“Only those who care about you can hear you when you are quiet.”
— Kushandawizdom
Acquired Stardust
i don't do bad sauce passes
No title available
noise dept.
No title available
Keni
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Mike Driver
almost home
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Monterey Bay Aquarium
Not today Justin

roma★
DEAR READER
Jules of Nature
todays bird

No title available
Show & Tell

No title available
cherry valley forever

seen from Mexico

seen from United States

seen from Italy

seen from United States

seen from Maldives
seen from Malaysia

seen from Saudi Arabia
seen from Israel
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from Belarus
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia

seen from China
seen from Italy

seen from Netherlands

seen from Netherlands
@semburathari
“Only those who care about you can hear you when you are quiet.”
— Kushandawizdom
Semoga ini bisa menjawab pertanyaan yang sama, yang masuk melalui DM Tumblr, mohon maaf saya tidak bisa jawab satu persatu. 🙏
BELENGGU
Tentang perasaan tidak baik-baik saja yang sedang membelenggu hati, Allah mengetahuinya meski tak sepatah katapun terdengar dari bibirmu.
Tentang perasaan menyesal yang terus menyelimuti diri sebab terlampau sering mengecewakan Allah, Ia mengetahuinya sayang meski hanya air mata yang pada akhirnya jatuh mengenai sajadahmu.
Menangislah bila itu menjadi jalanmu untuk menenangkan diri. Ada kalanya tangis taubat meluruhkan perasaan yang sedang berkecamuk dalam diri. Tangis taubat melembutkan hati yang keras.
Menangislah, tidak mengapa. Menangislah hingga lega.
@terusberanjak
Do'a.
Duhai Rabbi,
Di hari jumat nan penuh berkah ini, hamba memohon ampunilah segala dosa dan kesombongan kami yang seringkali lupa bahwa kami tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri, kami butuh Engkau ya Rabb, selalu.
Sehebat-hebatnya rencana kami, ada takdir yang telah Engkau siapkan jauh lebih baik dari rencana kami. Siapkan kami untuk menerima segala takdir baik bila memang tak sesuai dengan rencana sederhana kami.
Susupilah ketenangan pada jiwa kami dari kekhawatiran dan kecarutmarutan hidup yang tak berkesudahan ini. Tentramkanlah pikiran dan hati ini dari noda noda hasad, iri, dan dengki.
Gantungkanlah segala urusan kami hanya pada-Mu ya Rabb, dan lihatlah upaya-upaya kecil kami, biar Engkau yang pada akhirnya memutuskan bagaimana hasil terbaik dari rencana kami yang banyak kurang sana sini.
Aku pada-Mu ya Rabb.
Untuk mendapat pembelajaran, kadang dihampiri berbagai rasa kesedihan. Dibuat tenggelam, sesak sudah nafas rasanya. Tapi dipahami begitulah cara agar manusia kembali merenungi, kalau lah ada yang sedang merindukan.
Kita kerap kali lalai, tapi dengan lembutnya Ia kembali memanggil.
Kalau segala hal yang melibatkan perasaan; sedih, lelah tidak juga membuat kita tersadar, nampaknya ada yang salah dengan diri kita.
@menyapamakna1
Just when you feel like you want to give up, and you did, but you try to ask for help, and you surrender yourself to Him. Amidst feeling of desperate and helpless, people are giving you hand and reassurance. they're form of Allah's love and how Allah's taking care of you.
Please don't give up, and try your best to finish this well, i believe in you. This too shall pass🤗
