"Kalo udah punya pasangan, aku masih bisa kumpul sama temen-temen aku kan?"
"Orang yang punya pasangan tetep boleh punya hobi kan ya?"
"Aku takut nikah, takut jadi kehilangan diri sendiri"
"Aku gak mau punya anak, nanti aku gaada waktu buat diri sendiri"
Oke oke, stop dulu scroll sosmed nya⛔
Sering terjadi dalam otak kaum social butterfly dan kaum avoidant attachment.
Bertahun-tahun berhasil hidup mandiri berujung jadi ogah bergantung sama orang lain.
Bagus sihh, tapi kalau empati, rasa sayang, kangen dan perhatian itu dianggap bentuk kelemahan dan kehilangan diri sendiri?
Apa bisa terkoneksi dengan orang lain?
Terus orang yang kuat gaboleh jatuh cinta? Gaboleh curhat gitu? Kesian amat🤣
Dalam konteks mencari pasangan, kalau orang itu bikin kita kehilangan diri sendiri, gak bikin kita jadi lebih baik, gak mau sama-sama belajar, selalu sibuk dengan dunia nya sendiri, yang salah itu bukan 'sayang' nya, bukan 'cinta' nya, bukan 'kangen' nya, tapi ORANGNYA! (ganti orang gaksiee??? Wkwkwk)
Karena kalau orang nya tepat, dia akan tetep sayang sama kita, akan tetep setia sama kita dan support hobi/ kegiatan positif kita kok selama sesuai porsi dan skala prioritas nya. Jadi gak bakalan tuh nikah bikin kehilangan diri sendiri. Gak bakalan tuh ada baby blues, post-partum depression, etc. Yang ada kita respect each other, give each other space to grow, team-work, belajar sama-sama untuk bisa jadi pasangan terbaik untuk satu sama lain🥹🤗
(nb : sebelum terlambat, analisa dan cari tahu tentang calon pasangan sebaik-baiknya!)
Dalam konteks punya keturunan, pasti banyak pengorbanannya. Pasti gak mudah. Anak itu rezeki dan amanah yang Allah kasih. Kalau dilihat sebagai beban, capek nya gakbakal ada habisnya. InsyaAllah kalau dilihat sebagai ibadah, ladang pahala, lelahnya bisa jadi diganti dengan sesuatu yang jaaauhhhh lebih indah dan worth every pain and sacrifice.
That's why ego manusia itu gabisa jadi standar hidup. Makanya Allah ngasih kita, manusia, rules dan step by step how to be a good husband/wife, how to be a good father/ mother, gimana caranya jadi hamba yang baik supaya kita bisa masuk Jannah✨✨
Kita tinggal ngikutin aja sih ya sebenernya.
Ehhh seringnya malah puyeng gara-gara standar medsos.
Hadeudeuhhhhh dasar aku🫵🏼🫵🏼