Jujurlah;
kadang bukan kopinya yang dibutuhin, tapi alasan untuk bisa duduk tenang sepagi ini walau gak ngapa-ngapain..
Noah Kahan
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

JVL

izzy's playlists!
sheepfilms

blake kathryn
Mike Driver
TVSTRANGERTHINGS
EXPECTATIONS
Sweet Seals For You, Always
ojovivo
One Nice Bug Per Day
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available
Three Goblin Art
No title available
Fai_Ryy
he wasn't even looking at me and he found me
hello vonnie
Monterey Bay Aquarium
seen from Germany

seen from United States

seen from Poland

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United Arab Emirates

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Romania

seen from Sweden
seen from Brazil

seen from Vietnam
seen from Romania

seen from United States

seen from Venezuela

seen from United States
seen from United States
@groovyfarmcalzoneoaf
Jujurlah;
kadang bukan kopinya yang dibutuhin, tapi alasan untuk bisa duduk tenang sepagi ini walau gak ngapa-ngapain..
Orang yg selalu terlihat tenang dalam kesendirian, adalah jiwa yg sulit disentuh.
Dia tidak mencari validasi dari luar. dia tidak lagi rasakan "kesepian", melainkan "nyaman" yang dia ciptakan sendiri. Tidak ada rasa haus akan perhatian, dia tidak mudah goyah oleh rayuan, drama, atau basa-basi. Dia sudah berdamai dengan kesendiriannya, dia telah melewati proses "menyaring" siapa saja yang berhak masuk ke dalam hidupnya.
Kau bisa mendekat, berbisik kata-kata manis atau cerita indah, tapi percayalah, takkan ada yang menembus hatinya. Jiwa itu sudah belajar dari tikaman berkali-kali yang kini tak lagi dia rasa.
Sebab, kebahagiaannya diproduksi sendiri, bukan bersumber dari orang lain.
Kenapa kebanyakan cowok baru fokus mikirin pasangannya saat dia udah 'gak sibuk?
Bayangin, saat kamu (cewek) lagi sedih, lagi pengen cerita, lagi pengen ditemenin tapi cowok kamu bilang "Sebentar ya, aku masih sibuk. Nanti yaa.."
Ini yang para cewek bilang kalo cowok itu egois
Trus pas kesibukannya udah mereda, dia baru hubungi atau temuin kamu sembari bilang "Maaf ya tadi, kamu kenapa, kepengen apa?"
Dan kamu, pliss jangan nunjukkin muka bete, kesel apalagi marah saat dia bilang gitu. Kenapa?
Penjelasan Psikologisnya:
Otak cowok itu cenderung 'single tasking'. Kalau dia lagi fokus ngerjain sesuatu, ya cuma itu yang ada dalam otaknya sampai beres. Hal lain akan dia simpen dulu dipojokkan pikirannya untuk dibukanya nanti.
Sementara otak cewek itu 'multi tasking + multi emosional'. Kamu tuh bisa banget kan lagi input laporan tapi masih mikirin ending drama Korea semalam, sambil mikir ntar malem makan apa ya? Atau malah sambil chat ngegibahin anak marketing baru yg dandanannya menor abis, sekaligus khawatirin hubungan kamu sama dia.
Ini makanya selalu cewek duluan yg sering mikir "Apa aku doang yang mikirin hubungan ini dianya gak?"
Analoginya:
Otak cowok itu kaya lemari satu pintu + satu laci. Kalau itu lemari isinya lagi mikir 'kerjaan', maka pikiran soal 'pasangan' atau lainnya bakal dia kunci di lacinya.
Sementara otak cewek itu kayak apa ya? Hmm, kaya semangkok mie instan deh, yg bisa nampung banyak hal, diaduk jadi satu tapi bisa tetap dinikmati rasanya..
Jadi, bener kan cowok itu egois?
Gak selalu kog.. Makanya kadang dia butuh waktu untuk sendiri buat proses beresin kerjaan atau apapun yg udah dia pikirin duluan, setelahnya baru deh dia bisa hadir ke kamu secara emosionalnya.
Jadi, dia tetap mikirin kamu kog, tapi waktunya aja yg beda dengan kamu.
Trus, biar ga salah paham 'gimana?
Intinya sih cuma komunikasi yg harus dijaga. Bukan cuma frequency nya aja tapi juga isi. Saat kamu liat pasangan kamu lagi sibuk, coba deh jangan langsung marah.
Bisa kamu bilang gini:
"Aku tau kamu lagi fokus kerjaan, tapi kalau aku lagi sedih, kalau kamunya udah selesai, temenin aku ya.."
Nyessss, dijamin cowok kamu bakalan ngerasa bahwa kamu adalah salah satu wanita yg paling memahami dia, selain Ibunya..
Jadi, dah paham dong sekarang?
.
(Oh, kamu jomblo? Yah... Sama dong.. ) 😜😂
Karena yang paling kejam bukanlah perpisahan, tapi memaksa rasa untuk tetap merindu, pada hati yang sudah tak lagi punya tempat untuk menaruh namamu..
.
.
Nasehat;
Mumpung lagi bahagia, lagi dikasih rezeki yang bagus sama Tuhan, jangan lupa ditabung lebih banyak.