Hal-hal baik terlihat baik karena keberadaan hal yang buruk.
Rasa senang terasa senang karena adanya rasa sedih.
Bagaimanapun, kita perlu berterima kasih pada segala sesuatu yang tidak kita sukai, karena hal itulah yang menjadikan kita sadar betapa berharganya hal yang membuat kita bahagia.
Bila luka ini membuat jarakku dengan-Mu menjadi dekat, maka bantu aku untuk kuat. Terima kasih ya Rabb, Engkau masih berkenan mengizinkanku untuk pulang kepada-Mu. Sebab bila tidak, siapa lagi yang akan menerimaku dengan paling baik, paling menenangkan, paling membahagiakan selain Engkau? Siapa yang akan menguatkanku?
- repost @terusberanjak
Melihat kehidupan orang lain itu kadang seperti melihat bulan dari jarak jauh, selalu terlihat seakan indah. Tapi kita tidak pernah tau seperti apa jika melihat dari dekat.
RESPON
Semakin memahami bahwa hidup adalah bukan tentang apa yang kita alami, namun tentang bagaimana respon kita terhadap segala sesuatu yang terjadi pada setiap diri.
Saat mendapat kebahagiaan, ataupun kesedihan, Allah menilai bagaimana kita menyikapinya.
Apakah kita akan semakin mendekat pada-Nya berbekal sabar dan syukur, atau malah menjauh dengan hati yang lupa dan kufur.
Atas takdir menyenangkan maupun tidak, dianjurkan untuk selalu mengucap syukur.. Alhamdulillaah 'alaa kulli haal..
Karena kita tidak tahu, takdir yang mana yang akan lebih mendekatkan kita pada-Nya.
Biasanya, yang membahagiakanlah yang lebih melenakan.
Astagfirullaahalaziiim..
Based on story tadi siang, selepas bekerja klinik pasien, di titik yang capek banget aku dan Khonsa terheran-heran, "Kenapa harus kita sih? Kenapa harus selalu kita yang dapat masalah di setiap departemen?" Aku mencoba tidak benar-benar mengatakannya tapi Khonsa ternyata mengungkapkan dan aku menjadi terwakili😂
Sejak preklinik, kita dua sejoli dengan NPM sebelahan yang sering mendapatkan kejadian "ada-ada aja" di setiap praktikum, adaaa aja masalahnya, adaaa aja kesulitannya.
Tapi lucunya, respon kita suka ketawa dulu aja, padahal hatinya miris wkwkwk.. sama-sama mikir "kok orang-orang kenapa bisa ada yang lancaaar jayaaa seolah-olah "born to be dentist" " geuning.
Sebenernya kita tau rumus-rumus kehidupan ini, semisal; tiap orang punya kesulitan masing-masing, beban tidak akan salah dalam memilih pundak, atau biar kita pinter dan belajar lebih banyak, atau Allah ingin kita selalu dekat karna jadi banyak doa dan muhasabah dosa-dosa.
Teorinya kita tau tapi dalam kenyataannya masyaAllah suliiid wkwk. Gak bisa yang pas ada masalah langsung bereaksi positif gitu. Perlu proses untuk mencernanya, awalnya baeud dulu, ngeluh dulu, bahkan nangees dulu🤪
Khonsa ngeluhnya lucu, "Dari banyaknya orang kenapa harus aku??? Aku suka bertanya2, aku kan ibu beranak 2 alias udah riweuh di rumah tapi kenapa yang dikasih kesulitan pekerjaan koas teh aku wae ai yang single-single meuni lancaar"
Heiyyy wkwkwkkww
Mari kita berpikir begini saja Saaa biar hati tenang...
- Mereka pintar menyembunyikan masalah sehingga kita tidak tau kesulitan apa yang sedang dialaminya
- Ada amalan besar yang menjadi rahasia antara mereka dan Allah saja
- Kita banyak dosa dan kesalahan, tapi Allah sayang sama kita, jadi dikasih kesulitan biar kita banyak-banyak beristighfar dan selalu bergantung pada-Nya.
Dah gitu ajaa..
Gapapa gapapa banyak kejadian ini itu, biar banyak cerita kehidupan buat anak kita nanti😆🙏🏻
