Awalnya aku sangat menghindari jarak. Kalau masih ada cara lain untuk menghilangkannya pasti akan aku lakukan. Tapi kali ini rasanya beda. Bukan kamu saja yang membutuhkan sebuah jarak, tapi aku juga.

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Lithuania

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Ethiopia
seen from Türkiye

seen from United States
Awalnya aku sangat menghindari jarak. Kalau masih ada cara lain untuk menghilangkannya pasti akan aku lakukan. Tapi kali ini rasanya beda. Bukan kamu saja yang membutuhkan sebuah jarak, tapi aku juga.
Merasa bahagia dan sakit pada waktu yang bersamaan. Merasa yakin dan ragu dalam satu hela nafas. Merasa senang sekaligus cemas menunggu hari esok.
Hujan - Tere Liye
Jangankan dinner bareng, sakit bareng aja tuh romantis buat para LDR. Haha
Mencoba tegar agar tidak melepaskan air mata, agar tetap terlihat senyumku di hadapanmu. Tapi ternyata aku tidak sekuat yang aku pikirkan. Selepas dirimu pergi dari hadapanku bulir air mata tidak bisa aku tahan lagi dan senyum itupun hilang.
Aku rasa komunikasi yang baik bisa sedikit membunuh jarak yang cukup jauh membentang.
Daripada sedih menghitung waktu yang sudah tidak lama lagi, bagaimana kalau kita menciptakan kenangan indah dan melalui hari yang tersisa bersama-sama? :")
Sebelum Berpisah
👧 : "Ga kerasa ya, aku tinggal di sini sebentar lagi."
👦 : "Iya, rasanya baru kemaren kita kenal lewat kekonyolan kita. Haha."
👧 : "Rasanya baru kemaren juga kamu duduk disitu (nunjuk pintu) tiap datang kesini, ga mau masuk. Padahal aku udah jinak. Haha."
👦 : "Oh my God, asli cepet banget sekarang kita udah mau pisah."
👧 : "So sad." (berkaca-kaca)
👦 : "Tenang ajaaa ga usah sedih. Siapa tau kan kita bisa kerja di kota yang sama jadi kita bisa barengan lagi deh."
*Terdengar suara adzan*
👧 : "Aamiin."
Kalau ditinjau lebih jauh sepertinya yang sedang kamu coba ciptakan adalah jarak, benarkah? Baiklah, tidak masalah. Apa yang sedang kamu lakukan akan aku anggap bahwa kamu sedang kebingungan atas apa yang kamu rasakan dan membutuhkan waktu untuk memikirkan semuanya, tidak masalah bukan? Hanya dengan cara ini aku setidaknya bisa meredakan retak yang kian melebar di hati.