And each time everyone lets you down, let it be a reminder for you,
that you truly have no one, but Allāh.

roma★
hello vonnie
occasionally subtle
Cosimo Galluzzi
NASA
One Nice Bug Per Day
taylor price
Three Goblin Art
d e v o n
Game of Thrones Daily
noise dept.

★
Keni

Discoholic 🪩

PR's Tumblrdome
Show & Tell

Andulka

#extradirty

祝日 / Permanent Vacation
Misplaced Lens Cap

seen from Malaysia

seen from Lithuania

seen from South Korea

seen from France

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from Vietnam
seen from United Kingdom

seen from France
seen from United Kingdom

seen from France
seen from Australia

seen from Türkiye

seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from Germany
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Mexico
@hallosalma
And each time everyone lets you down, let it be a reminder for you,
that you truly have no one, but Allāh.
A village in Indonesia on the mountains A mosque with a stunning view..
Eid Al-Fitr Prayer In Indonesia
تقبّل اللّه منّا ومنكم
Selamat Idul Fitri 1447 Hijriyah
Ramadan dan lebaran tahun ini sedikit berbeda dari biasanya, lebih banyak menerima, mendengarkan dan tidak memaksakan diri terhadap hal-hal yang memang kurang bermanfaat. Lebih banyak memaafkan, serta memaklumi segala hal yang berada diluar kendali kita.
Hingga akhirnya merasa lebih tenang, damai, dan bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini, tidak khawatir dengan pencapaian dan apa yang orang lain miliki.
Hidup ini hanya tentang menunggu, kan? Menunggu sebuah kematian yang pasti akan datang entah cepat atau lambat. Sekuat apapun kita berusaha bersembunyi dari kematian, ia tetap akan datang.
Memanfaatkan sedikit waktu yang tersisa untuk belajar hal-hal baru yang bermanfaat, belajar lebih menerima diri, belajar memaafkan diri sendiri, belajar memaafkan keluarga serta orang-orang sekitar, belajar menerima segala kelebihan kekurangan diri sendiri, dan belajar menjalani hidup dengan lebih bermakna.
Semoga Allah melembutkan hati kita, memberikan rahmat serta menerima segala amal ibadah kita.
2026 | @hallosalma
Praying your 5 daily isn't "being religious" its the bare minimum
Akhirnya aku benar-benar menyadari mau bagaimanapun dan apapun pilihan yang kamu pilih untuk hidupmu, maka tidak akan pernah lepas dari penilaian orang lain.
h.s
kau sudah berhasil menggenggam versi lembut baiknya aku, namun kau luluh lantakkan semua.
kini kau hanya akan temui versi aku yang melindungi kelembutan itu dari ancaman dirimu.
— Arief Aumar | the softest version of me
Terakhir, sekian dan terima kasih.
Sejak awal bulan Mei dengan penuh pertimbangan dan keyakinan akhirnya memberanikan diri untuk bertemu atasan (lagi), kembali memberanikan diri untuk mengambil keputusan, memberanikan diri untuk mengambil langkah yang berbeda.
Sempat dihantui oleh banyak kekhawatiran, keraguan dan perasaan tidak enak karena belum siap dengan berbagai tanggapan dari rekan kerja, namun pada akhirnya seiring berjalannya hari berhasil untuk menghadapi semua pertanyaan dan perlakuan yang berbeda dengan tegas dan berani.
Bismillah semoga keputusan untuk keluar kali ini merupakan keputusan yang terbaik dan menjadi langkah awal untuk petualangan-petualangan seru lainnya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H
Mohon maaf untuk segala khilaf baik perilaku maupun perkataan. Taqabalallahu minna wa minkum, semoga segala amal dan ibadah diterima serta diberikan keberkahan yang berlipat oleh Allah.
2025 | @hallosalma
Allah answers dua beautifully, keep making dua.
