Allah, jika kau tak bisa memberiku keturunan, aku mohon panjangkan umurku dan sehatkan tubuhku untuk hidup lebih lama lagi bersamanya..
Maafkan aku ya Allah, karena selain mencintai-Mu, aku juga mencintai ciptaan-Mu ini..
Takalar, 21 Juni 2026
One Nice Bug Per Day
TVSTRANGERTHINGS
styofa doing anything
hello vonnie

shark vs the universe
YOU ARE THE REASON
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Andulka
Mike Driver

izzy's playlists!
noise dept.
Game of Thrones Daily
RMH
art blog(derogatory)
AnasAbdin

No title available
Sade Olutola
dirt enthusiast

★

@theartofmadeline
seen from Türkiye
seen from Belarus

seen from Brazil

seen from Denmark
seen from Bangladesh
seen from Bangladesh
seen from Türkiye
seen from Italy
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from South Africa
seen from Denmark
@nurhajarhajar
Allah, jika kau tak bisa memberiku keturunan, aku mohon panjangkan umurku dan sehatkan tubuhku untuk hidup lebih lama lagi bersamanya..
Maafkan aku ya Allah, karena selain mencintai-Mu, aku juga mencintai ciptaan-Mu ini..
Takalar, 21 Juni 2026
Teruntuk mama..
Hujan kali ini membawa rindu yang teramat dalam. Bagaimana tidak, tepat hari ini adalah hari kepergianmu menghadap Sang Pencipta. Hanya Do'a-do'a terbaik yang selalu aku kirimkan disetiap sujudku. Untukmu Mama, InsyaAllah Surga menantimu..
Dari Anakmu yang setiap saat merindukan pelukan hangatmu..
31 Desember 1966 - 22 Januari 2018
Dalam tidurku ada dua mimpi yang paling menyedihkan
Pertama, mimpi berkumpul dengan keluarga, yang begitu realistis padahal kenyataannya aku sedang di rantau
Kedua, mimpi hamil dan memiliki anak, padahal kenyataannya aku adalah pejuang dua garis
Bangun-bangun langsung berasa nyeseknya :")
Jika manusia tidak menyukaimu, maka yang tidak menyukaimu hanyalah manusia; lalu apa yang membuatmu sengsara karenanya? Dan jika manusia mencintaimu, maka yang mencintaimu hanyalah manusia; lalu apa yang membuatmu lupa diri karenanya?
Sudah sangat kita ketahui bersama, soal mencari ridha manusia itu melelahkan, karena manusia yang memiliki sifat hati yang gambang berubah, sesuai pada mau dan nafsunya.
Semoga, sabda Nabi ini bisa menjadi acuan kita dalam menjalani kehidupan, bahwa Nabi mengatakan
من التمس رضا الله بسخط الناس رضي الله عنه وأرضى الناس عنه، ومن التمس رضا الناس بسخط الله سخط الله عليه وأسخط عليه الناس.
"Barang siapa mencari ridha Allah meskipun manusia tidak menyukainya, Allah akan meridhainya dan menjadikan manusia ridha kepadanya. Dan barang siapa mencari ridha manusia dengan membuat Allah murka, Allah akan murka kepadanya dan menjadikan manusia pun murka kepadanya." (HR. Tirmidzi)
Tadi sempet baca kata-kata bagus,
"ngeliat dia ngelanjutin hidupnya tanpa menoleh ke arahku sedikit saja, rasanya malu kalo masi kangen sama kenangannya."
Dan jujur aja, kalimat itu agak ngena.
Kayak tiba-tiba ada bagian lama di kepala yang kepanggil lagi.
Bukan karena aku pengen balik ke masa lalu, tapi karena rasanya masih ada sisa yang belum sepenuhnya selesai di dalam diri sendiri.
Dia udah jalan jauh banget sekarang, udah bisa ketawa lepas sama hidup barunya, sementara aku masih kadang berhenti di momen kecil yang dulu pernah berarti.
Hal-hal sepele yang mungkin buat dia udah nggak penting lagi.
Kadang aku ngerasa aneh sendiri, kenapa masih inget hal-hal kecil begitu. Padahal buat dia mungkin semua itu udah jadi bagian yang selesai.
