Hallo
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Xuebing Du

❣ Chile in a Photography ❣

Product Placement
NASA

pixel skylines
art blog(derogatory)
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
dirt enthusiast
todays bird

oozey mess
KIROKAZE
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Kiana Khansmith

tannertan36

Love Begins
tumblr dot com
Cosmic Funnies
taylor price
noise dept.
seen from United States
seen from United States
seen from India
seen from United States
seen from Mexico
seen from Mexico
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Austria

seen from United States

seen from United States
@nurasfaniasih
Hallo
Sesukses apapun dirimu, itu tidak akan dianggap cukup oleh orang yang tidak tepat untukmu. Jika dia orang yang tepat, saat kamu sedang jatuh pun, dia tetap akan menganggapmu berharga untuknya.
Bandung, 5 Desember 2017 // A.W. (via surat-pendek)
Jangan sembarang orang kau persilahkan singgah.
Boleh jadi orang itulah yang akan membuat hatimu patah.
Bersabarlah dengan hati yang kian gundah.
Karena kekecewaan akan segera merekah.
Taurus16
Semacam gula tapi garam “Fake people”
MHDWY
Seperti sedang berbicara kepada cermin yang buram.
Jelas namun nyatanya samar-samar.
Seolah berharap sesuatu yang Tuhan haramkan.
Melepas kenangan dan bercumbu kesepian.
Taurus16
161.
Riuh kata-kata berterbangan di kepalaku mencari kata-katamu pada puisi dari masa lalu ketika kita belum berhenti Meski tak kutemukan apa-apa aku ingin tetap mencarimu Seperti aku ingin tetap mencintaimu Tetapi aku mencintaimu dari jauh boleh atau tidak dibolehkan aku tidak peduli Aku tetap mencintaimu Kau tak perlu menerimanya Aku akan cukup hanya dengan kata-katamu dan puisi-puisi yang bukan untukku Karena aku tidak berharap Selain, sisakan aku dalam puisimu.
Sedang Ingin Mengingat Saja
Ternyata, sesuatu yang sederhana justru menjadi yang paling sulit dilupakan. Setidaknya, setelah almanak berganti sepuluh kali, aku baru menyadari bahwa percakapan-percakapan di masa silam masih hidup di dalam kenangan-kenangan berbentuk ponsel tua dan usang.
Membacanya kembali serupa menyelami lautan dingin—begitulah sikap yang kautunjukkan padaku setelah jarak menjadi dinding di antara kita. Percakapan pertama yang begitu membekas; ketidakpercayaan diri yang dulu sekali meranggas keberanian, bicara denganmu serupa memusatkan energi begitu besar.
Aku begitu bodoh di waktu itu. Membiarkan detik menjahit dirinya sendiri sampai akhirnya aku mengirimimu sebuah pesan teks—pesan yang menjadi titik permulaan dari perasaan yang kelak kita jahit bersama. Atau setidaknya, aku yang merasa begitu.
Membaca kumpulan pesan-pesan ini membuatku berpikir kembali. Siapa yang salah di antara kita? Kamu yang menyalahkan kepergianku ke kota lain atau aku, yang membiarkan perjalanan kita bergerak tanpa tujuan yang jelas.
Aku tidak pernah benar-benar mengatakannya padamu. Kaulah yang mempertanyakan.
Tiada jawaban yang jelas, kau memutuskan untuk mulai menjaga jarak—tidak dengan hatimu. Meski bibirmu berkata sebaliknya, melalui pesan demi pesan yang kita tukar aku begitu yakin bahwa pelan-pelan kita mulai memperbaiki jarak itu.
Membaca semua itu saja sudah menerbitkan senyum lagi di bibirku. Setelah sekian lama semua kata-kata membeku—mati ditikam kebodohan sendiri.
Semoga kau baik-baik saja. Aku hanya sedang ingin mengingat saja.
Jakarta,
29 Maret 2019
Sampai Nanti
Sayang, ternyata Tuhan lebih sayang kamu. Dan aku akan ikhlas melepasmu. Akan. Aku akan berusaha. Sebisaku. Semampuku.
Maaf jika aku masih menangis tiap aku mengingatmu. Aku bodoh ya? Kenangan bahagia tentang kita malah aku kenang dengan air mata.
Sayang, kamu rindu aku juga kah? Tuhan mengizinkanmu merindukan jiwa yang masih di bumi kah? Aku harap Tuhan berbaik hati padamu. Sekali saja. Menukarkan segala doa-doa yang aku lantunkan penuh air mata dengan sebuah izin agar kau kembali sekali saja; meski hanya dalam mimpi.
