apabila suatu hari anak-anakku menemukan ini
mungkin suatu hari nanti, kamu sudah lebih tinggi dan lebih berat. kamu juga sudah bisa membaca. pikiranmu mulai berpikir tentang hal-hal di dunia ini, sehingga semuanya terasa membingungan dan kamu kesepian...kamu bisa selalu bertanya ke ibu.
ibu juga dulu hanya anak kecil yang suka berpikir dan merasakan banyak hal...tapi badan ibu terlalu kecil untuk bisa mengolah semuanya dan otak ibu juga dahulu kala belum bertumbuh optimal.
segala hal itu, ibu bawa menjadi pertanyaaan. ibu jadi berteman dengan kesepian, angan-angan, serta pikiran. ibu juga banyak berpikir dengan konsep cinta kasih, karena dahulu ibu ada masa dimana berteman itu sulit sekali.
semuanya..ibu bawa ke dalam tulisan-tulisan. ada kalanya jadi puisi, ada kalanya jadi catatan singkat, atau narasi panjang. ibu sangat suka menulis, menulis juga gratis tidak perlu beli cat atau alat pewarna. cukup pensil dan buku kosong. kemudian lahir blog-blog canggih seperti ini...ibu pun banyak menulis.
tulisan ini bukan berarti ibu tidak bahagia. ibu sangat bahagia. hanya saja, bahagia itu mudah ibu rasakan dan ibu proses. sementara sedih, amarah, dan perasaan negatif lainnya, sulit ibu proses yang hasilnya memberatkan langkah ibu. ibu hanya mampu menjadikannya tulisan, merangkai menjadi sesuatu yang lebih indah di luar kepala ibu. kelak melalui tulisan, pikiran negatif itu bisa tumbuh bagai teratai yang tumbuh di lumpur.
tulisan ibu nampak sedih dan nampak merana, karena perasaan-perasaan itu yang ibu tidak mau simpan di dalam hati dan memori ibu. sehingga, harus ibu keluarkan. di sini. biar dia jadi tumpukan sampah di dunia maya ini.
kebahagiaan ibu? ibu simpan di rumah. sehingga jadi kamu, jadi paw, jadi kenangan manis dan masakan khas ibu.
kelak, apabila kamu kebingungan, sedih, dan marah, kamu bisa datang ke ibu. kita proses bersama. kita menulis bersama. atau menggambar dan mewarnai. apabila hanya butuh dipeluk dan duduk dalam hening juga tak apa. jangan lupa ucapkan terima kasih kepada perasaan negatif yang sudah muncul. karena tanpanya, kamu tidak akan bisa belajar tentang dirimu sendiri.
ibu juga masih belajar, sehingga kita belajar bersama-sama ya.













