Berbagi Cerita: CPNS KEMENAG
Saya ingin sedikit sharing tentang tahapan demi tahapan CPNS Kemenag yang kemarin saya ikuti. Cuss aja ya kita ngobrol-ngobrol..
Kalau saya nggak ngajar di MAN, kemungkinan untuk tau info cpns kemenag ini minim. Karna berpikiran kalo ngajar ya di bawah naungan kemendikbud/kemenristekdikti. Oh ternyata malah Kemenag yang buka formasi terbanyak di 2018 kemarin.
Ditambah lagi, Kemendikbud Jabar tidak membuka formasi geografi. Saya coba di Kemenag. Kata guru-guru di sini, saingannya dikit neng, udah Kemenag aja.
Mulailah tahap administrasi online. Oh iya biasakan untuk membaca persyaratan! Jangan banyak bertanya mulu haha. Pusing akutu sama teman-teman yang terus-terusan bertanya, padahal kalo dibaca ada loh wkwk. Menurut saya, buku petunjuk SSCN udah lengkap banget kok. Mulai dari cara mengisi biodata, formasi, swafoto, dll. Harus teliti karna ini menjadi tiket untuk masuk wahana SKD!
Pelamar geografi di Kemenag Jabar tahun 2018 yang lolos tahap administrasi ada 325 orang. Kami yang lolos tahap administrasi, bisa melanjutkan ke SKD. Berapa alokasi geografi di Jabar yang dibutuhkan? Hanya 4 orang!!!
SKD ini menjadi sistem gugur massal karna banyaknya peserta yang kurang poin di masing-masing kategori (khususnya TKP). Memang betul, ada kemungkinan kita lolos P2. Tapi itu kan tergantung banyaknya formasi yang dibutuhkan. Geografi sendiri ternyata saat pengumuman SKB, semuanya P1. Kalau saya P2 nih, udah deh nggak akan lolos. Karna geografi formasinya sedikit, jadi cukup narik yang lolos P1 aja, tanpa P2. Di formasi mata pelajaran lain, saya masih lihat ada banyak yang P2. Karna selain yang lolos P1 nya sedikit, itu juga formasi matpel yang disediakan banyak, sampai >100 orang se-Jabar.
1) Beli buku CPNS terbaru
Persiapkan dirimu dengan latihan soal. Saya sengaja menyisihkan uang untuk beli buku CPNS yang tebal itu, dan saya isi semua, tanpa terlewat. Saya latihan lewat buku dan bonus CD dari si buku.
Kita gak mungkin bawa-bawa buku setebal itu di umum, nah manfaatkan hp androidmu dan download aplikasi CPNS. Lumayan lah, 20 soal TWK atau TKP bisa dilahap di perjalanan. Kalau TIU mungkin perlu konsentrasi lebih ya. Haha. Jadi cukup kerjakan di rumah😂.
Coba deh biar gak tegang menghadapi tes, tonton pengalaman orang lain di Youtube. Atau baca juga blog (tulisan-tulisan ttg cpns) kaya sekarang kamu nih. Haha. Sebagai gambaran dan persiapan juga buat kita. Salah satunya channel Budika Rabbani yang sering berbagi tips dan pengalaman mengikuti cpns. Saya juga terapkan beberapa sarannya, dan sangat membantu loh guys. Sisanya buanyak tuh di YT, video belajar, trik menjawab soal, dll. Silakan cari yaa...
Mungkin salah satunya, latihan soal. Semakin banyak latihan, semakin banyak juga tipe soal yang kita tahu. TKP saya pas di poin 143, faktor Luck juga kali. Kalau saya kurang tepat dalam soal TKP satu soal lagiiii aja, poin saya gak akan 143. Dan yaa gak akan bisa lanjut.
Oh iya, ada yang bilang TKP tuh menjebak, ada juga ah gak usah latihan itu mah logika kita. Eittss, manteman, saya bisa jawab soal TKP karna ada beberapa soal yang setipe dengan buku yang saya beli. Makanya, latihan itu saaangat penting, jadi MODAL buat kita.
Lanjut ke tahap yang lebih menegangkan, SKB!
Dari 325 orang yg seleksi SKD, yang lolos ke SKB ada 9 orang. Kebanyakan teman-teman saya gugur di SKD (Ini jadi catatan penting ya untuk kalian yang mau ikutan CPNS).