Laahaula wa laa kuwwata illa billaah..
Sorry, random post wkwk.
(serial) Air Mata di Bulan Juni
Sudah lama ingin menuliskan ini, ditunda-tunda sampai akhir Juni karena menunggu suasana yang baik, tapi saat tepat di penghujung bulanpun, ternyata serial menitikkan air mata masih berlanjut~
Rasanya akhir-akhir ini kondisi tubuh dan pikiran benar-benar tidak karuan. Lelah pikiran dan raga. Kepala terasa berat setelah semalam kurang tidur (biasanya juga begitu) dan...pasca menangis.
Aku selalu heran kenapa banyak orang yang bertanya, "Gimana sih na caranya positif teruus?"
"Kok Anna bisa bahagia terus sih di hari-hari menjalani koas ini?" atau
"Pernah gak sih nangis pas lagi koas?"
Awalnya memang heran kenapa orang bertanya begitu, memangnya ada ya manusia yang happy terus😅 tapi jadi wajaaar setelah disadari.. karena orang akan menilai dari apa yang terlihat, dan aku hanya memperlihatkan sisi yang ingin dilihat mereka saja. Bahkan (apalagi) di hadapan keluarga. Rasanya menanggung diri aku aja udah beban mungkin ya untuk mereka, apalagi menceritakan masalah yang sebetulnya dialami hehehe..
Meski lelah juga sebetulnya menjalani kepura-puraan ini. Tapi itulah yang aku -dan aku yakin beberapa dari kalian juga- lakukan.
Haruskah aku posting foto begini agar mereka tahu bahwa aku manusia biasa yang bisa berdukaaa?👇
Ahahah jelek kaaaan masa yang gini harus orang lain tau🙃🙏🏻
Foto alay ala sinetron ini diambil untuk kenang-kenangan, bukti bahwa aku pernah bejuang sampai benar-benar lelah. Momen nangis ini ada gara-gara step pekerjaan GTL munduur ke awal, pekerjaan pulp capping juga harus ganti pasien dan ngulang dari awal, badan dan pikiran lelah, amanah bertambah (pekerjaan part time dan kepanitiaan), numpuk deadline dan to do list, dan berdampak pada terganggunya ruhiyah/rutinitas amalan yaumi karena banyak hal-hal duniawi yang harus diselesaikan, astagfirullaahalaziiim..
Pas masih bareng teman-teman lain, masih bisa "it's ok laah namanya juga koas yakaan, alhamdulillaah syukurii sajaa yuk frennn.." --> inilah part yang terlihat manusia lain.
Pas udah nyampe kosan, mau dibikin aman sih awalnya, lalu waktu itu ngechat Mamah buat minta doa agar Allah senantisa berikan kemudahan, pas Mamah bales,
hikss ya Allaah.. rembesss jugaa pada akhirnyaa😭 mana malah mau nambahin uang bulanan jadi makin tak berdaya rasanya diri ini:"
Jadi, yah.. Kalau kata Tania, "Welcome to haha-hihi di siang hari, huhu-huhu di malam hari" wkwkwk begitulah kehidupan kami😂
Sampe disemangatin pasien sendiri dan Teteh lab 3 Dara alias Teh Yeni...
Huft koas..
Namun, selalu sebelum akan mengeluh, selalu Allah ingatkan untuk bersyukur, alhamdulillaah alhamdulillaah alhamdulillaah 'alaa kulli haal..
Btw, entahlah tulisan ini bertujuan untuk apa, mau mengeluh tapi rasanya sangat tak pantas karena Allah berikan beribu nikmat yang patut disyukuri..
Jadi siklusnya itu ginii,
Hal tidak menyenangkan datang ➡️ sedih tapi menerima ➡️ positif thinking, ditutup dengan canda tawa biar lupa ➡️ menyendiri, ingat keluarga ➡️ nangis gak yaaa? nangis aja deh.. ➡️ nangis ➡️ sadar bahwa ini yang terbaik dari Allah ➡️ ambil hikmah ➡️ bersyukur ➡️ terlewati.
Tapi saat dipendam rasanya kok malah jadi bom waktu..