Biar gak bingung dan bisa dipakai kalau nanti terluka lagi..
Sebab, bukan cuma jatuh cinta, patah hati juga butuh biaya..
It's true!
SERI BERANJAK BAGIAN 3:
YANG TAK LAGI TINGGAL DI SINI
Kadang aku masih mencium harum parfummu pada syal yang tergantung di balik pintu. Aku bisa berdiri terlalu lama di sana, seperti baru saja mendengar namaku kau panggil pelan.
Dan perlahan, kenangan-kenangan kecil datang satu per satu, tanpa sempat diundang. Aku mendengarnya dalam ingatanku. Caramu tertawa sampai bahumu berguncang-guncang. Suaramu yang manja saat memanggil, “…bunda…” Setiap kali kau bangun tidur dan bergegas mencariku lebih dulu. Atau kebiasaanmu merebahkan kepala di pundakku meski hanya beberapa menit sebelum kembali sibuk dengan duniamu.
Rumah ini terasa lebih sepi sekarang. Tak ada lagi langkah kaki yang bergegas menuju kamarku hanya untuk berpamitan tidur. Tak ada lagi kamu yang memelukku dari belakang saat aku tengah memasak, seolah harimu bergantung pada itu. Hanya hening yang berteriak lebih keras.
Malam ini aku duduk di tepi ranjangmu yang sudah rapi sekali. Tanganku mengusap lembut selimut yang biasa menghangatkanmu. Tenggorokanku tercekat. Aku ingin marah pada waktu, tapi hanya hela napasku yang kudengar di ruang kosong ini.
Dan rasa kehilangan bisa menjelma diam-diam, di antara wangi yang tertinggal, gema tawa yang masih terasa dekat, dan doa-doa panjang yang tak pernah benar-benar selesai.
Maka, nak, jika malam terasa terlalu dingin di tempatmu yang jauh itu… Aku berdoa semoga hidup tetap memelukmu dengan lembut.
Dan jika duniamu terasa berat… Ingatlah bahwa ada aku yang akan selalu mencintaimu, dan mendoakanmu, meski kadang bibirku gemetar saat melakukannya.
Dan itu tak akan berubah. Meski kau sudah tak lagi tinggal di sini.
dedicated to @innshter🌹
Kita sering merasa perlu menjelaskan diri, membela posisi, atau memastikan orang lain mengerti. Padahal, beberapa hal lebih baik dibiarkan berlalu. Tidak semua hal butuh respons. Tidak semua orang layak mendapat jawaban. Dan diam, juga adalah bentuk keberanian untuk tidak ikut bermain dalam dinamika yang melelahkan. Pilah mana yang penting, mana yang hanya sekadar bising.
Tidak semua hal harus ditanggapi..
Mendiamkan dan menjauhi mereka yang membuat hatimu sakit lebih baik daripada kamu mendebatnya...
445
Saat engkau mencintai seseorang, maka kau mesti memberitahunya. Dan jika ia tidak se-iya, maka kau belajar merelakannya.
445
Saat engkau mencintai seseorang, maka kau mesti memberitahunya. Dan jika ia tidak se-iya, maka kau belajar merelakannya.
Ibu selalu menyuruhku makan.
Tidak pernah menyuruhku sukses.
Kini aku mengerti, ada orang-orang
yang mencintaimu lebih dulu daripada prestasimu.
Namun tetap saja.... bagaimana itu disebut cinta? Jika tak pernah diungkapkan, dan kau diam diam tersiksa... seolah hatimu terimpit batu besar.... itu bukan cinta
| My royal nemesis, ep 9
Berceritalah kepadaku tentang hari-harimu, siapa tau esok atau lusa takdir tidak mempertemukan kita lagi.
Aku menulis untuk kamu baca. Entah hari ini. Entah bulan depan. Entah Tahun berikutnya.
Aku menulis untukmu, kelak nanti kamu baca. Dan mungkin dapat kamu sadari.
Hal terbaik bagiku adalah ngobrol bersamamu, karena pada saat itu ada perasaan bahwa kamu benar Benar tidak sibuk.
Berhenti dari rutinitas yang memakan usiamu, dan menghabiskan waktu yang cepat berlalu pada percakapan pada obrolan dimana kita benar benar tidak saling asing.
Ada bagian dimana waktu serasa berhenti, dan kita berada di paradoks yang sama dimana semua hal yang bahkan itu secuil adalah obrolan seberat filsafat.
Begitu banyak asumsi. Begitu banyak standar untuk hanya menjadi manusia.
Hidup kita dikontrol orang lain. Harus begini menjadi begitu, untuk apa?
Zaman ini terlalu banyak standar untuk menjadi cantik pun memiliki ratusan standar, begitupun menjadi laki laki. Bangsatlah.
Dan sekarang yang tersisa hanyalah bekas luka yang aneh—karena meskipun menyakitkan, kamu tahu luka itu pernah berasal dari sesuatu yang indah.
Jika kamu adalah sebuah buku, aku sudah cinta kepadamu sejak halaman pertama. Tentangmu, aku selalu ingin menyimpannya di tempat yang paling istimewa, menceritakannya kepada siapa saja, dan tak mungkin meminjamkannya.
Shah alam, 4 November 2022