There are still good people in this world. If you can’t find one be one.
will byers stan first human second

No title available
cherry valley forever

oozey mess
KIROKAZE

Andulka
Mike Driver
trying on a metaphor

Kaledo Art

❣ Chile in a Photography ❣
Game of Thrones Daily

★
Misplaced Lens Cap

Love Begins
dirt enthusiast
Acquired Stardust
Today's Document
Cosmic Funnies
Sweet Seals For You, Always
Stranger Things
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Cameroon
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Ireland

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom
@shabrinavi
There are still good people in this world. If you can’t find one be one.
Allah is not punishing you, He is preparing you. Trust His plan, not your pain.
(via islam-reflections)
jika harus jatuh cinta, semoga seutuhnya, Tuhan hanya menjatuhkannya pada hati yang memang kelak untuk memandanginya saja aku berhak dan halal.
Accept how you feel but don’t let feelings rule you. You are in control. You are not their slave.
Unknown (via psych-facts)
This is so me.
Sebuah Pengingat : Catatan Sebelum Nikah
Bahwa, menikah adalah dalam rangka meraih ridha Allah jadi lakukan apa-apa yang bikin Allah ridha.
Bahwa, ada ruang privasi yang bertambah luas dan harus dijaga sedemikian rupa. Jadi partner yang baik, yang menjadi ‘pakaian’ bagi pasangannya.
Bahwa, ada perasaan orang lain yang harus dijaga. Teman-teman yang sedang berjuang di posisi yang sama. Jadi, alangkah lebih bijak, apabila selektif dalam memilih foto-foto romantis ke akun media sosial. Orang sekarang sangat visual. Selama bisa jadi obat hati, kenapa malah pengen jadi penyakitnya?
Bahwa menikah bukan sekedar pacaran yang halal. Faktanya values dari pernikahan jauh dari itu. Soal kolaborasi dalam kebermanfaatan. Soal menjaga ketahanan keluarga. Soal saling belajar dan mengingatkan.
Bahwa dalam kehidupan berumahtangga, sabar dan syukur harus senantiasa ditumbuhkan, sebagai perisai atas ego, amarah, dan prasangka yang bisa menggoyahkan kebaikan-kebaikan yang sebelumnya ada.
“Barang siapa yang sabar atas budi pekerti isterinya yang buruk, maka Allah memberinya pahala sama dengan pahala yang diberikan kepada Nabi Ayub a.s karena sabar atas cobaan-Nya. Dan seorang isteri yang sabar atas budi pekerti suaminya yang buruk akan diberi oleh Allah pahala sama dengan pahala Asiyah isteri Firaun” Rasulullah.
Bahwa pernikahan tidaklah mudah. Pasti akan datang yang susah-susah, maka selalu genggamlah dengan iman dan prasangka baik, yang susah-susah akan menjadi indah dan penuh hikmah. Ciee. haha. Bukan mudah yang utama dicari, tetapi berkah. Sakinnah, mawaddah, dan rahmah.
Bahwa ketika kita sendiri saja sudah produktif dan bermanfaat, ketika menikah harus dua kali produktifnya, dua kali bermanfaatnya, dua kali kebaikannya, dua kali melawan yang buruk-buruknya, dua kali hebatnya, dua kali tangguhnya.
Bahwa ketika kita hendak menikah, banyak sekali yang mensupport dan membantu kita dalam bentuk yang beragam. Dan setelah menikah, justru kurang etis rasanya kalau tiba tiba asik sendiri sama dunianya.
Bahwa yang lebih berhak atas anak laki-laki adalah ibunya, dan yang lebih berhak atas anak perempuan adalah suaminya. Jadi saat status berubah menjadi istri, jangan halangi suami untuk tetap berbakti kepada orangtuanya–malah harus disupport sebagaimana mestinya. Dan, menjadi istri bagaimanapun, ridha suamilah yang dicari (dan itu istiqamahnya berat, tapi bisa, semangat). Sebaliknya, saat menjadi suami, jadilah imam yang baik dan juga jadilah suami yang memudahkan ibadah istri.
Bahwa, perempuan bisa masuk surga lewat pintu manapun asal melakukan empat perkara : sholat lima waktu, puasa ramadhan, menjaga kehormatan, dan menaati suaminya (HR Ahmad&Thabrani). Bahwa jihadnya perempuan di rumahnya; menjaga kehormatannya, menjaga kesetiaannya, mentaati Tuhannya, dan patuh pada suaminya.
