Kita selalu mau mencari yang baik-baik, semoga kita juga berusaha menjadi yang terbaik :)
-Neneng Isminarti
Monterey Bay Aquarium
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

No title available
No title available

Kiana Khansmith

if i look back, i am lost
I'd rather be in outer space 🛸
TVSTRANGERTHINGS

#extradirty
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Three Goblin Art
almost home

祝日 / Permanent Vacation
styofa doing anything
Sweet Seals For You, Always
YOU ARE THE REASON
Alisa U Zemlji Chuda
Misplaced Lens Cap

tannertan36

roma★

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from Georgia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Sri Lanka
seen from United States
seen from Venezuela
seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Ukraine
@onengsz
Kita selalu mau mencari yang baik-baik, semoga kita juga berusaha menjadi yang terbaik :)
-Neneng Isminarti
Sabar, Butuh Proses, Lebih banyak Berdoa, Allah tau mana yang terbaik untuk Kau Neng, Dri dlu ka bilang neng jalani saja. Semua ada waktunya..
*Pesan Dari Sahabat*
Ada orang yang tidak saling sapa, tidak saling chat, tidak saling berkomunikasi. Tapi, sejatinya dia saling mendoakan :)
Semoga selalu seperti itu(Doa)~
- Neneng Isminarti
“When it comes, it comes”
—
Kalau sudah waktunya datang, ia tetap akan datang. Sulit untuk menjelaskan seperti apa itu sebenar-benarnya siap, toh juga akan selalu ada hal-hal tidak terduga selama kita menjalani kehidupan sampai saat ini.
Direncanakan nanti, bisa datang esok pagi. Dibayangkan masih lama, semesta seisinya bisa membuatmu harus menghadapi, sekaligus menjawab saat itu juga.
Lantas apa yang harus dipersiapkan? Dari beberapa hal yang saya pahami, kita bisa mempersiapkan sejauh apa yang kita tahu kalau hal tersebut bisa tiba-tiba datang menghampiri. Tapi tentunya juga semaksimal yang kita bisa, tidak dengan hal-hal yang memaksa, yang berpotensi menyebabkan kesulitan lain setelahnya.
Jika ada yang datang dalam waktu dekat, kamu sudah bersiap?
Surabaya, April 2020 @dannydzulfikri
Pertemuan Singkat..
Siang itu, terasa terik panas matahari.. Terburu buru, sampai sampai chat dia untuk menemani pada saat itu, karena waktu juga harus di kondisikan. Ada rasa senang yang hinggap, di barengi malu. Maklumlah Pertemuan Pertama. Memandang dia begitu membuatku bersyukur. Lebih dari Ekspektasi, Ah Masya Allah ciptaan Tuhan.
Beda dari orang orang yang ku temui sebelumnya. Ramah, baik, sopan, dan intinya the best. Terima kasih untuk kesekian kalinya.
Sempat ku berpikir "apakah aku pantas untuknya?".
Semoga kita bisa selalu memperbaiki dan memantaskan diri masing-masing.
Dia yang sikapnya sederhana karena dia paham tentang dunia hanyalah sementara, dan Akhirat adalah Tujuannya.
Mungkin benar dan memang benar, kita berjumpa untuk berjuang yang sama, tetapi akhir yang berjeda dan bahkan berbeda. Hueheh..
Kekaguman yang diam diam membuat perasaan ini tumbuh. Tapi, sebelumnya memang harus sadar. Mungkin suatu hari, hati mu bisa saja di patahkan melihat kebahagiaan dia bersama dengan yang lain.
Meski jauh di lubuk hati, seperti nya aku ingin bertanya bagaimana sebetulnya perasaanmu kepadaku.
Untuk hatiku, Tolong jangan berlebihan untuk yang ini :)
-Nengiss
And i hope the best always comes in life, always forever. For u and for me :3
-Nengiss
