Merasa iri pada orang lain adalah hal yang aneh dan sia-sia. Berhasil dan suksesnya mereka tidak akan mengurangi rezeki anda. Dan gagalnya mereka juga tidak menambah apa yang sudah ditetapkan untuk anda.
Iri hati seolah-olah mempertanyakan hikmah Allah dalam membagi-bagi rezeki. Padahal Allah itu Al-Hakim (Yang Maha Bijaksana). Dia mengetahui apa yang kita tidak tahu.
Anda hanya melihat suksesnya yang seolah-olah instan, tapi anda tidak melihat malam-malam yang dilalui tanpa tidur, waktu makan yang terlewat, mental yang hampir hancur, tubuh yang nyaris tumbang. Mereka bangun di sepertiga malam hanya untuk Tahajjud mohon kekuatan ke Allah.
Jadi, kita harus senantiasa bersyukur atas apa yang sudah kita miliki. Dan kalau lihat orang lain mendapat nikmat, cukup katakan: "Allahumma barik".
Sumber: Threads @taqwafm (diterjemahkan dengan sedikit penyuntingan)