Ditahan-tahan gak nangis, gak sedih, dengan menebar tawa dan suka cita, pas semua kesedihan bertambah dari berbagai penjuru, benteng pertahanan bocor juga di saat yang gak disangka-sangka.
Kayak tadi lagi makan bareng Inesh, awalnya cerita-cerita biasaa kehidupan koas, kerja part time, evaluasi diri, eh tiba-tiba suara aku jadi bergetar dan rembesss🤣 malu banget.. sejujurnya udah direncanain nangisnya nanti aja kalo udah pulang, tapi bendungannya udah penuh kali ya susah😅
Super random deh perasaan aku, berdampak pada tulisan ngalor ngidul kaditu kadieu ini yang alurnya gak jelas mau menyampaikan apa🙏🏻
Selain dari internal, serial Tangis di Bulan Juni lainnya datang juga dari eksternal. Yaitu saat putranya Kang Emil, yaitu Eril yang wafat terbawa arus sungai Aare di Bern, Swiss. Itu... Ya Allah berkali-kali saat baca beritanya, baca postingan Kang Emil dan Ibu Atalia, nangis lagi nangis lagi...
Terharu, kagum juga atas kekuatan segenap keluarganya menghadapi ujian besar ini.. dibandingkan mereka, ujian aku rasanya gak ada apa-apanya. Lagi-lagi Allah ingatkan aku untuk terus bersyukur, masih ada orangtua yang selalu memberi dukungan dan mendoakan, keluarga masih utuh, sehat, tidak kekurangan suatu apapun. Alhamdulillaah wasyukurillah..
Serial lainnya, tepat saat usiaku bertambah berkurang satu tahun. Keluarga aku bukan tipikal yang suka merayakan sesuatu sebetulnya, bahkan mengucapkan selamat ulang tahunpun rasanya gak akan ngucapin kalau gak diingetin aku sendiri🤣 tapi 16 Juni kemarin, bapak aku ngirim gambar kue dan video seseorang mainin harpa nada lagu "happy birthday" (yang diforward dari grup lain🙏🏻 wkwk). Diikuti kalimat selamat dan doa, juga japri doa dari mamah.. rasanya itu masyaAllah sekali.. bahagiaa, terharu, sampe nangis tentunya🥺 padahal mungkin "cuma gitu doang" tapi karena aku tahu ini momen yang jarang, hatiku hangaat dan merasa penuh MasyaAllaah..
Dan Allah juga menampakkan kabar baik, kalau kamu sedih kamu gak sendirian kok", banyak sosok-sosok manusia yang dikirim-Nya, yang masih mendukung dan menemaniku🤍
Iniii dari my hooman diaryyy, yang super niat bikin jurnal kayak giniii padahal lagi banyak tugas untuk memperjuangkan S2nyaa😭
Dariii my 24/7😭 selebihnya kita ngobrol di telepun 1 jam 23 meniiit, sampe dia gak ada suaranya karna tidur duluan😌❤️
Dariii manusia-manusia baiiik di sekitarku😭❤️
MasyaAllah tabarakallaah.. Super terharuu😭😭😭 ❤️❤️❤️
Alhamdulillaah ya Allaah.. sesungguhnya memaaang setiap kita memegang ujiannya masing-masing, sesuai luasnya pundak yang mampu menanggungnya. Nangis itu gak apa-apa banget kok. Wajar. Manusiawi. Dan sebaik-baiknya tempat curhat adalah Allah swt. Setelah ke Allah, curhat ke manusia dalam batas normal juga gak apa-apa karna kita butuh perantara-Nya untuk jadi pelipur lara🤍
Kalau kata salah seorang ulama, bersedih itu bukan tanda kita gak rela. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Mata boleh berurai, hati boleh bersedih. Tapi lisan, jangan sampai keluar kalimat yang tidak Allah sukai." Itulah batasan bahwa hati kita rela menerima ujian yang ada🥺
Alhamdulillaah.. senaaang dan plong bisa menulis dan mengumpulkan berbagai kebaikan dari perpanjangan tanganNya Allah, berupa orang-orang baiik di sekitarku🤍
Fighting Annaaa! Fighting teman-teman yang sedang diuji jugaaa!
Sabar, ikhlas, ridha, daaan do the best!❤️❤️❤️❤️
