28:28
#tunaituntas
Untukmu, yang pernah menjadi arah dari segala usahaku,
Aku pernah berjalan jauh, mengabaikan lelah, meyakini bahwa jarak bisa ditebas asal langkah tak berhenti. Tapi ada perjalanan yang, sekeras apa pun diperjuangkan, tetap berujung di persimpangan.
Seperti burung yang terbang melawan angin, mencoba bertahan, sampai akhirnya paham: tidak semua angin bisa dilawan, tidak semua arah harus diperjuangkan.
Kini, aku berhenti melawan. Bukan karena menyerah, tapi karena sadar—ada hal-hal yang hanya bisa dijaga dengan cara dilepaskan.
Dari aku, yang akhirnya mengerti, bahwa tidak semua jalan membawa pulang.
@ffahraa ,hari terakhir dari #28hariberprosa









