Ada ya, manusia se-egois itu. Segalanya harus berpusat pada dirinya. Segalanya harus sesuai dan berdasarkan keinginannya. Semua berpatokan pada apa yg ia yakini. Enggan mendengar pendapat orang lain, enggan memahami penjelasan orang lain. Jika baginya benar, maka benar sudah. Tak ada satu hal pun yg bisa menentang kebenaran yg diyakininya. Se-egois itukah kau??
Jujur saja, kadang aku lelah begitu sangat. Tak mampu lagi hatiku menahan diri dari keegoisanmu. Kau begitu kekanakan. Namun kau selalu mengkambinghitamkan aku di segala debat yg ada. Parahnya, tak pernah sekalipun kau mau mengakui itu. Hatimu terlampau keras. Aku tak lagi punya kekuatan untuk sekedar membuatmu paham.
Maaf.. bukan aku membandingkan. Tapi, sejauh aku mengenal dan dekat dengan seseorang, tak pernah kutemui yg sekeras kau. Entah harus kusyukuri atau kusesali bertemu denganmu itu. Karena, segala sisi baikmu kalah akhirnya dengan 1 sifat egomu yg keras itu.
Cengkareng - 15 Maret 2019.
Korban Egoismu.