Tadi pagi ketika sedang berdoa di masjid, tiba-tiba ada ibu di sebelah yang memberikan 1 air mineral sambil tersenyum. Sepertinya beliau menyadari saya sedang menangis saat berdoa lalu memberikan air minum. Di situ air mata semakin mengalir karena membayangkan Allah yang memberikan air minum lewat beliau.
Kalau bukan karena Allah, rasanya tidak mungkin ada orang asing yang rela berdiri dari tilawahnya lalu mengambilkan air minum untuk devi. Seolah Allah sedang menyampaikan, “Tenang saja devi.. ada Aku yang mencintai-Mu dan selalu memberikan apa yang menjadi kebutuhanMu..”
:”””
*crying*
Bahkan, sekedar air minum saja, sejauh apapun mata airnya, jika memang Allah takdirkan untuk kita, maka Allah yang membawakan dari mata air, kemudian di tempat pengolahan air, ada kendaraan yang membawa ke masjid, lalu diantarkan oleh orang, sampai ada di depan tempat duduk saya. Begitu panjangnya perjalanan air minum tsb hingga siap diminum tanpa harus mengambilnya dari mata air, dan sungguh seluruhnya adalah kebaikan dari Allah..
Maka, ketika pikiran dan hati kita sudah mulai diisi oleh selain Allah, siap-siap saja untuk kecewa. Entah manusia, entah pekerjaan, entah sekolah, entah keluarga, dsb. Cukuplah Allah yang menjadi pengisi terbesar hati dan pikiran kita, biarlah Allah yang akan mengurusi sisanya. Tak perlu khawatir atas apa-apa yang akan kita dapat, tak perlu khawatir atas apa-apa yang telah pergi. Semoga selalu ingat bahwa Allah senantiasa ada, bahwa Allah selalu melihat kita dengan cinta, menunggu do’a-do’a terbaik kita, cerita keseharian kita.
Meskipun Allah jauh lebih tau dengan apa yang kita rasakan dan alami, tapi menyampaikan apa yang kita rasakan adalah hal yang semoga bisa menenangkan hati.
Jangan pernah menaruh harap kepada selain Allah ya, dev…
Yogyakarta, 25 April 2022.
Duhai Allah, izinkan hamba mencintaiMu seutuhnya..
"Loh, padahal kan di rumahnya udah pada banyak makanan yaaa".
Inilah ungkapan mamahku saat melihat fenomena lebaran yang ketika semua pertokoan tutup, kecuali perbaksoan dan mie ayam. Pas ngelewat dan nengok ke dalem ternyata memang penuhhh bingit alias marèma.
Kalo aku sendiri merasakan memang ada bosennya juga makan yang di rumah, apalagi yang manis-manis, lama-lama enek juga. Jadi lari ke bakso/mie ayam/seblak adalah koentji👍
Kayak aku yang suka tiba-tiba, "hmm makan indomie cèngèk oke nih, makan seblak seger nih" padahal di meja udah rame banget makanan yang dari tadi melototin; opor ayam, ketupat, sambal goreng kentang, nastar, putri salju, seroja (kembang goyang), buah-buahan, dan masih banyak lagi~
*terus abis itu sore harinya beneran masak mie yang pedes🤣
Dari sini aku paham betul kalo manusia itu sulit mencapai kata "puas", dan cenderung mencari yang tak ada. Meskipun banyak makanan di rumahnya (yang mana aneka makanan ini udah dikumpul dari jauh-jauh hari), tetap masih nyari makanan yang gak ada.
Sifat tidak pernah puas ini memang punyanya manusia banget, tapi bahaya wkwk. Bukan hanya dalam masalah makanan, tapi semua aspek kehidupan. Kayak misal kasus-kasus perselingkuhan di luar sana (laah loncat amat topiknya🤣👍). Sempet gak sengaja denger ada yang bilang gini, entah kapan dan siapa orang yang dimaksud, "Padahal istrinya cantik banget, soleha, baik, tapi kenapa masih belok ke yang lain yaa".
