Merah Putihmu Kini..
Tangisan mengiringi penutupan euforia kemerdekaanmu..
Penghujung bulan yang seharusnya menatap langkah maju..
Berubah menjadi kemunduran yang tak tentu..
Hanya ada ratap pilu dari rakyat yang ingin mengadu..
Belum turun benderamu..
Masih gagah berkibar diiringi abu..
Warna merahnya tercoreng rakusnya wakil rakyatmu..
Warna putihnya dinodai kotornya tangan para elitmu..
Lembayung sudah mengantung di ujung waktu..
Menjemput malam yang penuh ragu..
Menutup hari dengan getir dan peluh..
Menyisakan harap dalam kebenaran yang semu..
Gelap malam mulai menjelang..
Menemani lelah yang mulai menyerang..
Mungkin saatnya untuk merenung sejenak..
Mendinginkan kepala untuk kemudian beranjak..
Sambil turunkan bendera setengah tiang..
Karena matinya nurani dan empati para elit yang hanya bisa ongkang-ongkang..




