REMBULAN 🌙
Belajarlah dari rembulan
Meskipun gelap mengukung dan awan hitam menyelimuti, ia tetap memancarkan secercah cahaya lembutnya. Tetap menggantung elok di angkasa sana. Tetap setia di garis orbitnya untuk menemani sang bumi.
Ia tidak pernah mengeluh kepada Sang Penciptanya, mengapa ia harus diciptakan begitu kecil dari bumi? Mengapa ia cuma menjadi si pendamping bumi? Mengapa dia hanya bisa memantulkan cahaya dan tak bisa memancarkannya seperti mentari? Dan mengapa dia harus ada di malam hari, di mana banyak orang lebih asyik berada di dalam rumah, lebih memilih menghabiskan separuh malam untuk tidur dan tidak memperdulikannya.
Kau tahu mengapa bulan tidak pernah mengeluh dengan itu semua? Karena bulan tahu, masih ada sebagian penduduk bumi yang mengagumi keindahannya, rindu dengan cahayanya, dan mau menghabiskan sedikit waktu untuk menatap pancaran lembut sinarnya.
Akankah kita bisa menjadi seperti rembulan? Yang memiliki pemahaman baik tentang arti penerimaan?
— DSMR
Pengen nangis :""")