Sayang, aku menangis lagi. Entah, sekuat apapun aku bertahan, aku tetap saja menangis lagi. Maaf ya, tampaknya aku tidak bisa menepati janji yang kita buat dalam waktu dekat. Berat badanku turun akhir-akhir ini, kamu jangan marah ya? Sebulan ini aku jadi sering sakit-sakitan, maag-ku sering kambuh, katanya akibat aku stress berlebihan. Aku juga jadi sering melamun dan mengurung diri, menunggu kamu datang menjemputku seperti biasa untuk jalan-jalan walau ternyata kau tak kunjung ada. Tak apa, aku akan tetap menunggu kok. Kamu tenang saja.
Oh iya, film-film action kesukaanmu tahun ini banyak yang bagus-bagus loh! Ayo dong jemput aku, aku yang traktir deh kali ini, pulangnya seperti biasa kita mampir makan malam di tempat itu. Eh iya aku juga lihat ada banyak sekali tempat-tempat romantis baru loh, gimana kalau akhir pekan ini kita pergi ke sana? Aku bosan instagramku isinya hanya tentang tanah coklat, batu nisan, dan puisi-puisi panjang. Aku mau foto berdua lagi. Boleh?
Sayang, aku kangen. Aku nggak gengsi lagi nih bilang kangen duluan! Ayo dong ketemu, aku harus nunggu berapa lama lagi?
Sayang, Bolehkah aku mengingkari janji yang dulu kau pinta sebelum menutup mata? Tentang, keharusan untuk bisa kembali jatuh cinta?
Aku tahu. Aku tahu kau tak akan kembali. Hanya saja, bodohkah aku bertingkah selayaknya kau masih ada? Menunggumu, selayaknya masih ada kesempatan kembali di satu waktu?
Aku dimiliki oleh dia, seseorang yang tak akan pernah bisa aku miliki.
My reality. // A.W.
Jakarta, 24 Agustus 2018.
(via surat-pendek)
Sometime someone hurts you so bad, it stops hurting at all. Until something makes you feel again And then it all comes back Every word Every hurt Every moment How could you ever understand where I come from Even if you ask, even if you listen You do not really hear, see or feel You don’t remember my story You haven’t walked my path You haven’t seen what I’ve seen. My past defines me This is who I am I am unseen, unheard, unwanted That is what I am If even I am anything. It seems like the same thing that held me up, forces me down The world turned upside down Order disappeared Nothing was how it was supposed to be And a heavy sadness filled my soul. Deeper and deeper I fell within myself And nothing could draw me out Trapped in the misery of my life Lost in the sorrow of my soul Unable to see the light Unable to see the dawn To feel To hope To dream. I found the darkest days of my life kept coming The blackest nights for my soul never stopped It seemed like it was always nighttime and nightmares And never morning And maybe you wonder why But mostly you try not to think about it And try to get by And try to survive And all the other stuff seems so much like nothing Compared to just wanting the most important things back again
Removed (via thissysekkeepsspinningg)
Sudah beberapa hari ini, aku tidur tanpa bermimpi. Setidaknya aku bisa lega karena kamu sudah lagi tidak muncul dalam mimpiku.
Andira W.
Bandung, 4 Maret 2019.
“Di dunia Tumblr, orang-orang berbicara dengan hati. Dan semuanya layak untuk dicintai.”
—
Tak akan ku kejar hatimu yang kian menjauh, Ketidakmampuan ku menahan raga dan jiwamu, Seakan mengikhlaskan semua kisah yang berlalu, Selamat jalan tuan perayu, semoga kelak hatimu akan merasakan derita sepertiku.
Taurus16
Aku tau aku keras kepala. Kadang aku marah di masalah-masalah kecil. Kadang aku mengeluh di hal-hal yang biasa. Ada hari di mana aku bahagia sekali, tapi ada juga hari di mana aku bosan dengan diriku sendiri.Jadi jika kau bosan, aku tidak menyalahkanmu. Tapi jika aku boleh meminta, tolong jangan menyerah.
(via mbeeer)
Aku tidak ingin merindukan seseorang yang ternyata juga sedang dirindukan oleh orang lain.
Andira W.
Bandung, 20 Februari 2019.
Tidak perlulah terlalu dikejar. Seperti bumi dan bulan, akan ada masanya ia bertemu dalam satu garis lurus.
—ibnufir
Dear Future Spouse, I don’t want much. I don’t need much. All I need is someone to lead me to Jannah. All I need is someone that will help me fight this Dunya and enter Jannah. All I need is someone who will bring me closer to the one who created me. This is all I want and all I need. ~ Insha’Allah 🌹 @workforjannah __________________________________________________ For more posts like this follow @workforjannah ❤️