---
In My opinion :
Tutup pintu rapat-rapat, karena pada akhirnya kita hanya perlu mencoba dua hal demikian setelah benar-benar yakin, bahwa yang sedang dan akan dilabuhkan adalah satu-satunya yang akan dituju dengan segenap keyakinan.
Semisal ragu masih memayungi, ragam pertimbangan masih mengerudungi, dan hanya dengan berbekal effort "aku masih memilih", maka sebagai prasyarat jangan pernah gegabah dalam melangkah.
Karenanya, kau akan gegabah pula dalam memutuskan, cepat atau lambat, salah atau tepat, konsekuensinya adalah tentang hilang, kembali berjuang, dan berupaya lebih lapang.
---
Anyway saya tidak sengaja baca buku ini di salah satu Gramedia yang ada di kota Bandung. Maksud hati mencari buku yang sudah tertulis di waiting list, eh ternyata malah mandeg nih wkwk lebih ingin berlama-lama membaca buku ini, dan MaasyaAllah isinya memang melatih ketabahan hati. Hehe relevan dengan judul bukunya "Tabah seperti Tanah Basah oleh Hujan", ditulis oleh kak @andromedanisa.
Buku yang sangat bagus, membawa saya hanyut dengan arus melankolis yang lebih optimis. Hihi gimana tuh (?) :')
disela-sela off day my weekday | 12.02 WIB.
terimakasih sudah meminangnya, kak..:"))
















