Aku tak mungkin kamu prioritaskan, sebab kamu mempunyai mereka yang telah memprioritaskanmu. Aku mana mungkin dimengerti, sebab kamu mempunyai mereka yang lebih mengerti dirimu. Aku hanyalah salah satu pribadi dari sekian banyak pribadi yang menjadi bagian hidupmu. Aku hanyalah remeh kecil tak mengganggu yang hinggap pada duniamu. Aku tak penting, bagai hujan yang mengguyur genting. Aku ada, namun selalu dipandang biasa. Sebab. Aku bukan siapa-siapa.



















