jauh lebih banyak, dan aku ngerasa stuck gini-gini aja :)
Entah bagaimana caranya, dibulan ini Allah kasih kesempatan aku untuk menghafal sebagian dari surat Thaha. Ketika memahami arti dari ayat ke 2, "Kami tidak menurunkan Al Quran ini kepadamu agar kamu menjadi susah." Allah engga menurunkan Al-Quran untuk membuat kita susah. Dan itu tercatat dalam kalamNya!
Rasanyaaa ketika mengulang-ngulang ayat ini, Allah tuh lagi ngehibur aku banget dengan ayatnya :")
Al-Quran ada, bukanlah beban bagi seorang hamba. Buat yang engga mau ambil pelajaran aja sudah Allah mudahkan, apalagi buat orang-orang yang berusaha selangkah lebih dekat dengan Al-Quran!
Ketika setoran, mentorku mendoakan, "semoga setiap tetes air mata ketika mentadabburkan tiap ayatnya bahkan tiap katanya, jadi wasilah pelembut hati ya Kak" --saking aku ga bisa menyusun kata-kata yang tepat selain tangisan karena satu ayat.
Semoga bagi yang membaca juga, Allah lembutkan hatinya untuk istiqomah dengan Al-Qur'an diluar Ramadhan ya. Semoga lisan kita Allah jaga hanya untuk mengeluarkan kata penuh kebaikan dan hikmah saja :")
Depok, 29 April 2024
Berakhirnya suatu hubungan bukan berarti awal dari permusuhan, dewasalah dalam bersikap. Beberapa hal mungkin ada yang harus berhenti dan berjalan masing-masing, sebab tujuannya berbeda, meski awalnya sama. Biasa saja.
Perjumpaan dan perpisahan itu saudara kembar, akan selalu berdampingan dan selalu begitu. Mustahil kita memilih berjumpa tapi tidak mau dengan perpisahan.
Entah pada pertemanan, rekan kerja, sahabat yang dulu bersama, keluarga, dan semua hal yang berhubungan dengan hidup kita pasti akan begitu.
Tidak apa-apa, sikapi saja dengan dewasa. Semoga apapun yang menjadi pilihan kita, selalu hadir bersamanya hati yang lapang dan kuat, untuk menerima setiap konsekuensinya.
@jndmmsyhd
— Meninggalkan Gambir dengan kereta Manahan, ramai oleh orang-orang tapi tenang dengan turunnya hujan ❤️
Selalu ada alasan mengapa seseorang hadir dalam hidup.
Di antaranya akan mengajarkanmu arti syukur karena kebaikan hati mereka yang kamu terima.
Sedangkan yang lainnya akan mengajarkanmu sabar dan kembali menyadari bahwa hanya kepada Allah-lah kita menggantungkan harapan.
Jumat, 18 Ramadhan 1445 H.
Tidak se-istimewa itu.
Dia hanya memvalidasi rasa yang pernah hilang,
Atau mungkin rasa penasaran yang belum hilang.
Dia hanya singgah, bukan untuk menetap pulang.
Apalagi untuk sama-sama berjuang,
Jadi tidak perlu ambil nafas panjang hanya untuk berfikir ulang.
Kamu tidak se-istimewa itu, sayang.
Lagi;
Lagi, tiba-tiba muncul
Lagi, seseorang untuk kukenal
Lagi, tidak memaksa katanya
Namun, pertanyaanmu selalu berulang demi sebuah kata "iya" final.
FENOMENA AKHIR ZAMAN
Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah.
Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.
Travelling keliling dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
Penghasilan semakin meningkat, ketenteraman jiwa semakin berkurang.
Kualitas Ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.
Jumlah Manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.
Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
Perselingkuhan semakin marak, kesetiaan semakin punah.
Semakin banyak teman di dunia maya, semakin sedikit sahabat yang sejati.
Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.
Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap.
Belajar semakin mudah, guru semakin tidak dihargai.
Teknologi Informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang.
