Malaysia, believe it or not, dulu aku sempat takut untuk mengunjungi negara ini. Why? Dulu aku pernah denger (lupa sih siapa yang cerita) cerita-cerita kurang menyenangkan tentang jalan-jalan ke Malaysia, dari mulai orang-orangnya yang kurang ramah sampai makanan yang kurang enak. Apalagi dulu sedang ramai-ramainya Indonesia dan Malaysia musuhan, jadi aku takut kalau ke sana dijutekin, huhuhu. But, guess what? This country now is on my list everytime I have holiday time (AND MONEY OF COURSE). And the story I’ve heard are totally wrong (or maybe, the one that tell me the story just unlucky, hihihi). For these past two years, I already went to Malaysia 4 times. Dan setelah empat kali itu aku baru sadar kalau aku belum tulis sama sekali tentang jalan-jalan ke Malaysia ya (kecuali waktu transit waktu ke Korea South Korea: Land of Dreams (“Buat Visa Susah Nggak Sih?”) dan nonton BTOB BTOB in Malaysia: Unexpected Goodbye (1)sih), hehehe.
Karena sudah terlalu banyak yang aku lalui, jadi ingatan aku tentang trip-trip ke Malaysia ini sudah tumpang tindih. Jadi, aku akan ringkas cerita ke Malaysia-nya jadi beberapa highlight tentang apa aja yang harus kalian coba, datangi, cari, dll di Malaysia yaaa hehe. Sooo…., selama empat kali ke sana aku selalu pakai maskapai Air Asia. Malaysia, khususnya KL ini kan memang “rumah”-nya Air Asia ya, jadi Air Asia sendiri punya one whole airport called KLIA 2 di sana. KLIA 2 ini memang airport khusus Air Asia. Sementara, untuk maskapai lainnya akan departed and arrived at KLIA.
Jadi, yang selalu aku lakukan setiap kali sampai di KLIA2 adalah ke toilet!hahaha. Terus, jangan lupa bawa tumbler atau botol plastik apa pun untuk isi air di KLIA 2, di sana, biasanya dekat toilet selalu disediakan dispenser air, lumayan kan bisa irit untuk beli air mineral, hehe. Setelah itu kita harus berjalan cukup jauh untuk menuju imigrasi. Karena aku ke Malaysia bawa koper besar hanya sekali dan sisanya selalu pakai koper kecil, jadi habis dari imigrasi biasanya aku langsung cari makan, nggak ada ambil bagasi. Aku biasanya cari makan ke Quizinn yang adalah foodcourt-nya KLIA2, walaupun sebenarnya di luar foodcourt ada kedai-kedai cepat saji seperti Subway (my love), Pizza Hut, KFC, Texas, dll. Tapi tergantung mood juga sih lagi pengennya apa. Di sini aku selalu harus, musti, kudu beli Yong Tau Foo. Kadang-kadang kalau ke sini bisa waktu datang, pulang, atau dua-duanya, haha. Kedainya posisinya ada di arah ke toilet. Jadi kedainya ini tuh jual yong tao foo, yaiyalah, haha, sayuran dan seafood-seafood olahannya segar, kuahnya juga enak banget, mie-nya enak, everything is good, harganya nggak nguras kantong, dan pegawainya juga orang Indonesia loh. Terakhir ke sana kasirnya akang dari Sukabumi, hahaha.
Kalau kita udah pilih isiannya, kita pilih kuahnya, kaldu atau tom yum, and I choose kaldu.
Terus, habis makan ke mana aku pergi? Ke penginapan dong pastinya! Setiap ke Malaysia aku biasanya stay di Easy Hotel yang lokasinya di KL Sentral. Aku pilih hotel ini karena lokasinya super duper strategis dan harganya murah, tapi hotelnya nggak murahan. Serius deh, aku rekomendasiin banget hotel ini buat kalian. Walaupun jadinya suka takut kehabisan kamar sekarang kalau mau pesen di sana haha. Soalnya, terakhir aku ke KL, aku kehabisan hotel ini dan akhirnya nginep di satu hotel yang segrup juga sama Easy, namanya City Central.
Aku ceritain ya bedanya Easy Hotel sama City Central dan kenapa aku bisa tahu kalo mereka satu grup. Jadi, Easy Hotel ini lokasinya di KL Sentral. KL Sentral itu bisa dibilang pusatnya transportasi di KL, khususnya kereta sih. Jadi, semua kereta baik itu KLIA Express (airport train), komuter, LRT, atau MRT akan lewat atau berhenti atau berangkat dari sini. Dari stasiun ini juga kita bisa naik kereta ke bandara dan terminal bus Bandar Tasik Selatan. Selain itu di stasiun/mall ini juga kita bisa naik bus gratis Go KL untuk keliling KL. Lokasi stasiun dari masing-masing jenis kereta ini sendiri terhubung langsung dengan Mall Nu Sentral dan dari mall ini kita bisa menyebrang langsung ke Easy Hotel yang letaknya di seberang mall dan di depan lift dan eskalator tempat turun dari mall. Di sebelah hotel ada dua convenience store, yaitu KK dan Seven Eleven, dan di dekat pintu keluar mall-nya sendiri ada Family Mart. See…kita kalau mau cari snack, minuman, atau pengen beli oleh-oleh yang ringkas bisa cari di sekitar hotel aja.