Catatan + tugas kek bintang dilangit yak.. Bintang kecil dilangit yang biru, amat banyak menghias angkasa. Klo ini na hiasi otakku sm pikiranku. Tolong ini pikiran harus ttp jernih👌🏻 -Nengiss
"Makasih ujian" :)
Karena sosokmu.., banyak yang bergegas "mau belajar"
Seenggaknya.., sosokmu mampu mengahadirkan pressure bagi orang² yang masih ada kewarasan dalam dirinya tuk mau belajar tanggung jawab atas dirinya sendiri, dan yang lebih luas dari itu
lihat landscape ini, indah sekali.
Kita selalu mau mencari yang baik-baik, semoga kita juga berusaha menjadi yang terbaik :)
-Neneng Isminarti
Pertemuan Singkat..
Siang itu, terasa terik panas matahari.. Terburu buru, sampai sampai chat dia untuk menemani pada saat itu, karena waktu juga harus di kondisikan. Ada rasa senang yang hinggap, di barengi malu. Maklumlah Pertemuan Pertama. Memandang dia begitu membuatku bersyukur. Lebih dari Ekspektasi, Ah Masya Allah ciptaan Tuhan.
Beda dari orang orang yang ku temui sebelumnya. Ramah, baik, sopan, dan intinya the best. Terima kasih untuk kesekian kalinya.
Sempat ku berpikir "apakah aku pantas untuknya?".
Semoga kita bisa selalu memperbaiki dan memantaskan diri masing-masing.
Dia yang sikapnya sederhana karena dia paham tentang dunia hanyalah sementara, dan Akhirat adalah Tujuannya.
Mungkin benar dan memang benar, kita berjumpa untuk berjuang yang sama, tetapi akhir yang berjeda dan bahkan berbeda. Hueheh..
Kekaguman yang diam diam membuat perasaan ini tumbuh. Tapi, sebelumnya memang harus sadar. Mungkin suatu hari, hati mu bisa saja di patahkan melihat kebahagiaan dia bersama dengan yang lain.
Meski jauh di lubuk hati, seperti nya aku ingin bertanya bagaimana sebetulnya perasaanmu kepadaku.
Untuk hatiku, Tolong jangan berlebihan untuk yang ini :)
-Nengiss
Teruntuk yang telah lama engkau simpan, teruntuk yang sudah lama engkau tahan, cukup sudah kau perjuangkan. Sudah saatnya kau lepaskan. Sudah saatnya
Ada kok waktunya untuk tenang, sebagaimana waktumu saat ini untuk bersusah payah
“Yang dulu diminta, sekarang sudah dipunya. Yang dulu dalam angan sekarang sudah dalam genggaman. Dulu kita begitu sering berada dalam lupa, dan saat ini, sekian banyak yang telah diberi, masih lalai kita syukuri.”
— Danny Dzf
Perjalanan itu bukan cuma tentang tujuan. Tapi juga proses.
Kalau hanya mementingkan tujuan, kita akan kehilangan momen momen langka, pemandangan pemandangan indah, orang orang baik yang tulus pada kita. Lalu perjalanan kita menjadi kering, sekedar perpindahan dari satu titik ke titik pencapaian lain, hingga di satu waktu kita akan merasa kesuksesan kita terasa begitu sepi.
Tapi bila kita hanya mementingkan proses, maka perjalanan hanya menjadi rentetan takdir yang tak pernah terselesaikan, cerita tanpa titik, paragraf tanpa kesimpulan dan begitu kita menua, kita masih penuh dengan kebingungan.
Alizeti, Jakarta
Tenang.
Tampaknya, goal hidup yang sebenarnya adalah mencapai suatu ketenangan. Tenang hati dan pikirannya. Tenang dalam beribadah. Tenang dengan sehatnya. Tenang kala tidurnya. Tenang dalam makan dan minumnya. Tenang dalam mengerjakan pekerjaannya. Tenang dengan harta yang ada digenggamannya. Tenang dalam menyelesaikan persoalan duniawinya. Dan segala bentuk ketenangan yang membuat hari-harinya terasa tanpa beban.
Dan semoga mendapat puncak ketenangan dalam wafat dan berpulang ke kampung akhirat-Nya.
Bandung, 08 April 2020.
Kita selalu mau mencari yang baik-baik, semoga kita juga berusaha menjadi yang terbaik :)
-Neneng Isminarti