Ku pikir aku tidak salah pada pilihanku untuk membuka hatiku kembali, ternyata lagi lagi aku salah memilih
Sade Olutola
🪼

Kiana Khansmith
One Nice Bug Per Day

No title available

roma★
Cosmic Funnies
Show & Tell
Not today Justin
almost home
taylor price
d e v o n

tannertan36
we're not kids anymore.

Product Placement
he wasn't even looking at me and he found me
sheepfilms
Jules of Nature
TVSTRANGERTHINGS
Game of Thrones Daily
seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Germany
seen from China
seen from Türkiye
seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Poland

seen from United States

seen from Mexico

seen from Italy

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Poland
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye
seen from Italy
@laurasitohang
Ku pikir aku tidak salah pada pilihanku untuk membuka hatiku kembali, ternyata lagi lagi aku salah memilih
Tentang dia,
Serius atau becanda
Sungguh atau hanya singgah
Jodoh ataupun tidak,
Bukanlah urusan saya, itu perihal nanti.
Beri yang terbaik semampu mu memberi,
Lakukanlah yang terbaik
Tunggu lelahnya, tuntun setiap proses hidupnya
Jika ternyata diakhir cerita bukan kamu yang Tuhan tunjukkan untukku
Paling tidak kau adalah untaian doa dan masa-masa yang tidak kan pernah ku sesali
Disaat aku berani mengambil keputusan membuka lagi hatiku untuk orang baru, ada banyak ketakutan yang terlintas dibenakku tentang hadirmu.
Aku sangat takut melibatkan perasaan ini, aku takut nalarku menghancurkankan ku. Hatiku dan pikiranku berontak tentangmu.
Apa yang harus ku lakukan untuk rasa ini ?
Malam ini aku dilanda rindu yang membuatku ingat akan dirimu
Ingin berlari menjauh, tapi senyummu selalu hadir diingatanku
Yang membuat pikirku buntu padamu
Masih jelas teringat pelukanmu yang hangat
Masih jelas ku ingat khas aroma tubuhmu
Yang membuatku ingin selalu mengenangmu
"TOXIC RELATIONSHIP"
Cerita kisah mereka tidak berbanding terbalik dari kisah yang pernah aku alami. Bedanya Laura dan Novia sudah tidak ada lagi di dunia ini, memilih untuk pergi dari dunia yang kejam ini. Aku memilih untuk bertahan hidup dan berjuang menjalani hidupku walau begitu banyak orang yang berbuat curang atas diriku dihari kemarin. Pilihanku berjuang hidup bukan untuk membalas dendam atau amarah, tapi aku berdiri disini saat ini untuk menunjukkan kepada siapapun itu bahwa aku kuat.
Aku pernah menjalani suatu hubungan begitu lamanya, mencintai, mengemis pada orang itu untuk bertahan, diselingkuhi, memaafkan, diselingkuhi lagi, berkorban jiwa dan raga, membuang begitu banyak waktu untuknya. Dengan kejam dipermalukan dan direndahkan oleh keluarganya. Tapi dengan kekuatan doa aku dan keluarga tidak pernah terbesit untuk membalas semua hal yang telah terjadi padaku. Aku memilih meredam emosi yang bergejolak didada, dengan doa kepada-Nya aku bisa kuat dan memperbaiki mentalku yang down saat itu. Tidak mudah untuk memperbaiki semua itu, butuh waktu yang lama untuk aku bertemu banyak orang dan kembali ceria lagi seperti sebelumnya. Hilang rasa percaya diri begitu juga percaya kepada orang lain. Tuhan sangat baik padaku, dia selalu punya cara untuk mengembalikan senyum yang hilang itu.
