Aku terjebak pada sekumpulan ingin yang hanya menjadi angan. Rencana yang berserak karena eksekusi tak nampak. Mulai jarang menulis, mulai enggan membaca. Entah kenapa. Ada saja alasan yang berbisik di kepala.
"Nanti saja, pekerjaanmu masih banyak."
"Setelah ini mungkin bisa."
"Ah, ide cerita yang ini biasa saja."
"Yakin mau nulis ini?"
"Coba baca yang lain saja dulu."
Dan banyak monolog lain yang tak lagi terekam tapi berhasil membuat impianku mendekam. Seperti kehilangan gairah hidup. Aku tak lagi tertarik dengan apa yang dulu bagiku sangat menarik. Menulis, membaca, menggambar, berkarya ... Rasanya aku mulai sering menyalahkan kesibukan di pekerjaan seolah kugunakan 24 jam untuknya.
Padahal tidak. Aku tidak sesibuk dan seproduktif itu. Aku teralihkan. Terlena. Terbuai. Dengan kesenangan yang entah apa. Scrolling IG, nonton youtube. Menyimak yang kadang tak habis kupahami.
Mungkin aku memang jenuh.
Atau brain rot itu benar telah menyerangku?
Sesekali ingin kabur dari penjara itu. Pikiranku jernih. Sadar ada yang tidak beres dan ingin bergegas bergerak lagi. Namun, tak lama. Aku terjebak lagi dan lagi saat sedikit semangat itu mulai longgar.
Aku ... Hah, jenuh ini atau fokusku yang tak menentu lagi.
















