Engga apa gak disukai semua orang. Sebab aku juga gak menyukai semua orang.
- Sastrasa
seen from United Kingdom
seen from Uzbekistan
seen from Canada

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Canada

seen from Canada
seen from Canada
seen from Canada
seen from Canada
seen from Canada
seen from Canada
seen from Canada
seen from Ireland

seen from Canada

seen from India

seen from Canada

seen from United States
seen from Germany
seen from China
Engga apa gak disukai semua orang. Sebab aku juga gak menyukai semua orang.
- Sastrasa
ilustrasi sebuah pertandingan sepakbola di sebuah stadion (sumber gambar: pixabay.com) Gegap gempita turnamen sepakbola Euro 2020 atau Piala
Di dalam tubuh yang #sehat Terdapat #jiwa yang hebat dan mampu bertahan bersemayam di dalam #Tubuh yang sama. #jiwa yang #TidakSuka berpindah² badan (at Lapangan Puputan Niti Mandala)
Ketika kita menolak apa yang telah muncul, kita semakin menambah energi dan daya pada sesuatu pada yang tidak sukai
Kita berfokus pada apa yang sebenarnya tidak kita inginkan
Kau tau aku tidak suka kamu begitu dan begini... Aku tahu kamu tidak suka aku begini dan begitu... Sudah?? Klo begitu jangan lakukan apa yang sama-sama tidak kita sukai.
Cara mudah menghindari masalah yang "kitabuatsendiri".
Yang tidak disukai
Beberapa hari yang lalu gw lagi programming dengan IDE. Alhamdulillah ada IDE, gw sempet berpikir mesti pahalanya banyak banget nih yang bikin IDE. Pikiran ini ngebuat gw pergi ke masa lalu.
Dulu pernah ada masanya saat gw bangga banget pake text editor, ga pake IDE. Gw sempet nganggep yang pake IDE itu programmer gaptek. Wah sampai suatu ketika, gw terlibat percakapan dengan beberapa orang temen. Waktu dengan bangganya gw mempertahankan idealisme gw dengan text editor, si temen gw yang satu ini bilang, justru hal ini salah; karena pemikiran kaya' gw yang buat programmer ga maju-maju programmingnya.
Waktu itu tentu gw agak ga terima (meski ga berantem haha) tapi pada akhirnya, IDE ternyata tidak seperti yang gw kira. IDE mempermudah programming, mengurangi kesalahan sintaks, dan tentunya kita bisa lebih fokus lagi ke hal yang lebih penting, yaitu pola program itu sendiri.
Pelajaran 1: Alat bantu ada karena suatu alasan.
Pelajaran 2: Fokus ke tujuan aktivitas, sebisa mungkin kurangi kesalahan yang bersifat detail dengan alat-alat bantu di sekitar kita.
Balik lagi lebih jauh ke masa lalu, waktu gw SMP, selepas shalat berjama'ah, ada bapak-bapak yang ngingetin ke gw, kalau sujud jangan kaya' anjing. (tangan dan bagian lengan bawah tersentuh lantai mendatar, membentuk anjing yang seakan sujud) Gw yang masih bocil tentu aja agak ga terima. Dalem hati kesel juga kenapa dibilang gitu. Eh belakangan setelah gw nyoba ga sujud dengan pose seperti itu, ternyata memang kalau tidak dibenarkan, bahkan sampai sekarang mungkin sujud gw masih seperti itu.
Pelajaran 3: Jangan terburu marah. Lihat dulu maksud orangnya menasihati kita.
Masih di waktu yang sama, saat SMP, waktu itu ujian praktek agama. Kita disuruh wudhu'. Wah gampang kan, disuruh wudhu'. Kalau wudhu' ga bener, nilainya dikurangin. Sampai tibalah giliran gw, eh ternyata wudhu' gw nggak sampai siku. Guru gw ngingetin gw hal itu. Sampai sekarang, alhamdulillah wudhu' gw masih seperti yang guru gw ajarin.
Pelajaran 4: Belajar sesuatu yang benar di awal, bakal bisa long-lasting hingga akhir hayat.
Demikianlah cerita yang bisa gw share, semoga bermanfaat.
Ketaatan yang Melampaui Rasa Suka dan Tidak Suka
"Di jalan cinta para pejuang, biarkan cinta berhenti di titik ketaatan..
Meloncati rasa suka dan tidak suka..
Melampaui batas cinta dan benci..
Karena hikmah sejati tak selalu terungkap di awal pagi..
Karena seringkali kebodohan merabunkan kesan sesaat..
Maka taat adalah prioritas yang kadang membuat perasaan-perasaan terkibas..
Tapi yakinlah, di jalan cinta para pejuang, Allah lebih tahu tentang kita..” Salim A. Fillah, Jalan Cinta Para Pejuang