Hidup terus berjalan, waktu untuk mendendam tidak ku pergunakan dalam membalas perbuatan yang telah menyakitiku. Karena pembalasan adalah haknya Tuhan, bukan hak manusia. Ikhlas adalah obat paling ampuh untuk kembali berdiri lagi.
Saat mendengar cerita mereka, aku kembali berada diwaktu saat aku mengalami kejadian itu. Tidak ingin mengingat, tapi memori tentang itu terus melintas dibenakku. Diam, merenung, dan menangis, saat ingin ku pendam saja aku tak mampu.
Ada banyak pesan dari cerita ini. Jangan mencintai seseorang terlalu dalam sebelum kita mencintai diri kita sendiri. Mencintailah selayaknya, jangan berlebihan. Porsi mencintaimu yang berlebihan cukuplah pada Tuhanmu. Ketika kita mengalami toxic relationship (Hubungan yang tidak sehat/baik) menjauhlah perlahan. Karena kamu tidak akan selamat dalam menjalani hubungan seperti ini. Jangan coba-coba bertahan mencintai orang yang melakukan kekerasan, berkhianat, dan tidak bertanggung jawab. Kita perempuan berhak bahagia, jangan terlalu menggantungkan dirimu kepada seseorang itu. Sendiri lebih baik, ada banyak teman-teman yang menemani kamu kok. Semangat yah, jangan pernah sendiri untuk melalui permasalahan hidup. The sun will rise and shine again for u :)
Ada begitu banyak rindu untukmu
Tapi bibir ini tak mampu untuk berucap
Hanya hati yang bisa berbicara
untuk diriku, maaf aku terlalu menyiksamu dengan semua kebodohan yang selalu terulang.
dia bukan sibuk, tapi dia sengaja menghindar dari kamu
HIDUP BUKAN UNTUK GILA DIHARGAI ORANG LAIN
Ketika kau melakukan sesuatu untuk orang lain, jangan pernah minta dibalas pamrih. Tapi lakukanlah dengan ikhlas dan sebuah ketulusan yang murni dari dalam hatimu.
Hidup juga bukan untuk gila dihargai seseorang, jangan !! Karena ketika kau melakukan sesuatu untuk sesama dengan ikhlas maka Tuhanmu yang akan membalas semua kebaikanmu.
-Laura
Kita berhak mengetahui seseorang itu beneran baik atau memanfaatkan kita. Dengan cara apapun itu untuk mengetahuinya. Ternyata dari survey yang aku lakukan banyak justru yang memanfaatkan kesempatan.
Saat ini untuk pura-pura terlihat baik tidak mungkin, karena memang nyatanya saat ini hatimu sedang kacau.
Perihal soal pasangan hidup aku tidak ingin main-main harus selektif.
Bukan hal yang mudah untuk menjalani rumah tangga dengan lelaki yang bukan inginku.
Mungkin terlihat egois tapi inilah aku
Bukan tidak banyak lelaki mapan yang siap untuk menikahiku
Tapi aku selalu menolak
Dengan berbagai alasan apapun yang ga masuk akal
Sampai membuat keluarga menyerah untuk hal ini
Kenapa?
1. Pilihlah pasanganmu sesuai dengan keinginanmu, bukan pilihan keluarga.
2. Saat kau memilih tidak ada rasa penyesalan, karena itu pilihanmu.
Selain itu ada ketakutan lain dalam hatiku untuk menikah dengan lelaki mapan.
Saat kita menjalani rumah tangga dengan lelaki mapan dan posisi kita jauh sekali dari dia.
Sedikit lebihnya posisi itu pasti dianggap remeh oleh dia atau pun keluarganya untuk kedepannya (salah jg sih aku terlalu mendahului Tuhan wkwkðŸ¤)
Mungkin sebagian dari mereka berpikir kalau pemikiranku sangat sangat salah atau telalu kaku. Tapi ya inilah penilaianku untuk pilihan pasangan hidup.
