قال الفضيل بن عياض رحمه الله : اسلك سبيل الهدى، ولا يضرك قلة السالكين، وإياك وطرق الضلالة، ولا تغتر بكثرة الهالكين.
will byers stan first human second
Lint Roller? I Barely Know Her
art blog(derogatory)
No title available
styofa doing anything
he wasn't even looking at me and he found me

titsay

Andulka
wallacepolsom

⁂
d e v o n
One Nice Bug Per Day

PR's Tumblrdome

❣ Chile in a Photography ❣
Misplaced Lens Cap

Janaina Medeiros
Sweet Seals For You, Always
Game of Thrones Daily
occasionally subtle

izzy's playlists!

seen from Canada

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Nepal
seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States

seen from India

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia
@szulaikhaahs
قال الفضيل بن عياض رحمه الله : اسلك سبيل الهدى، ولا يضرك قلة السالكين، وإياك وطرق الضلالة، ولا تغتر بكثرة الهالكين.
My cousin sent this to me, thought to share ❤️
My cousin sent this to me, thought to share ❤️
Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatu. Could you describe some characteristics of the righteous husband and the righteous wife inside the marriage for the sake of Allah? JazakAllahu khyran.
Wa alaykumu as-salam
Righteous husband :Islamic Shariah guided us to choosing the righteous husband who is characterized by religiosity and good manners. The first and most fundamental criterion is religiosity. One of the best and most comprehensive descriptions of a good husband is that he lives with his wife in kindness. Allah, the Exalted, says (what means): {And live with them in kindness. For if you dislike them - perhaps you dislike a thing and Allah makes therein much good.} [Quran 4:19]
Shaykh Ibn ‘Uthaymeen said : The most important factors for a woman in choosing a husband are his attitude/behaviour and his commitment to religion. Wealth and lineage are secondary matters. The most important thing is that the potential husband should be religious and have a good attitude, because if a man has religious commitment and a good attitude, a woman has nothing to lose: if he keeps her (remains married to her), he will keep her on a reasonable basis, and if he divorces her, he will set her free on a reasonable basis. Moreover, a man who is religious and has a good attitude will be a blessing to her and her children, for they will learn good manners and religion from him. But if the prospective husband is not like that (is not religious), she should keep away from him, especially those who take the matter of prayer lightly or who are known to drink alcohol. We seek refuge with Allah.
And the righteous wife :
It was narrated that Abu Hurayrah said: It was said to the Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him): Which of women is best?
He said: “The one who makes (her husband) happy when he looks at her, obeys him when he tells her to do something, and does not disobey him with regard to herself or her wealth in a way that he dislikes.”
Narrated by al-Nasaa’i (3131);Nasaa’i.
So the Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) mentioned together three important characteristics to be found in the good, righteous wife. They are:
When he looks at her, he is happy with her religious commitment, attitude, behaviour and appearance.
When he is away from her, she protects his honour and his wealth.
If he tells her to do something, she obeys him, so long as he does not tell her to commit sin.
Kelak kaupun akan jatuh hati.
Kepada kebaikan Allaah yang tiada henti-hentinya menyelimuti. Dan kelak kaupun akan jatuh hati, kepada Allaah yang berkali-kali menyelamatkan hidupmu.
Kelak kau akan jatuh hati, kepada Allah dengan ucap syukur yang tiada pernah berhenti. Kelak kaupun akan jatuh hati, bagaimana cara Allaah mengatur hidupmu.
Airmatamu akan luruh, senyummu akan merekah, perasaanmu bahagia saat menemukan dirimu telah dijatuhkan pada limpahan rahmat-Nya.
Sekali jatuh, maka kau akan bahagia. Dan kaupun akan berjanji untuk tetap taat pada tempaan ujian bagaimanapun hebatnya. Hatimu akan dibuat ridha, dan tenang. Meski kau harus menunggu pengabulan doamu berpuluh-puluh tahun lamanya. Barangkali kaupun sampai lupa pada doa yang kau langitkan.
Dan tetiba saja perasaanmu luruh dengan sendirinya. kau menyadari salah satu doa yang kau lagitkan dikabulkan-Nya dengan begitu baik dan sangat manis.
kau menangis sesenggukan, bukan karna kau memprotes atas ketetapam-Nya, namun karena perasaanmu haru sebab bahagia. Sebab Ia mengabulkan pintamu dengan cara yang lebih baik dari pintamu. Bahkan dengan sangat baik.
Allah, betapa Maha Baiknya Engkau.
Dan benarlah, bahwasannya Allaah adalah Dzat yang tidak pernah menghianati titipan.
Maka demikian diriku, akan tetap menenun doa dengan seluruh keyakinan bahwasannya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
- Ibn Syams
وَكَانَ (ﷺ) يَقُولُ فِي سُجُودِهِ “ اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي سَمْعِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي بَصَرِي نُورًا وَاجْعَلْ مِنْ تَحْتِي نُورًا وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِي نُورًا وَعَنْ يَمِينِي نُورًا وَعَنْ يَسَارِي نُورًا وَاجْعَلْ أَمَامِي نُورًا وَاجْعَلْ خَلْفِي نُورًا وَأَعْظِمْ لِي نُورًا " (سُنَنُ النَّسَائِيِّ)
