:'(
$LAYYYTER
AnasAbdin
No title available

blake kathryn

@theartofmadeline
Claire Keane
we're not kids anymore.
d e v o n
Mike Driver
Keni

No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Kaledo Art
todays bird
No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

祝日 / Permanent Vacation

pixel skylines
Alisa U Zemlji Chuda
I'd rather be in outer space 🛸
seen from United States

seen from Netherlands

seen from T1
seen from United States
seen from Russia
seen from Türkiye

seen from Netherlands

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from Türkiye
seen from Puerto Rico

seen from Iraq
seen from Iraq

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from United States
@ambarpertiwi
:'(
*[Mukena Bersih, Tebar Manfaat, ]* 🤗Assalamu'allaikum wa rahmatullahi wa barakatuh🤗 Sering nggak sih nemu mukena yang nggak layak, kotor, dan bau 🙊 di musholla stasiun KRL? Daripada cuman ngeluh dalam hati, ngedumel dan nggak ngefek apa-apa, yuk kita turun tangan nyedian mukena bersih, kinclong, nan wangi 🌸🌸🌸 Menyambut Ramadhan kali ini, Yayasan Biman membuka kesempatan bagi teman-teman yang ingin mendonasikan mukena layak pakai, sarung, sajadah yang nantinya akan disumbangkan ke beberapa musholla stasiun KRL di Jabodetabek. Kami juga menerima donasi berupa uang dan silakan kirimkan infaq terbaikmu melalui rekening BNI Syariah 0396153488 a.n. Yulia Sandra Jadi, tunggu apalagi? Kuy kita berlomba-lomba dalam kebaikan menyambut Ramadhan. Bukankah saling membantu dalam melaksanakan ibadah adalah kewajiban sesama? Info lebih lanjut sila hubungi: Sandra: 085640612913 IG: gerakanmukenabersih Wassalammu'allaikum wa rahmatullahi wa barakatuh 🤗
Membaca postingan chat seperti, rasanya belum ada apa-apanya dibanding para bookworm tsb. Walaupun saya tau sih buku-buku tsb., tapi entah sepertinya belom sampe aja buat baca buku-buku yg disebutkan itu :")
Four Unbreakable Promises from Allah
1) ‘So remember Me; I will remember you.’ [Surat al-Baqarah: 152]
2) ‘If you are grateful, I will surely increase you [in favor]…’ [Surat Ibrahim: 7]
3) ‘Call upon Me; I will respond to you…’ [Surat Ghafir: 60]
4) ‘…and Allah would not punish them while they seek forgiveness.’ [Surat al-Anfal: 33]
Even though we break our promise with our Lord, always remember that He will never break His.
(via https://www.youtube.com/watch?v=_Nh0osOwuSk)
belum semua bener ngucapinnya >_<
(via https://www.youtube.com/watch?v=FbeaY3BHXVA)
kalo yang ini Phillipines’ version, tapi masih pake Bahasa Inggris. entah kenapa, suaranya Janella lebih empuk didengar :D.
sebenarnya ada versi Indonesia, dinyanyiin oleh Maudy Ayunda. tapii, karena diterjemahin ke Bahasa Indonesia, jadi kurang dapet feel-nya gitu. I prefer original version :D.
(via https://www.youtube.com/watch?v=cPAbx5kgCJo)
kemarin, habis nonton Moana. lagunya enak juga :D. mungkin gak akan sefenomel lagunya Frozen ya. hehe
Goodreads Indonesia
Kamar. Selasa, 20 Desember 2016. 22.16
Halo holaa. Di penghujung tahun 2016, tiba-tiba pengen nulis sesuatu. Jadi ceritanya, pengen nulis tentang Goodreads. Goodreads itu apa sih? Ini kata-kata gue aja ya. Jadi di Goodreads itu kita bisa masukin buku-buku apa aja yang lagi dibaca, trus bisa kasih rating dan juga review terhadap buku yang kita baca. Bisa update progress baca juga, udah sampai halaman berapa sih buku yang kita baca. Selain itu, bisa tau statistik baca kita selama setahun atau ikutan reading challenge. Jadi tau udah baca berapa buku, trus kalo reading challenge, bisa menantang diri sendiri untuk menargetkan berapa buku yang mau dibaca.
Gue sendiri waktu ikut reading challenge bener-bener asal menetapkan target bukunya. Semampu gue aja deh. Untungnya di Goodreads baca komik termasuk dihitung. Hehe.