Dan aku masih aja kadang nyari jawab darisesuatu yang nggak lagi nyari aku.
Kadang aku mikir, ini sebenernya rindu atau cuma kebiasaan yang kebetulan belum berhasil aku lepasin sepenuhnya. Soalnya kalau dibilang masih berharap, aku juga nggak tau. Tapi kalau dibilang udah bener-bener lepas, juga belum sepenuhnya. Ada hari di mana aku ngerasa udah baik-baik aja, tapi ada juga malam di mana semuanya tiba-tiba balik lagi. Dan aku cuma bisa diem sambil mikir, kok masih kebawa ya.
Di satu sisi aku pengen bener-bener lupa, biar bisa jalan tanpa ngerasa ada yang masih ketinggalan.
Tapi di sisi lain, bagian dari diriku masih nyimpen hal-hal kecil itu.
Entah karena masih berarti, atau karena belumsanggup ngelepasin sepenuhnya. Lucunya, yang aku simpen mungkin udah lama dia tinggalin.
Dan sadar hal itu kadang bikin malu sendiri.
Bukan karena masih kangen, tapi karena belum sepenuhnya berhenti.
Mungkin yang paling nyakitin bukan dia yang udah berubah, tapi sadar kalau yang aku tunggu sebenernya udah lama pergi.
Dan yang aku harapin buat balik, ternyata nggak pernah niat balik.
Kadang rasanya kayak nunggu kereta di stasiun yang udah tutup. Tetap berdiri, padahal tau nggak ada lagi yang dateng. Dan yang tersisa cuma diri sendiri yang belum bisa bener-bener pergi. Padahal semua tanda sebenernya udah jelas dari dulu.
Jadi sekarang aku coba jalan pelan-pelan aja. Nggak maksa diri buat lupa semuanya, tapi juga nggak terus-terusan balik ke hal yang sama.
Belajar nerima kalau ada hal yang emang cuma boleh jadi kenangan. Nggak semua yang pernah berarti harus dibawa terus. Dan mungkin nggak apa-apa kalau belum sepenuhnya sembuh. Yang penting nggak berhenti buat jalan ke depan.
Batu bara, 11 Juni 2026
Bisa jadi,
IBADAH TERPANJANGMU adalah BERPRASANGKA BAIK pada takdir Allah. ✨️
Jika aku mati nanti, apakah kematianku akan berhasil?
Setelah banyak diskursus dari yang santai hingga serius tentang keberhasilan, aku akhirnya sampai pada pertanyaan ini. Sejak aku berdamai dengan banyak kegagalan, aku cukup percaya diri mampu menerima setiap tumbang dan jatuhku, apapun itu.
Namun kepergian orang-orang di sekitarku membuat aku lebih memilih, mana yang lebih layak untuk dijadikan pedoman hidup, keberhasilan seperti apa yang kuinginkan dan harus aku capai tanpa gagal sesenti pun.
Kematian adalah hukum mutlak yang akan terjadi kepada setiap yang bernyawa, lalu apakah pada keharusan ini, keharusan untuk berhasil itu ada? Jika iya, kematian seperti apa yang berhasil?
Menyedihkan ketika semua mata bisa terlelap nyenyak, sementara matamu terus terjaga karena pikiran yang berisik.
Bandung, 3 Juni 2026
@monicasyarah
“Barangkali, dewasa memang soal menerima: bahwa tidak semua ketulusan akan diperlakukan setara.”
Jangan suka membandingkan antara dirimu dan orang lain. Karena setiap manusia memiliki kondisi yang berbeda. Contohnya diantara kita,
"Bedanya adalah aku tidak takut ada di posisi kamu, tetapi kamu takut jika ada di posisiku"
Aku tak ingin pulang jika bukan ke pelukanmu dan tak ingin menetap jika bukan di hatimu; aku tidak mau yang bukan kamu.
©Fajar Sidiq Bahari (@fajarsbahh)
Jeda yang terlalu lama, kadang lupa cara kembali.
Dianggap biasa, padahal hati tak lagi terpaut.
Sayangnya, ternyata bukan sedang diberi ruang mengejar yang tertinggal, tapi memang sedang dijauhkan.
tulis seseorang حفظها الله