My Life | @wnq-writers
عن أبي بكر الصديق رضي الله عنه أنه قال لرسول الله صلى الله عليه وسلم: علمني دعاء أدعو به في صلاتي، قال: "قل: اللهم إني ظلمت نفسي ظلمًا كثيرًا، ولا يغفر الذنوب إلا أنت، فاغفر لي مغفرة من عندك، وارحمني، إنك أنت الغفور الرحيم" ((متفق عليه)). ‘Allahumma inni zalamtu nafsi zulman kathiran, wa la yaghfirudh- dhunuba illa Anta, faghfir li maghfiratan min 'indika, warhamni, innaka Antal-Ghafur-ur-Rahim.
( يهدي الله لنوره من يشاء ) أي : يرشد الله إلى هدايته من يختاره ، كما جاء في الحديث الذي رواه الإمام أحمد: عن عبد الله بن عمرو ، سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : “ إن الله خلق خلقه في ظلمة ، ثم ألقى عليهم من نوره يومئذ ، فمن أصاب يومئذ من نوره اهتدى ، ومن أخطأه ضل . فلذلك أقول : جف القلم على علم الله عز وجل ”
كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم -يَقُولُ: اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي اَلَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي, وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ اَلَّتِي فِيهَا مَعَاشِي, وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي اَلَّتِي إِلَيْهَا مَعَادِي, وَاجْعَلْ اَلْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ, وَاجْعَلْ اَلْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ. (أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ)
Romain Trystram - https://www.linkedin.com/in/romain-trystram-948a5719 - https://romaintrystram.myportfolio.com - https://dribbble.com/RomainTrystram - https://www.artstation.com/romain_trystram
Mati tidak berhajat pada umur yang muda tapi mati tidak kira pada umur muda kita. Mati tidak berhajat pada sakit tapi sakit menjadi asbab kematian kita. Kematian tidak tertangguh walau sesaat. "Dunia tempat kita meninggal, akhirat tempat kita tinggal." Saat tiba, kita pasti melalui alam barzakh, setelah kita melepasi tiga fasa; alam roh, alam rahim, alam kehidupan. Dan kemuncak kehidupan alam mahsyar yang menentukan pilihan semasa kita di dunia; syurga atau neraka. لا إله إلا الله Moga ini kalimah terakhir yang meniti di bibir kita kelak, kalimah tauhid dengan janji Rasulillah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ ”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621) Wallahu'alam, olahan perkongsian ilmu dari Al Fadhil Ustaz Yaakub Yusra Yusoff. szulaikhaahs 13 Jamadil Awal 1439H | 18:50 Kita pasti akan mati. #selfreminder (at Tanah Kubur)
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ لأَشَجِّ عَبْدِ الْقَيْسِ “ إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللَّهُ الْحِلْمُ وَالأَنَاةُ " (جامع الترمذي)
LEPASKAN TALI DUNIA YANG MENGIKAT HATIMU
Duhai Perindu ALLAH
Ketika Bonda SITI HAJAR bertanya kepada NABI IBRAHIM AS sambil memegang tali kuda “kenapa tinggalkan saya dipadang pasir yang kering ini bersama anak yang masih merah,NABI ALLAH IBRAHIM.AS tiada menjawab malah tiada berpaling padanya,diulang pertanyaan sampai tiga kali dan NABI ALLAH IBRAHIM AS juga tiada menjwb dan berpaling,lalu bertanya adakah ini perintah ALLAH duhai Suami ku” Ya Benar “jawab ringkas dari NABI ALLAH IBRAHIM AS, Maka terus dilepaskan tali kuda tersebut dan berkata ” jika ia adalah kemahuan Allah ,aku redha dan berserah diri padaNya, Sesungguhnya Tuhanku amat Penyayang dan tiada sekali akn menzalimiku"
Ya benar duhai para Para Perindu Allah,lepaskanlah dari hati mu akan segala tali-tali yang mengikat diri mu dengan makhluk dan pergantungan dengan mereka ,jika benar engkau lepaskan tali makhluk dalam hati mu dan hanya berpegang pada tali Allah,nescaya diri mu akn dicintaiNya,DIA yang akan menjadi pengurus kehidupan mu,DIA yang akn membelai dan memeluk mu dengan aRRAHMANNYA, DIA pasti akn menjaga mu dan DIA pasti diri mu tiada kesusahan dan akan jadikan alam ini berkhidmat pada mu..
Lihatlah akn tawakal Bonda SITI HAJAR lantran Makrifat padaNya,maka ALLAH menjadikan dirinya sebagai kekasihNya,dia dijaga dan dipelihara malah seluruh alam berkhidmat padanya, air zam-zam adalah air yang datang dari jiwa yang telah melepaskan tali dari sesuatu yang lain dari ALLAH hingga ALLAH zahirkan cintanya dgn terus mengalir air cinta tersebut (air zam-zam) tanpa kering hingga kini..
Dari Tinta Walid al-Malik
"Pagi ini embun mulai menghilang, hujan sisa semalam sudah mengering, namun kembali ku melihat sisa perjuangan di balik cermin yang menjadi kepingan." Credit: Quotes @yang.terdalam #vsco #vscocam #ig_malaysia #ikutcarakita #photography #photoshoot #photooftheday #xperia #mobilegraphy #flowers #quotes #puisi (at Shah Alam, Malaysia)
Vincent Belbari - http://youcoucou.tumblr.com - https://www.facebook.com/youcoucou - https://www.instagram.com/vincentbelbari - https://society6.com/youcoucou - http://www.inprnt.com/gallery/vincent.belbari - https://twitter.com/youcoucou - https://es.pinterest.com/youcoucou - https://www.linkedin.com/in/vincent-belbari-2b3797103 - http://www.vincentbelbari.com - https://plus.google.com/115786998854093626491