Andai
Akankah ada hari dimana aku bisa bertemu dengannya lagi? Pertemuan pertama kemarin, sungguh membuat candu. Bahkan ada beberapa suaranya yang aku lewatkan, hanya karena senyumnya begitu jelas di hadapanku. Memang, pertemuan akan menjadi hal yang sangat berarti ketika kamu jatuh cinta. Kamu akan merasa ingin sekali menjatuhkan sejatuh - jatuhnya bagian dari dalam dirimu pada dirinya. Kamu mungkin melihat matanya, namun merasakan tatapannya. Kamu mungkin melihat bibirnya saat berbicara, namun mengingat hampir setiap malam bagaimana suaranya. Begitupun denganku.
Andai Tuhan mempertemukan aku dengannya lagi, aku ingin lebih lama menyimak, apa saja, hal yang bisa aku bawa pulang untuk mengingatnya saat tidak bisa bertemu. Walaupun sampai sekarang, senyumnya adalah salah satu hal yang masih melekat dalam ingatan.
Tuhan, boleh ya?