Lalu di ujung ceritanya tentang penuntut ilmu, ia menambahkan,
"Ilmu itu bener bener cahaya Allah, dia gak akan bertempat di hati yang Allah ga kehendaki ada disana."
Sebuah nasihat yang begitu clear, tentang bagaimana seharusnya kita serius dalam menuntut ilmu syari, jangan bermudah mudah mencari udzur untuk menunda atau berleha leha.
Ya Allah, mudahkan kami untuk istiqomah dan bersungguh sungguh menuntut ilmu. Aamiin
tentang tabur tuai
Allah Swt. dengan tegas bilang: tidak ada balasan kebaikan selain kebaikan pula. Allah juga bilang: setiap perbuatan manusia pasti ada ganjarannya. seharusnya, kalimat-kalimat ini cukup untuk membuat kita berpikir seribu kali sebelum berkata, sebelum bersikap, sebelum bertindak--bahkan sebelum berpikir. seharusnya, kita hati-hati.
jangan perlakukan orang lain dengan cara yang kita tidak ingin diperlakukan. perhatikan caramu bicara, melirik atau menatap, bahkan memposisikan badan. adakah yang berpotensi menyakiti?
jangan mengambil yang bukan hak kita apalagi menzhalimi hak orang lain. kalau sesuatu yang kamu punya diambil / direbut orang lain, kamu mau?
jangan mendoakan keburukan bagi orang lain. bagaimana kalau malaikat mengaminkan agar doa itu justru kembali kepadamu? kepada keluargamu?
jangan membicarakan keburukan orang lain. ingat kamu hanya beda dosa. mudah sekali bagi Allah untuk menjerumuskan kamu ke sana juga.
jangan mencela keputusan hidup orang lain. kamu nggak pernah tau apa yang ada di bawah permukaan. belum tentu kamu bisa mengambil keputusan yang lebih bijak kalau kamu ada di posisinya.
jangan iri dengan hidup orang lain. mungkin kamu menginginkan kebahagiaannya, tapi percayalah kamu tidak menginginkan penderitaannya.
jangan manipulatif: menyakiti orang lain dan malah teriak-teriak kalau yang disakiti membela diri. apalagi menggunakan ketidakbenaran untuk menyerang. bereskan luka pengasuhanmu supaya kamu nggak meneruskannya kepada siapa-siapa.
jangan menyalahkan orang lain atas perbuatanmu, ketidakmampuanmu, atau ketidakbahagiaanmu. pada satu titik, ketenangan hidupmu adalah tanggung jawabmu sendiri. selanjutnya tetap begitu.
jangan suka mengolok-olok. ingat Allah Maha Memuliakan, tetapi juga Maha Menghinakan. jangan menertawakan orang lain kalau kamu tidak mau ditertawakan malaikat.
jangan merasa lebih baik apalagi mulia dari orang lain. kamu tidak tau taubatnya. barangkali Allah lebih menyayanginya. lagipula, mudah sekali bagi Allah untuk membuka aibmu di hadapan seluruh dunia.
jangan menyimpan dendam. yang pelan-pelan mati karena dendam itu kamu, bukan orang lain yang kamu dengki terhadapnya. belajar memaafkan. mulai dari dirimu sendiri mungkin?
urusan sama manusia rumitnya berkali-kali lipat. bisa jadi suatu hari kamu menyesal, tetapi akibat yang kamu perbuat masih tertinggal pada orang lain. bisa jadi suatu hari kamu meminta maaf, tetapi belum tentu dia memaafkan.
balasan atas perbuatan kita itu bukan soal akan atau tidak, tetapi soal kapan. tetapi ingatlah, Allah Maha Pemaaf dan rahmat Allah tiada terhingga. mumpung masih ada waktu, minta maaflah. kalau malu, mintalah maaf melalui Allah. minta Allah menyembuhkan siapa saja yang pernah kamu lukai. minta Allah melembutkan hatinya untuk memaafkanmu.
semoga rahmat Allah melingkupi kita.
barangkali ada
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: telah babak belur, terseok-seok berjuang menjaga keimanan, pikiran, perasaan, ucapan, tulisan, perbuatan.