Mengapa tidak ada yang bilang padaku bahwa
tidak apa-apa merasa lelah,
tidak apa-apa merasa marah dan sebal,
tidak apa-apa menangis,
tidak apa-apa merasa bosan,
tidak apa-apa merasa sulit,
tidak apa-apa merasa sendiri.
Yang selalu mereka katakan hanyalah, "kalau kau bisa, kau akan begini dan begitu, kau akan sukses dan berhasil".
Dengan maksud lain apabila kau tak bisa maka, "kau tak akan mungkin begini dan begitu, kau tak akan sukses dan berhasil".
Hingga akhirnya yang ada hanyalah perbandingan nasib, "lihat dia, dia, dan si dia, mengapa kau tak bisa seperti dia? mengapa kau tak bisa berhasil seperti dia?"
Hingga akhirnya semua kalimat-kalimat itu hanya membuat semakin merasa sesak, tak berdaya dan semakin merasa rendah.
Membuat kita mencari segala pembelaan dan semakin menyalahkan keadaan, bukan memilih untuk menerima segala rasa dan memberikan pemahaman.
Dunia terkadang memang seperti itu. Hehe.
2023 | @hallosalma
Ini kisah hidup anak manusia yang dihidupkan tapi merasa dirinya tiada, yang rautnya sumringah bahagia tapi hatinya luka berdarah-darah, yang hidupnya utuh tapi terbelah pilu hingga binasa.
Ini bukan tentang patah hati perihal cinta, tapi hal-hal yang ia percaya ternyata tak sesempurna yang terlihat oleh matanya. Sekali lagi ini bukan patah perihal cinta, tapi perihal kisah hidup anak manusia yang hidup dalam belenggu kepalsuan dan kebahagiaan yang tak terasa sebagaimana mestinya terlihat maupun dirasa.
la hidup begitu nyata, nelangsa masuk hingga jiwa. Ia tak butuh maaf hanya peluk yang sedari dulu ia dambakan kala. Rumah yang seharusnya untuknya kini tiada. Entah kemana ia harus pulang. Anak manusia yang baru saja tumbuh dewasa itu, dipaksa bangkit menghadapi kenyataan bahwa rumah tak selalu harus menjadi tempat berpulang dan ia harus belajar untuk terbiasa dengan sepi maupun.
Dibentangkan oleh @hallosalma sedikit di acak-acak oleh @by-u
22-02-2025.
Believe it or not, you already have lived many of your du'ās, so don't give up on the others. It's not impossible for Allāh to give you that one you've been asking for to have. Expect good of Him 'azza wa jal and trust His Timing.
لا حول ولا قوة إلابالله💫🫶
focus on purifying your heart in the coming days before ramadan. when we empty our hearts from attachments other than Allah, seek forgiveness for our sins, and renew our intentions, we prepare our hearts to receive the blessings of Ramadan.
Beberapa kehilangan ternyata membawa kelegaan.
(Kehilangan) mereka yang selama ini membuatmu hanya terus bergantung, juga mereka yang sejauh ini hanya membuatmu terkekang pada hal yang ternyata kamu sadari itu salah.
Pada akhirnya menggenggam ternyata malah melukai. Semakin erat semakin sakit. Ternyata kian lama, Allah kian siksa hati kita dengan pedihnya berharap pada makhluk. Ditarik ulur ketidakpastian yang menyesakkan.
Beberapa kehilangan pada akhirnya malah membuka jalan untuk menemukan siapa yang sejatinya pantas diharapkan.
Dialah Allah yang selalu menunggu kita berlari menuju-Nya.
Hidup ini paradoks tuan, banyak yang tertawa bahagia, namun yang sebenarnya hanya menutupi luka menganga dan enggan dipandang lemah oleh dunia.
Selalu ada penilaian sebelah mata dari kita pada peristiwa yang tak akan pernah kita pahami di baliknya, di segala peristiwa yang tak pernah kita sangka.
Sebegitu paradoksnya kita sebagai manusia; tuan?
Karena kita tak pernah tahu, badai apa yang sedang di arungi orang lain. Semestinya, pada prasangka baik, kita bangun ruang kemungkinan yang lebih megah lagi.