Masing-masing dari kita tentu saja memiliki rasa takut, khawatir dan perasaan lain yang akhirnya berubah menjadi pikiran-pikiran kalut yang akan memenuhi rongga kepalamu yang kecil itu.
Jangan bilang kamu tidak bisa saat seseorang berusaha memberimu jalan keluar dari kepanikan yang selalu berujung membuatmu berlebihan dalam berpikir atau yang biasa kita sebut overthinking.
Mau sampai kapan kamu takut? Mau sampai kapan kamu merasa tak berdaya? Mau sampai kapan kamu merelakan kuatmu menjadi lemah? Mau sampai kapan kamu membiarkan pikiranmu memenjarakan tubuh bahkan bahagiamu? Mau sampai kapan kamu berada diruang yang gelap ini? Tidakkah kamu ingin keluar melihat betapa luasnya angkasa biru? Apakah kamu tidak ingin tahu berapa banyak senyum dan tawa yang bisa terlahir dari bibir manismu itu? Apakah kamu tidak bosan seperti ini terus?
Aku pernah dan masih mengalami hal yang sama berulang-ulang kali tapi berkat kerja kerasa dan usahaku selama ini memeranginya akhirnya aku dapat lebih dan kurang, mungkin pun tidak akan selalu berhasil mengatasi dengan cara yang sama. Namun menurutku, kamu juga bisa mengatasinya, sayang.
Kita tidak akan pernah tahu pada jalan dan cara yang mana kita bisa keluar kalau kita tidak mencari-cari pintu mana yang tepat? Jika hanya berhenti pada satu atau dua pintu saja lalu kamu belum menemukan apapun melainkan cara untuk menyakiti dirimu sendiri, kamu salah besar. Itu bukan jalan keluar.
Barangkali bukan diusaha yang kedua atau ketiga kamu akan berhasil. Mungkin pada keseratus atau seribu kamu akhirnya bisa menang. Namun juga tak menutup kemungkinan bahwa kamu juga membutuhkan bantuan dari orang lain agar akhirnya kamu bisa keluar dari itu. Untuk bagaimanapun cara yang baik, jangan pernah menyerah untuk berusaha keluar dari sisi itu.
Untuk memerangi rasa takut, maka kau harus berani. Untuk memerangi rasa cemas, maka kau harus berani tenang. Untuk memerangi lemahmu, maka kau harus berani tenang untuk menjadi kuat.
Kamu adalah seorang pemenang atas dirimu sendiri. Kamu adalah jiwa yang kuat atas lemahmu sendiri. Kamu yakin akan bisa, kamu akan terus berusaha, lalu kamu berhasil meskipun sering berputus asa, percayalah, kamu akan menjadi lebih bahagia atas kerja kerasmu selama ini.
Dan satu lagi, jangan biarkan satu kata pun dari seseorang yang dapat memengaruhi semua kerja kerasmu untuk membuatmu kembali pada titik awal. Jangan pernah biarkan perkataan dari mereka membuatmu kembali jatuh.
Kamu berhak memiliki penyaring pada otak dan hatimu untuk memilah dan memilih perkataan mana saja yang ingin kamu terima. Bagaimana caranya? Jangan meyakini perkataan mereka. Jangan mempercayai bahwa itu benar untukmu.
Bukan hanya otot, tapi hati, pikiran dan mentalmu juga perlu diasah terus menerus agar menjadi kuat. Dilatih agar tidak begitu tertatih, memang tidak mudah tapi kamu bisa asal kamu mau berusaha.