Bahwa, kita menikah berarti harus bisa menerima segala keburukan dan konsekuensi-konsekuensi di dalamnya. Pasangan juga manusia, banyak khilafnya. Tinggal bagaimana kita meluaskan samudera maafnya. Bahwa saat kita sedang mencicipi ‘pahit’, jangan lupa–bahagia itu kita yang ciptakan, inget yang manis-manis. Inget berjuangnya menuju pernikahan. Inget perjuangan-perjuangan unyu yang lain. Yang lovable jangan sampai lolos.
Bahwa, saat berumah tangga kita sedang belajar maksimal dalam menjalankan peran. Menjadi suami teladan, istri teladan, anak teladan, orang tua teladan. Sehingga jadi sebaik-baik keluarga. Jangan terlebih dahulu menuntut hak, ketika kewajiban masing-masing terhadap pasanganya masih belum terpenuhi.
Bahwa komunikasi tangguh diperlukan. Perbedaan pola komunikasi perempuan dan laki-laki memang benar adanya. Satunya Mars, satunya Venus. Nanti, seiring berjalannya waktu akan beradaptasi, Mari mengusaha dan bahu-membahu untuk menciptakan komunikasi yang baik dan tangguh. Bersama.
Bahwa…..sudah bisa masak berapa resep? :”“” wkwkwk sabar-sabarin yaaaa XD
Indah.. :')
Join the Introvert Nation Movement
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Rabbul Alamin, dengan izin-Nya kami dapat mengumpulkan materi-materi parenting dari beberapa Ustad. Diantaranya Ustad Muhammad Fauzil Adhim, Iwan Januar, Budi Ashari Lc dan ustad ustadzah lainnya. Jika Sahabat berkenan, silahkan share ke handai taulan agar bisa dimanfaatkan sebanyak mungkin. Semoga menjadi amal jariyah di sisi Nya. Aamiin.
Membentuk Idealisme Pada Anak -> http://bit.ly/1LOexUO
Mendidik Anak Tanpa Emosi -> http://bit.ly/1LOeEzJ
Hukum Aqiqah Anak Sudah Meninggal -> http://bit.ly/1LUU6ZZ
Durhaka pada Orang Tua , Menuai Petaka -> http://bit.ly/1LuhZG9
Belajar dari masa Kecil -> http://bit.ly/1OOAQQd
8 Panglima Hebat Islam -> http://bit.ly/1S3xWpi
Mencegah Sebelum Parrahhh -> http://bit.ly/1OZ7NYP
Siapa Yang Lebih didengar Anak Kita? -> http://bit.ly/1PKpInz
Remaja Tanpa Krisis Identitas -> http://bit.ly/1Lui4d3
Jika Ingin Melepas Anak Anda Pacaran -> http://bit.ly/1Lui7Wc
Anak Nakal itu Ada -> http://bit.ly/1k1Obaz
Jadilah Ayah Menyenangkan -> http://bit.ly/1OOB21U
Anak Perlu Belajar Mandiri -> http://bit.ly/1GzjiEF
Membiasakan Anak Bersilaturahmi -> http://bit.ly/205mChE
Ayah… Ternyata anda Penyebab Utamanya -> http://bit.ly/1OZ8iSH
Ajarkan Anak Bertahan, Bukan Menyerang -> http://bit.ly/1R5cn6O
Ayah Hebat Peduli Anak -> http://bit.ly/1POaMnA
Mengendong Dalam Penat -> http://bit.ly/1LUU7wR
Bersyukur Sebelum Tidur -> http://bit.ly/1KxNFqg
Peran Ideal Ayah -> http://bit.ly/1KxNFXr
Bersahabat Dengan Anak -> http://bit.ly/1k1OBxM
Katanya Anak Anugerah -> http://bit.ly/1LOff4l
Ayah, Ajaklah Anakmu Bermain -> http://bit.ly/1k1OJgF
– UPDATE TERBARU KUMPULAN ARTIKEL PARENTING ISLAMI –
Pentingnya Sirah Nabi SAW dan Sahabat bagi Anak -> http://bit.ly/1O62bgx
Agar Anak Respek Pada Orang Tua -> http://bit.ly/1Mrddgg
Larangan yan dilarang, Larangan yang diperbolehkan -> http://bit.ly/1RA3fah
Menanamkan Adab Bicara Pada Anak -> http://bit.ly/1kOjG8N
Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini -> http://bit.ly/1P3sRgL
Mempersiapkan Anak Memasuki Usia Baligh -> http://bit.ly/1Gw71kE
Mengatasi Kemarahan Anak -> http://bit.ly/1GNfAHI
Manisa -> http://bit.ly/1LESVwr
Memahami Karakter ABG -> http://bit.ly/1WJlLUB
Ayah ‘Bisu’ -> http://bit.ly/1Qq0cmZ
Ilmuwan Cilik -> http://bit.ly/1RIUcUY
Tanggap Cerita Buruk dan Baik dari Anak -> http://bit.ly/1Sd4Nax
6 Cara Mendidik Anak Sholeh dan Sholehah dengan Tepat -> http://bit.ly/1klpgPX
Kisah hidup secara singkat Imam Syafii -> http://bit.ly/1jDDVVm
Tips Menanamkan Kewajiban Menuntut Ilmu pada Anak -> http://bit.ly/1O7SRU5
Tega Pada Anak itu Penting -> http://bit.ly/1NLTt7T
Kerjakan PR dirumah -> http://bit.ly/1NAgZyl
Buatlah Ibumu Tertawa -> http://bit.ly/1RaTRwZ
Sekali lagi semoga menjadi amal jariyah.
Maybe I should try you again this time, tumblr. Cause that ppl won't understand me.