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: merasa hidup kadang tidak adil, nyaris memutuskan tidak sanggup melalui badai dunia, bingung takdir mana yang ujian mana yang hukuman.
barangkali ada di antara teman-teman yang sama seperti saya: kecewa berkali-kali, patah hati sampai tidak ada yang bisa dipatahkan lagi. tercerai-berai, tetapi entah mengapa Allah kuatkan lagi.
barangkali ada di antara teman-teman yang ingin Kembali dan Sembuh sama seperti saya: Kembali kepada jalan Allah yang Dia ridhoi, bertaubat setaubat-taubatnya, memohon keberkahan hidup, dan mendambakan kepulangan yang paling lembut. lalu Sembuh, punya keyakinan untuk melangkah lagi, setiap hari, setapak demi setapak. hidup dengan kebahagiaan dan ketenangan yang sunyi.
menyambut sepuluh hari terbaik, izinkan saya menemani kamu. atau mungkin, tolong temani saya. yuk kita sama-sama Kembali dan Sembuh. dan semoga Allah menjadikan kita sebersih hari kita dilahirkan ke dunia.
buku Doa Arafah ini panjangnya 80 halaman B6 atau A5. memuat semua Asmaul Husna dan banyak doa Qurani dan Sunnah. sengaja disusun agar pada tanggal 9 Dzulhijjah--pada hari Arafah--saya (dan mas Yunus) punya bekal yang cukup perihal apa yang ingin diminta kepada Allah Swt. saya memperkirakan, buku ini akan habis dibaca sambil berdoa dalam sekitar 4-6 jam.
buku ini saya persembahkan juga untuk teman-teman Tumblr-ku, yang selalu jadi semangat saya menulis. gratis, tidak ada hak cipta, boleh disebarluaskan, boleh diedit sesuai kondisi diri. buku Kembali dan Sembuh dapat diunduh di sini.
kalau buku ini bermanfaat untukmu, kasih tau saya ya. boleh kirim DM, reply, atau reblog postingan ini.
selamat Kembali dan Sembuh. semoga Allah memelukmu selalu.
Sweethearts, ingatlah kamu punya Tuhan yang menerimamu apa adanya, menyayangimu lebih tulus dari siapapun, tidak melihat kekuranganmu, kondisi fisikmu, hartamu, kelamnya masa lalumu, dan segala hal yang berpotensi tidak disukai manusia.
Jadi jangan pernah merasa sendirian yaa, mendekat saja saat hatimu sedang lelah, dan terkadang memang harus dipaksakan :)
Yang paling menyedihkan bukan merasa tidak dibutuhkan… melainkan sadar bahwa keberadaanmu hanya dicari saat seseorang sedang merasa sepi.
catatan kecil - 18/05/2026 • 20:04 WIB
“Yang paling melelahkan bukan tentang terus memberi… melainkan sadar bahwa dirimu hanya diingat ketika seseorang sedang membutuhkan.”
Sangkaan yang baik, untuk hati yang bersyukur
Maka, di balik penundaan. Berbaik sangka, Allah sedang sempurnakan. Allah sedang memberimu waktu lebih untuk mempersiapkan kesiapan.
Di balik kehilangan sesuatu. Berbaik sangka, Allah sedang menguji keikhlasan untuk menerima yang lebih dari yang dimiliki sekarang.
Di balik kegagalan. Berbaik sangka, justru Allah sedang menyelamatkan dari sesuatu yang boleh jadi esok lusa tidak bisa kita tangani karena keterbatasan kemampuan.
Di balik yang sedikit. Berbaik sangka, Allah memberimu rasa cukup untuk tidak mudah bertindak berlebihan.
Di balik kekurangan. Berbaik sangka, Allah sedang memicumu agar terus belajar menambah kemampuan untuk perbaikan-perbaikan.
Maka, teruslah berbaik sangka untuk hal-hal yang di luar kemampuanmu dalam menerima segala alasannya. Semoga dengan begitu, hati tak mudah berkecil hati untuk setiap harapan yang belum juga berjodoh dengan waktu terbaiknya.
@azurazie_