Aku sangat sangat ingin menjalini hubungan dengan lelaki yang bisa diajak merintis bersama-sama. Karena asik aja kalo kita sama-sama merintis saat berumah tangga. Jadi kalau seandainya ada perdebatan atau kita pada berantem ga ada yang harus saling mengungkit hal apapun atau merendahkan pasangan.
Banyak teman² yg aku temui saat berumah tangga ada yg di hate mertua, ipar, atau disepelekan suami, hal ini jadi "momok" untukku.
Makanya aku terlalu selektif sekali untuk hal ini, bukannya aku bilang diriku sudah baik banget yaa !! Tidak sama sekali, aku juga bukan wanita perfect. Aku aware banget masih banyak kekurangan dalam diriku. Tapi hal ini emang penting, karena aku sangat butuh sosok lelaki yang bisa membawaku lebih dekat dengan Tuhan, mencintai keluarga dan paling penting tidak ringan tangan, apalagi yang mengeluarkan kata-kata kasar dari mulutnya. Makanya aku selalu berusaha untuk memantaskan diri dan mengoreksi lagi pribadiku, walau kadang suka gagal. Tapi aku selalu mau berusaha untuk memperbaiki diri, karena ketika kita sudah pantas maka Tuhan pun akan mempertemukan kita dengan orang yang pantas. Sekian 😊
Diluar sana banyak yang udah jadi yatim piatu. Bingung gatau mau cerita ke siapa, mau ngadu ke siapa? Belum tentu kita cerita ke sodara bakal didengarin dengan tulus atau sayang ke kita. Aku emang bukan anak yang baik, banyak kesalahan yang ku lakukan. Tapi menurutku, ketika kita pernah mengungkapkan kesalahan dan meminta maaf sama orangtua, akankah lebih baik tidak melakukan kesalahan itu lagi. Kalau harus mengulang kesalahan itu terus menerus itu namanya pembodohon terhadap diri sendiri. So, change for the better according to your version. Kita memang ga bisa jadi yang sempurna, tapi berubahlah untuk lebih baik. Kalau kita merasa sukar, coba lagi sampai bisa. Yakinlah pada dirimu sendiri, orang lain bisa berubah jadi lebih baik kenapa kamu ga bisa? Sudah cukuplah membuatnya sedih, kalau tidak bisa kasih materi jangan pernah buat beban pikirannya. Itu udah lebih dari cukup menurutku.
Aku selalu bersyukur dalam kondisi apapun
Sehat atau sakit
Baik atau buruk
Itu adalah hal terbaik yang diberikan Tuhan padaku
Aku tidak bisa mengatakan pada Tuhan, "jangan dong Tuhan nanti aja, aku tidak mau ini, aku menginginkan ini".
Keadaan apapun itu adalah anugerah, yang ku lakukan hanya bersyukur.
Setiap pagi hari aku hanya berdoa dan meminta,"sanggupkan dan kuatkan aku menjalani hari ini, Tuhan. Aku bersyukur dengan sakitku ini, karena sakitku adalah peluntur dosa-dosaku".
Terimakasih untuk obat-obat yang selalu menemaniku selama 3th.
Ayo temani aku berjuang menghadapi sakit ini :)
Dokter hanya bisa memvonis, tapi kekuatan Tuhan akan mengalahkan segalanya
Kemarin hanyalah bagian yang lalu, tapi jejaknya terbawa hingga hari ini.
Masih segar di ingatan binar matamu hari itu, saat kuputuskan kalau cinta punya rupa, maka kamu orangnya. Namun, aku menyimpannya begitu lama dan seorang diri.
Sebab sudah sewajarnya kedekatan ini tidak pernah bermaksud lebih. Terasa gila kalau suatu hari aku akan mempersunting, di saat yang lain telah mengisi posisi penting di hatimu.
Asaku surut, pelita harapanku padam. Hingga hari ini perasaan ini terkubur dalam, tidak ada maksud untuk mengungkit dan mengungkapkan, sebab
mengenangmu menyesakkan jiwa.
Sumbawa, 16 Februari 2021