I ask his attention and he shut me up. I’m sad but suddenly I realize something. This is dunya, not jannah. Nothing is perfect in this dunya. Just remember jannah, where everything is perfect. There's no sadness. Ah, I wanna go there :')
Jika pada kenyataannya masih ‘jauh’ lebih banyak tidak siapnya, bisa jadi yang kita sebut menyegerakan sebenarnya adalah buru-buru yang diperhalus.
(via jalansaja)
:(
I'm too tired
Rasanya Allah ingin aku belajar sesuatu dari keadaan ini. Keadaan yang sama dibentangkan di depanku dua kali. Apa ya? Sepertinya Allah ingin aku mencari sebuah jawaban besar yang gagal aku temukan di kesempatan sebelumnya. Allah is the best planner. Hanya itu yang ingin aku yakini untuk saat ini. Tapi, namanya juga manusia. Sudah sifatnya banyak mengeluh. Seperti aku sekarang ini. Menulis hanya ingin mengurangi beban berat di hati. Saya capek mencari kamu. Kamu yang semakin lama terlihat semakin tidak ingin dicari. Sepertinya aku memahami semua ini terlalu berlebihan ya? Hehe. Rasanya memang jarak adalah musuh terbesar bagi orang pemikir dan perasa sepertiku. Mungkin sulit bagimu, yang sifatnya bersebrangan denganku, untuk sedikit memaknai sikapku lebih dalam lagi. Sebenarnya yang aku inginkan hanya hal-hal sederhana.
Dari dulu kaya gini terus kayanya yak :'))
Ya Allah, aku percaya akan janjimu. Tiap-tiap yang pergi akan Kau ganti dengan hal yang lebih baik menurut pandanganMu. Dan aku percaya Engkau adalah sebaik-baik perencana untuk hambaMu. Semoga kekosongan yang timbul karena makhlukMu ini segera Kau gantikan dengan perasaan "genap" karena hatiku telah penuh mengingatMu. Ya Allah limpahkanlah kesabaran pada hambaMu yang kurang sabar ini. Ajarkanlah hambaMu ini cara bersyukur kepadaMu ya Allah, Ar Rahman, Ar Rahim.
Indeed Allah is the Best Planner. Faith is what will bring the Muslim everything he seeks in this world and in the Hereafter. Faith is the key to all goodness and locks the door to all evil. “Whoever works righteousness — whether male or female — while he (or she) is a true believer (of Islamic Monotheism) verily, to him We will give a good life (in this world with respect, contentment and lawful provision), and We shall pay them certainly a reward in proportion to the best of what they used to do (i.e. Paradise in the Hereafter)” [al-Nahl 16:97]
Perempuan yang Membuat Aku Cemburu
Diam-diam, aku adalah perempuan yang menyimpan cemburu. Dengar dulu, cemburu tak melulu soal cinta!
Aku cemburu, pada perempuan hebat yang mampu dengan anggun menguasai dirinya sendiri : bertanggungjawab terhadap hidupnya tanpa perlu susah payah membuat orang lain mengkhawatirkan keadaannya. Getirnya hidup membuatnya kuat karena seluruh dirinya teruji dengan baik. Ah, cantik!
Aku cemburu, pada perempuan menyenangkan yang mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang-orang di sekitarnya. Sikapnya yang santun, senyumnya yang lembut dan pandangannya yang teduh membuat orang lain betah berlama-lama duduk di sebelahnya. Ah, cantik!
Aku cemburu, pada perempuan-perempuan cerdas yang dengan kecerdasannya ia mampu menjadi pelita. Ia tak perlu mengabarkan apa-apa pada dunia, karena semesta dengan sendirinya paham bahwa dia menyimpan banyak hal menakjubkan di balik sosoknya yang sederhana. Seperti langit yang tak perlu membuat pengumuman tentang betapa tingginya ia. Ah, cantik!
Aku cemburu, pada perempuan yang pandai menjaga diri dan hatinya. Tak peduli sedang bersama dengan siapa, ia tetap memegang prinsip bahwa kecantikan dan keindahan fisik dan hatinya hanya untuk suaminya saja.
Aku cemburu, pada perempuan yang rela menukar segala mimpinya untuk memenuhi ketaatan pada imamnya. Tangannya cekatan melakukan kebaikan, kakinya sigap melangkah menuju kebaikan dan seluruh dirinya siap menjadi seorang yang mampu menjaga amanah dengan baik. Baginya, menjadi Ibu yang membanggakan jauh lebih membanggakan daripada membuat dirinya bangga untuk konsumsi pribadi. Ah, cantik!
Aku cemburu. Bukan pada dia yang lebih cantik. Tapi pada dia yang menjadi syurga sebelum syurga.
:’)
MashaaAllah..