اِقْتَرَبَ لِلنَّاسِ حِسَابُهُمْ وَهُمْ فِيْ غَفْلَةٍ مُّعْرِضُوْنَ ۚ ﴿الأنبياء : ۱﴾
Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka, sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat).
(QS. Al-Anbiya': 1)
“Selama rasa untukmu masih tersimpan, ribuan rasa dari orang - orang yang berbeda, tetap akan terasa hambar.”
—
Foto diambil jauh sebelum adanya seruan boycott, ini pertama dan terakhir kalinya nyobain produk MuCkiDi.
Tepat di hari baru tahun 2024, 1 Januari. Pagi itu aku diajak Kakak dan Mbak ipar ke Mall nemenin ponakan main di playground, karena aku orangnya emang kurang suka ada di tempat ramai (sampai desak-desakan) jadinya bikin sedikit pusing dan mual. Tapi perlahan mulai hilang ketika ikut bermain dengan ponakan, entahlah apa karena emang MKKB (masa kecil kurang bahagia) atau jiwa keibuan sudah mulai muncul jadi semua yang dirasakan trabas aja buat si kecil, hahahaha...
Nah setelah selesai bermain, mulai lah si kecil dengan segala rengekan nya minta ice cream. Pas banget kita lewatin kedai MuCkiDi ini, dan anehnya, syoknya, rasa marahnya semua jadi satu ketika melihat semua cust yang duduk disana aku pastikan muslim termasuk yang berhijab pastinya kan? Bahkan mereka dengan santainya, dengan rasa bangganya memakan produk mereka. Entah mereka yang belum tau atau memang pura2 buta & tuli dengan saudara-saudara kita di PA LEs TI Ne, hanya untuk sebuah validasi diri.
Rasanyaaaa ingin diri ini mendatangi dan menyodorkan salah satu cuplikan video/foto keterlibatan produk yang mereka makan, mendukung genocide. Tapi berakhir meninggalkan dengan sisa rasa yang membuncah.
لاإله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين
#critanyazah
Berkunjung ke rumahNya.
Siapa sih yang tidak ingin berkunjung kerumah Allah, Baitullah, setiap mukmin pasti memiliki keinginan.
Keinginan kuat ini hadir ketika melihat flayer umroh yang akan berangkat akhir tahun baru ini 2024 dibersamai oleh pengasuh pondok pesantrenku, dan seringkali beranda sosial mediaku mengenai haji ataupun umroh. Sampai yang paling terbaru aku di dm seseorang tidak dikenal bahkan tidak saling follow, hanya untuk menawarkan pergi umroh.
Yaa Rabb.. Ya Rasulullah mudahkan, mampukan aku untuk berkunjung dan berziarah ke makam Rasulullah, entah bagaimanapun caranya, tunjukkan kuasa Engkau Allah Yaa Rabb
#ceritanyazah
Tgl 29 Des hari Jum'at jam 9 pagi,
Aku pergi ke dokter gigi, buat pasang bracket. Seneng karena keinginan dari kecil dah kesampean, mungkin dulu ketika kecil aku ngerasain suatu hal yang 'wah' kalau ada seseorang pake bracket.
Dan sekarang pake bracket bukan karena 'wah' nya tapi memang perlu, untuk merapikan dan merawat pemberianNya.
Yaaa tidak dipungkiri memang tingkat kesenangan seseorang berbeda2.
Hikmah dari kejadian ini aku jadi lebih yakin bahwa Allah akan mengabulkan keinginan setiap hambanya di waktu yang tepat, yaa meskipun saat ini aku merasa tidak perlu memiliki keinginan seperti itu harusnya hahaha... kesenggol lidah aja dah ngilunya masyaAllah di awal2 pasang, mau makan aja sekarang harus milih2 dulu, tapi ya udah dijalani, disyukuri, dinikmati.
#ceritanyazah
Kamu siapa sih, hebat banget doainnya. Aku benar-benar betah sendiri nih.
Jangan lama-lama berkelananya ya, aku masih menunggu. :)