SKB Kemenag terbagi menjadi 3 tahap, Psikotes, Wawancara, dan Praktek Kerja.
Psikotes ini mengisi soal ceklis, mana yang sekiranya masuk ke gue banget nih. Mulai dari kepribadian, etos kerja, gampang kok. Kita cukup ceklis antara A atau B. Mana yang lebih sesuai dengan diri kita. Ada juga soal TIU, ini mah TIU banget. Ada hitungan, logika, analogi, sinonim, antonim. Pokoknya soal TIU di SKD aja gimana.
Wawancara sampai larut malam...
Ada 2 penguji yang akan mengajukan pertanyaan sekaligus menguji kemampuan kita.
- Baca tulis Al-Quran dan maknanya.
Penguji menyediakan Al-Quran untuk dibaca, lalu memberi kertas kosong untuk menulis salah satu ayat dalam Al-Quran yang kita tahu. Saya menuliskan Al-Asr yang gampang😐. Ada juga teman saya yang disuruh menuliskan satu ayat yang sebelumnya dibaca (itu kan surat Al-Maidah, jadi teman saya gak bisa menuliskan ayat secara sempurna).
Tergantung penguji, ada yang praktek shalat mayit, shalat subuh, atau ada juga yang menawarkan bebas silakan. Repot itu ketika pengujinya minta shalat subuh, mereka yang pakai qunut harus menghafal dulu.
Wawancaranya seputar: fenomena masa kini. Radikalisme, organisasi keislaman, khilafah, pemimpin, nasionalisme, dll.
Contoh pertanyaan yang masih saya ingat:
“Bagaimana tanggapanmu kalau ada sekelompok orang yang beramar ma'ruf tapi dengan cara radikal?”
“Bagaimana kalau kamu dipimpin non muslim?”
“Kalau ada keluarga sakit, dan kamu masih ada tugas yang harus dibereskan dari atasan, apa yang akan kamu dahulukan?”
Luarrrr biasa kaaan. Sangat menjebak. Haha.
Hari selanjutnya tes micro teaching. Nah si MT ini tujuannya untuk menguji kemampuan mengajar kita, pedagogik lah pokoknya.
Sejauh mana kita menguasai RPP, alur pembelajarannya, metode, KI, KD, IPK, penilaian, remedial. Pokoknya kita disuruh menerangkan dan menganggap penguji sebagai guruny. Kalau menyiapkan media, silakan tampilkan siapa tau dapat nilai tambah.
Ditanya tentang pengalaman mengajar punya gak? Berapa taun. Ceritakan aja kalau pernah di bimbel atau sekolah.
3. Kemampuan bahasa asing
Nah ini. Karna sebelumnya nggak tau tentang format penilaian praktek kerja, jadi saya kurang persiapan. Cuma bisa perkenalan bahasa Inggris dan sedikit bahasa arab. Itupun bahasa arab dibimbing penguji. Lupa kalo saya tuh emang melamar Kemenag. Ya harusnya kudu bisa lah lancar dikit, nggak balelol memalukan kaya kemarin.
Jadi guru jaman now nggak boleh gaptek. Kita ditanya kemampuan dalam media pembelajaran. Bisa excel gak? Coba praktekan nilai jumlah dan rata-rata. Bisa apa lagi? Udah aja saya jawab sesuai kemampuan: sedikit photoshop, bisa movie maker, power point, prezi, pokoknya sebutin aplikasi pendukung belajar deh hha.
Setelah selesai SKB, kita harus sabar menunggu sampai tahap akhir. Sampai akhirnya pengumuman final SKD (40%) dan SKB (60%).
Itu aja paling ya pengalaman yang bisa saya bagi. Saya ingin mengajak teman-teman aja, mengenalkan bahwa Kemenag juga punya lowongan untuk mengajar loh. Gak harus lulusan UIN yang kata temanku hahaha. Bebas kok. Bisa jadi guru Matematika, Kimia, Geografi, Sosiologi dll. Yuk Gabung!
Nanti mengajarnya di Madrasah/Universitas, dibawah naungan Kemenag. Begitooh.
Semoga tahun depan kalian jadi ASN! Untuk cerita selanjutnya mengenai kelulusan, pemberkasan, dan penempatan, di buat thread nya di Twitter ya. Hehe.
Sekian. Semoga manfaat ya.