
Discoholic 🪩
KIROKAZE

Janaina Medeiros
Game of Thrones Daily
Monterey Bay Aquarium
trying on a metaphor
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Peter Solarz

@theartofmadeline
YOU ARE THE REASON
Stranger Things
d e v o n
dirt enthusiast
Mike Driver
NASA
No title available
macklin celebrini has autism

No title available

No title available
No title available
seen from Uzbekistan
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Panama
seen from Panama
seen from United States

seen from Netherlands

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Hungary
seen from United States
seen from France
seen from Germany
@listenwithoutoffendingbn
La illaha ilAllahu, waHdahu la shareeka lahu, lahul Mulku, wa lahul Hamd, wa Huwa ala kulli shaiy'in Qadeer ‘None has the right to be worshipped except Allah, alone, without partner, to Him belongs all sovereignty and praise, and He is over all things omnipotent.’ La ilaha illal-lah, wahdahu la shareeka lah, lahul-mulku walahul-hamd, wahuwa AAala kulli shay-in qadeer.
I highly recommend being quiet.
I was never the one that got away, I was the one who never even got the chance.A once-in-a-lifetime kind of soul that most only meet when they’re not ready.
Aku bukan cerita untuk diulang,aku cuma ingin jadi doa yang akhirnya Allah makbulkan,bila masa dah tiba.
Kadang…iman tu bukan tentang yakin sepenuhnya.Tapi tentang masih berdoa walau hati kau sendiri dah tak pasti.
Masih melangitkan doa yang sama,doa yang entah berapa kali dah kau ulang.
Dan akhir-akhir ni,kau mula rasa macam…“Ya Allah, adakah kali ni Kau nak makbulkan?”
Padahal… masa depan pun kau tak nampak. Langsung tak yakin.
Tapi setiap kali kau tunduk dan berdoa,kau tetap cuba yakinkan diri, yakinkan hati, berkali-kali…
“Aku hamba, dan Kau Tuhanku.Aku tak punya kuasa, Ya Allah…tapi Engkau Maha Berkuasa.”
Dan di situ…di antara ragu dan doa yang berulang, itulah iman. Walaupun wujudnya seperti ombak, yang ada pasang surutnya, ia tetap hadir meski badai datang menghempas.
Life hits hard sometimes but faith hits back stronger.
Ibn al-Qayyim said: Patience is to hold yourself from complaint. You don’t lose when you wait for Allah you grow."
Cara terbaik menghilangkan hasad dalam diri bukan dengan memaksa melupakan, tapi dengan mendoakan.
Doakanlah ia, yang mungkin kau iri atas nikmatnya, atas karunia yang tampak lebih indah di matamu.
Ucapkan dalam hatimu:
“Ya Allah, limpahkanlah keberkahan padanya, dan cukupkanlah hatiku dengan rasa syukur atas apa yang Kau berikan.”
Sebab hasad itu seperti api kecil, membakar hati pelan-pelan hingga tak menyisakan ruang bagi ketenangan.
Dan satu-satunya air yang mampu memadamkannya adalah doa yang lahir dari ketulusan.
Jika engkau mampu berbahagia atas kebahagiaan orang lain, maka di situlah tanda bahwa hatimu mulai sembuh.
Sebab kebaikan yang kau doakan untuk saudaramu, tak akan luput kembali kepadamu dalam bentuk yang jauh lebih indah, di waktu yang telah Allah pilih.
@clichemistry
Kau belajar tersenyum bahkan saat letih sudah menembus tulang.
Sampai akhirnya, di satu malam yang damai,
kau menyadari
hidup ini bukan tentang siapa yang paling kuat,
tapi siapa yang paling pandai bertahan tanpa terlihat patah.
Aku lelah. Rasanya tubuh ini cuma cangkang yang digerakkan oleh sisa niat. Nafas pun seperti enggan menetap terlalu lama di dada. Tapi kalau soal tertawa, aku masih tertawa. Karena entah kenapa masih bisa. Mungkin karena tertawa adalah sisa perlawanan paling jujur dari manusia yang belum benar-benar menyerah.
Akan kuadukan kau pada Tuhan. Bukan karena aku ingin Ia menghukummu, tapi karena hanya Ia yang sanggup menampung getirku tanpa menilainya. Aku akan bilang pada-Nya: “Tuhan, lihat makhluk-Mu yang satu itu. Aku sudah tak tahu harus bagaimana menyikapnya. Apakah harus memaafkan, melupakan, atau sekadar berhenti peduli.”
Sesaat akan kubiarkan hening menelan semua kalimat lainnya yang sempat ingin keluar. Lalu, pelan, akan kulanjutkan lagi dengan, “Tuhan, jika esok aku belum pulih, biarkan aku tetap hidup dengan pelan. Tak perlu gagah, asal masih bisa bersyukur.”
Lihat saja. Akan kuadukan kau. Akan kulakukan.
sakit hati menyapa diri.. Aduhai.. 😔