Kalian tinggal ngesot ke samping hotel buat beli ini, hihihi.
Ini aku beli di KFC stasiun.
Selain itu, Easy Hotel ini juga punya restauran sendiri, namanya ABC Bistro Cafe. ABC Bistro Cafe ini selalu ramai pengunjung loh, apalagi disaat breakfast. Untuk breakfast sendiri kita bisa pilih beli atau nggak saat memesan kamar hotel (kalau aku sih pesan di salah satu online ticket platform gitu, sebut aja Traveloka, wkwkwk, bukan iklan yeee). Nanti saat breakfast kita diberi pilihan beberapa menu seperti nasi lemak, roti channai, telur rebus, toast, teh tarik, teh biasa, atau kopi. Kalau mau beli di luar menu breakfast juga bisa kok, harganya juga murah-murah banget. Restauran ini buka sampai malam, selain makanan yang penuh rempah-rempah, restauran ini juga menyediakan beberapa menu western. Aku sendiri pernah coba nasi lemak, ayam goreng, teh tarik, es jeruk nipis, kepiting balado, dll di sini dan karena aku mah cocokan ya sama apa aja, jadi ya enaklah kalau menurut aku hehe.
Ini salah satu contoh menu breakfast yang udah ditentuin sama hotel. Mon maap, tapi aku sama bunda nggak cocok sama yang ada kari-karinya itu. Tapi toastnya supeeerb.
Ini menu yang ada di book menunya ABC.
Untuk kamarnya sendiri aku pesan dua kali kamar triple dan satu kali kamar double. Ukurannya sih nggak jauh beda. Untuk kamar triple jadi lebih sempit karena kasurnya dua, untuk yang double dan single. Fasilitas di kamarnya sendiri standar sih, ada kulkas kecil, private bathroom, sajadah (yap, hotel ini memfasilitasi sekali pengunjung muslim, saat masuk hotel pun kita akan diberi ucapan “Assalamu’alaikum”, dan ayat suci Al-Qur’an selalu diputar di lobby hotel), televisi, peralatan mandi, air mineral, teh, kopi, dll. Untuk desain hotel secara keseluruhan, desain hotel ini bisa dibilang casual. Dan terakhir, untuk pelayanannya not bad, mayoritas staff yang aku temui ramah. Overall, it’s a good hotel, that’s why I keep coming and staying here.
Nah, how about City Central? Well, aku pilih hotel ini atas rekomendasi temenku sih. Jadi, waktu mau nonton BTOB kemarin ternyata Easy Hotel penuh. Panik dong aku, tapi setelah konsultasi sama temenku akhirnya nemulah hotel ini. Lokasinya nggak jauh dari Easy, hanya jalan sedikit aja, dan harganya pun nggak beda jauh juga sih. Waktu itu aku sampai jam 1 pagi, jadi untuk ke hotelnya nggak bisa lewat mall, harus lewat parkiran mobil yang lumayan sepi, tapi ada satpamnya kok, dan kalau udah di jalan raya masih lumayan ramai sih. Pas check-in aku kaget, “Lah, ini kan mas yang di Easy.” Hmmm, jangan-jangan satu grup nih sebenernya. Terus waktu aku masuk ke kamar, lah bentuk sabun, air mineral, tatanan kamar sama. Cuma emang desainnya lebih ke klasik kalau ini. Wah, ini mah fix, satu grup haha. Jadi intinya ya kayak nginep di Easy aja. Di sekitarnya juga banyak mini market India gitu. Karena, lokasi kedua hotel ini memang di kawasan Little India.
Kalau untuk makanan, sama seperti Easy, City Central juga punya restauran sendiri, aku lupa namanya apa, makanannya nggak beda jauh sama Easy. Untuk breakfast juga ada tambahan biaya sekitar Rp. 37.000,00 saat pesan kamar. Menu breakfastnya sendiri selama dua kali kita sarapan di sana sama sih, yang adalah buffet yang isinya buah (selama dua hari sarapan buahnya sama, semangka), telur rebus/mata sapi, nasi goreng, toast, susu, sereal, jus jeruk, kopi, dll. Untuk menu itu dengan harga Rp. 37.000,00 murah banget siiih, karena kita bisa ambil beberapa kali. Jadi, kalau kalian pesan kamar di Easy penuh atau sebaliknya, bisa dicek dulu ya masing-masing hotel ini. Dua-duanya recommended!
Simple buffet, tapi enaaak huhuhu.
Terus, pokoknya jangan lupa buat jajan di convenience store di sekitar hotel yang aku ceritain ini. Aku sendiri suka jajan di Family Mart sih, beli onigiri, es krim cone-nya Family Mart, dan Banana Uyu-nya Korea. Jangan lupa juga beli buah potong di lantai dasar Nu Sentral, walau liburan pokoknya jangan lupa makan buah. Buah di kedai itu lengkap dan fresh. Aku lupa nama kedainya apa. Kalian juga bisa makan kue-kue tradisional di salah satu kedai di stasiun, aku lupa juga namanya apa, huhu, lokasinya dekat Guardian deh kayaknya, sebrang Mc Donald. Kue-kuenya mirip seperti kue-kue di Indonesia sih, tapi di kedai itu juga
Malaysia Highlight (KL Sentral dan Sekitarnya) Malaysia, believe it or not, dulu aku sempat takut untuk mengunjungi negara ini. Why? Dulu aku pernah…