Oia, pertama kali bikin akun Goodreads tuh tahun 2015. Sebenarnya udah pernah bikin, tapi lupa e-mail dan password-nya. Akhirnya bikin ulang deh. Trus, cuma bikin akun, gak tau mau diapain. Waktu itu masih belum ngerti juga buat apa sih Goodreads itu. Gue kira di Goodreads bisa buat baca buku, eh taunya gak. Makanya akun gue tuh sampe didiemin sampe setahun, karena bener-bener gak tau buat apaan -__-.
Pas udah paham, ternyata di Goodreads emang gak bisa buat baca. Kalo baca ya entah punya sendiri atau pinjem, atau baca e-book. Baru deh bisa kasih rating dan review. Kemudian, mulai deh sering liat-liat di Goodreads. Ngeliat review-review buku, buat referensi sebelum beli buku. Trus liat orang-orang yang target bacanya WOW sekalii. Trus buku-buku yang dibaca juga, huhu jipeeeer liatnyaaa :((. Gue gak ngerasa sekutu buku ituuu.. Huhuuu.. Gue suka baca, tapii gak sering bangeet. Kalo ada waktu luang dan mood pengen baca aja.
Anyway, gara-gara Goodreads juga, jadi nambah referensi bacaan. Buku-buku yang dulu gue kira gak bakal tertarik, udah mulai gue lirik-lirik. Sampe dimasukin ke rak want to read. Walaupun belum semuanya punya sih. Tapi kalo udah dimasukkin ke rak want to read, jadi semangat pengen punya dan baca. Hehe.
Oia, dari Goodreads juga, gue jadi ikut ke acara tahunannya Goodreads Indonesia, yaitu Festival Pembaca Indonesia. Ini dibahas di lain waktu yaa. Hehe.
Sekian nulis-nulis iseng dari gue..
PS: buat yang punya akun Goodreads, boleh looh add saya. Siapa tau bisa berbagi rekomendasi buku-buku..Hehe.
- WAP -
Resensi Pilihan: Big Little Lies - Liane Moriarty
Ditulis oleh Yoeni Syafitri di https://www.facebook.com/notes/yoeni-syafitri-sekar-ayoe/resensi-novel-big-little-lies-by-liane-moriarty/10206042059691020 untuk program #ResensiPilihan di Twitter @Gramedia.
Sinopsis
Pembunuhan? Kecelakaan tragis? Yang pasti seseorang tewas. Tapi, siapa yang melakukan apa?
Semuanya bermula pada hari orientasi TK di Pirriwee Public School: ketika Jane–seorang ibu tunggal yang penuh rahasia–mengantar putranya ke sekolah dan bertemu dengan Madeline yang sinis dan penuh semangat, serta Celeste yang cantik tapi selalu gelisah.
Review:
Saat insiden kecil yang melibatkan anak-anak ketiga wanita itu dengan cepat berubah serius, dan bisik-bisik antar ibu menjadi gossip-gosip jahat… tak ada lagi yang tahu siapa yang benar dan siapa yang berbohong. Hingga seseorang harus membayar dengan nyawa.
“Ini hanya kesalahpahaman. Seseorang tersinggung dan segalanya langsung kacau. Seperti itulah. Semua konflik selalu diawali dengan seseorang yang tersinggung, bukan? Perceraian. Perang dunia. Tindakan hukum. Well, mungkin tidak semua tindakan hukum…” —Bonnie
Jane, seorang ibu tunggal dengan anak bernama Ziggy sedang dalam perjalanan ke Pirriwee Public School dalam rangka hari orientasi TK ketika ia bertemu Madeline. Madeline yang malang terjatuh di pinggir jalan dan kakinya terkilir ketika hendak mengantar putrinya, Chloe, ke hari orientasi di TK yang sama. Jane menolong Madeline, dan setelah mengantar anak-anak mereka ke sekolah, Madeline mengajak Jane mampir ke Blue Blues, sebuah kafe tepat di dermaga di sebelah Pantai Pirriwee. Di sanalah ia bertemu Celeste, sahabat Madeline yang mempunyai anak kembar laki-laki, Max dan Josh.
Jane yang pemalu dan suka mengunyah permen karet, Madeline yang penuh semangat dan senang menghadapi konflik, serta Celeste yang cantik dan selalu tampak bingung dengan cepat menjadi sahabat dekat. Bahkan ketika salah satu dari anak mereka dituduh melakukan perisakan di hari orientasi TK, mereka tetap saling mendukung. Hingga para Bob Pirang, ibu dari anak-anak berbakat yang salah satunya merupakan ibu dari anak korban perisakan, menjauh dan membuat petisi agar si pelaku dikeluarkan meski belum ada bukti. TK Pirriwee terbagi menjadi dua kelompok saat ibu-ibu saling bergosip, tebar fitnah dan adu mulut yang membuat suasana makin runyam.