Bentuk ungkapannya 11 12 sama apa yang mamahku sebutkan di awal, cuman topiknya aja yang beda. Tapi penyebabnya masih sama, yaitu sifat manusia yang "tak pernah puas", dan selalu "nyari yang gak ada."
Makannya kalimat nasihat seseorang ini menyadarkan sekali,
"Jika berdoa meminta rezeki, jangan lupa berdoa meminta agar hati selalu merasa cukup atas apa yang Allah beri.
Sebab, sebanyak apapun rezeki tanpa adanya rasa cukup, akan tetap terasa kurang."
Berusaha bersyukur, dan berdoa agar dimudahkan untuk bersyukur.
Inilah do'a yang dianjurkan untuk dibaca setiap seusai salat:
"Allahumma a inni, 'alaa dzikrika, wa syukrika, wa husni 'ibaadatik"
"Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu"
Semoga kita semua senantiasa menjadi hamba-Nya yang selalu merasa cukup dan selalu mengecap rasa syukur, aamiin☺️❤️
Alhamdulillaahirabbil 'alaa kulli haaliwwani'matin
By the way, happy Eid Mubarak 1443H!✨
Taqabalallahu minna wa minkum 🤲
Gagal
Pada satu titik, kita memang harus menerima sebuah ketetapan yang datang. Meskipun itu bukan mimpi-mimpi yang diamini. Bahkan mungkin justru kebalikannya.
Tapi itu nanti, setelah berusaha sebaik-baiknya. Kegagalan setelah mencoba dan tanpa berusaha sama sekali tentu keduanya sama menyakitkannya.
Tapi ingat, perihal kebanggaan keduanya berbeda. Yang gagal, minimal pernah mencatatkan diri sebagai manusia yang berani menghadapi semua ketidakpastian.
Pada Umur Berapa?
Pada umur berapa kamu mulai merasa menjadi orang yang lebih tenang? Kalau ada sesuatu yang memang tak bisa kamu dapatkan, ya sudah, memang bukan takdirnya. Bersedih, sudah setelahnya, mengusahakan yang lain. Jika orang lain berbuat lalai, tidak langsung meledak-ledak marah, tapi berusaha untuk mengetahui apa yang terjadi. Jika mengemudi, lebih penting selamat sampai tujuan daripada terpacu untuk cepat sampai. Pada umur berapa kamu merasa bahwa ruang privasi itu adalah hal yang sangat mewah. Dan kamu mulai sadar bahwa dalam hidup ini, mengejar mimpi memang penting, tapi memiliki teman baik, memiliki kehidupan yang tenang, pekerjaan yang nyaman, itu jauh lebih menyenangkan. Pada umur berapa kamu mulai sadar bahwa kamu telah berubah, sepenuhnya berubah. ©kurniawangunadi
Jika bercerita adalah cara terbaik untuk menyembuhkan luka, pastikan Allah yang pertama kali mendengarnya.
Sedalam apapun luka ia pasti akan sembuh, seperih apapun sakit ia pasti akan terobati. Hanya saja, ada obat yang hanya bisa menyembuhkan sementara, dan sebaik-baik obat untuk menyembuhkan sakit hati dan pikiran itu adalah mengembalikannya pada Allah. Ia pemilik luka dan obatnya.
Menyembuhkan luka.
@jndmmsyhd
Sabr.
Bersabar itu memang sulit dan berat sekali. Rasanya dunia suram, hati terhimpit dan dada terasa sesak. Namun tetaplah meluaskan rasa sabar.
Minta tolonglah pada Allah, untuk terus menerus menguatkan hatimu dan menuntunmu agar dapat melalui setiap titian ujiannya.
Setiap kesabaran akan berbuah indah, jika tidak di dunia kau kecap manisnya maka disisi-Nya kelak rasa manis itu akan tersedia untuk menghapus seluruh kepahitan di dunia yang telah kau telan. Lalu mengganti seluruh kelabu hatimu dengan kebaikan tanpa batas, hingga terlupalah seluruh penat jiwa ragamu selama ini.
Maka bersabarlah diriku, hari ini, esok dan selamanya. Bersabarlah dengan sabar yang indah, yang ikhlas dan yang berserah pasrah penuh pada Allah.
Menghitung hari, 7 Februari 2022 19.24