Tentang idealis dan pragmatis, kembali pada tulisan lama... Idealis adalah berpikiran jauh kedepan, sedangkan pragmatis adalah berpikiran apa yang saat ini di hadapannya. Berdasarkan konsep ekuilibirium keduanya berada pada titik yang sangat ekstrim. Idealis mengatakan, semua yang dilakukan entah itu keberhasilan kegemilangan, kegagalan, kesalahan semuanya adalah bagian dari proses. Sedangkan pragmatis semua yang dilakukan mencakup seluruh konsep dan kerumitannya menjadi sama sekali tidak ada artinya jika semua itu menjadi tidak ada fungsinya (tidak ada hasilnya). Dari sinilah maka saya menawarkan konsep baru " Menatap jauh kedepan itu penting, tentu saja, namun untuk mencapai yang di depan, terlebih dahulu kamu harus mencapai yang di dekat. Lakukanlah apa yang harus kamu lakukan saat ini, dan cobalah untuk berfikir tentang hari esok dengan tetap realistis, apa yang ada di sana (cita-cita) sepenuhnya tergantung dengan apa yang ada di sini (saat ini)." Andy Riyan *** busyet itu tulisan saya di tahun 2012, udah kayak filsuf beneran, dulu nulis ini, entah gak tau gimana, lupa ceritanya, sekarang bener ngerti makna tulisan ini.