Sunset Goodbye
Senja mengingatkanku pada perpisahan yang tak pernah kusangka.
Senyum hangat itu tak lagi menyapa, dan tangis tersembunyi di bawah atap berwarnakan merah jingga.
Senja dan langit yang meredupkan cahayanya.
Berpikir kebersamaan itu akan lestari selamanya, nyatanya seringkali harus merelakan kepergian ketika waktunya tiba.
Senja dan duka tanpa suara.
Tawa merdu yang tak terdengar lagi senandungnya, helaan nafas yang menyisip pada desiran angin menyampaikan keresahan yang merintih di dalam dada.
Senja dan langkah sunyi bersama dewasa.
Jalan yang terbentang di depan berkabut sepi mengaburkan pandangan mata. Namun apa daya, hal-hal yang terlepas tak lagi bersedia, tak lagi dapat didekap kehangatannya.
Kini sendirian, menepi bersama kenangan.
Langkah kaki berhenti di akhir petang, namun hati tetap melangkah ke masa lalu yang melekat dalam ingatan.
Jejak-jejak indah itu seakan enggan ikut tenggelam, ia seakan tak sudi membersamai sang matahari yang perlahan terbenam, menyembunyikan diri di balik tingginya bukit bebatuan.
—@melodirinai

