Puncaknya adalah ketika malam kuis. Acara penting sekolah yang mengharuskan orang tua murid berkostum unik itu berakhir dengan meninggalnya seseorang. Kecelakaan tragis itu terjadi saat Madeline tengah mengalami konflik batin dengan istri mantan suaminya yang anaknya juga bersekolah di tempat yang sama, kegelisahan Celeste yang sudah mencapai puncaknya, dan mulai terkuaknya teka-teki Ayah kandung Ziggy. Saat itu juga pelaku perisakan terhadap anak terungkap. Masalahnya, siapa yang melakukan apa?
“Bukan berarti ibu-ibu saja, kau tahu. Takkan terjadi tanpa para ayah. Kurasa segalanya dimulai dengan para ibu. Boleh dibilang kamilah pemain utamanya. Para ibu…” -Gabrielle
Setelah The Husband’s Secret, Liane Moriarty kembali mengejutkan saya dengan ceritanya yang sederhana tapi menggigit. Big Little Lies awalnya hanyalah kisah tentang repotnya keseharian ibu-ibu yang memiliki anak TK, lengkap dengan jadwal antar jemput, membuat tugas sekolah, dan celetukan-celetukan polos nan menggemaskan. Ceritanya sangat mengalir dengan perkenalan tokoh yang begitu detail, hingga tanpa sadar kita dibawa ke suatu persoalan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Isu yang diangkat begitu mengena, bahkan saking dekatnya dengan keseharian kita, saya sampai menahan napas saat membaca.
Sentuhan-sentuhan magis Liane Moriarty membuat Big Little Lies mustahil dilewatkan begitu saja. Meski kisah kehidupan berumah tangga beserta konflik-konfliknya sudah sering diangkat, tapi cara Liane bercerita seolah memanggil saya, membuat saya menoleh, dan mengamati lebih dekat hal-hal yang selama ini terlewat. Bahwa gosip-gosip tak berdasar bisa menjadi fitnah yang menakutkan, bahwa terkadang dusta-dusta kecillah yang paling berbahaya. Gaya menulisnya yang enak diikuti, pesan-pesan tersirat yang tidak terasa menggurui, serta karakter yang membuat saya begitu berempati adalah beberapa hal yang saya sukai dari novel ini. Pada akhirnya Big Little Lies adalah cerita tentang tulusnya sebuah persahabatan, bagaimana mereka tidak saling menyalahkan dan saling memberi kekuatan dalam ketakutan. Must read!
“Ketika aku pertama kali melihat taman bermain di Pirriwee Public, kupikir tempat itu luar biasa. Semua tempat persembunyian itu. Tapi sekarang aku bisa melihat sisi buruknya. Banyak hal yang terjadi di sekolah itu tanpa terlihat dan para guru tidak tahu apa-apa.” -Jonathan
“Kau sudah lihat foto-foto malam kuis? Celeste terlihat menakjubkan. Orang-orang memandanginya. Rupanya kalung mutiara itu asli. Tapi tahu tidak? Aku sedang melihat foto-fotonya dan sepertinya ada kesedihan di wajahnya, sorot matanya, seolah dia baru saja melihat hantu. Seolah dia sudah tahu akan ada kejadian buruk malam itu.” -Samantha
“Biar kuperjelas. Ini bukan sirkus. Ini penyelidikan kasus pembunuhan.” -Sersan detektif Adrian Quinlan
Info Buku:
Judul: Big Little Lies Penulis: Liane Moriarty ISBN: 978-602-03-3406-6 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Ukuran: 13.5x20 cm Tebal: 512 Halaman Terbit: November 2016 Harga: Rp95.000,00
masuk wishlist nih.. penasaran karena salah satu bukunya yang berjudul “Truly, Madly, Guilty” masuk Goodreads Choice Awards 2016 (https://www.goodreads.com/choiceawards/best-books-2016). boleh laaah dibaca..
2016 -> 2017
It’s December 2016, counting down to 2017...
*tik tok tik tok*
More islamic quotes HERE
:’)
Ramadan Tips
1. Purify your intention
2. Avoid overeating
3. Get plenty of rest
4. Don’t boast about fasting
5. Avoid pictures of food
5. avoid pictures of food >_<
Hijab
is a tangible reminder of my spiritual relationship with God
Privatizes my sexuality
Liberates me from societal expectations about appearance
Empowers me to achieve my goals
Reminds me to represent Muslims well by doing good
Allows me to develop my sense of self without societies opinion
Encourages me to have humility in my character
reminder :')
Welcome
Welcome May!! PS : a bit late :p
The last one alone is enough to debunk the whole premise that ISIS represents Islam.
I’m going to put this on queue just incase people need reminding
Wow ISIS is breaking every single one of these rules.