Jika di salah satu sudut hati yang dahulu masih mengisi, lantas, kenapa memaksakan yang sekarang tetap disisi? Sepi?
seen from China
seen from Japan
seen from United States
seen from China
seen from Russia
seen from United States
seen from Russia
seen from United Kingdom

seen from Romania

seen from Romania
seen from United States

seen from Peru

seen from Malaysia
seen from Yemen

seen from Canada
seen from Germany
seen from France
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
Jika di salah satu sudut hati yang dahulu masih mengisi, lantas, kenapa memaksakan yang sekarang tetap disisi? Sepi?
Pahami dulu apa yang kamu butuhkan. Lalu pahami bagaimana mendapatkannya. Kemudian pahami lagi bagaimana treatment jika kamu gagal. Akhirnya, pahamilah cara mensyukuri keberadaan dirimu. Dirimu tetap hidup, dan Allah Maha Mencukupi kebutuhanmu.
Dirimu masih jadi yang sempurna
Masih seperti yang dahulu
Selalu terkenang di hati
Walau diri ini mencari pengganti yang baru
- Helmi Zufar
Mimpi Lama Wkwkk
~irhyon
Perlukah kau tahu? Aku rindu percakapan kita yang dulu. Aku, sangat rindu percakapan itu.
sangat-sangat rindu.
Tulisan yang telah usang kutemukan kembali
Lelahkah kau menunggu? :)
maafkan aku selama ini aku terkesan untuk memaksamu mengatakan apa yang seharusnya tidaklah dikatakan olehmu sekarang ini. maafkan aku, hambaNya yang dhaif ini karena selalu ingin tahu semua tentangmu.
maafkan aku, seringkali aku futur dan tidak menerima semuanya. padahal aku seharusnya bersyukur kamu bertingkah laku seperti itu...
terkadang aku berkata, "aku lelah menunggu. aku lelah. sungguh lelah." meski sebenarnya itu hanya sekadar godaan saja. sebenarnya aku harus mendengarkan hatiku lagi, hati nuraniku. harusnya aku selalu menyampaikan kepadaNya meski Dia sudah tahu. harusnya aku meminta kepastian kepadaNya, bukan kepadamu, yang juga hatinya dapat dibolak-balikkan olehNya.
Wahai Dzat Yang Membolak-Balikkan Hati... aku memohon kepadamu supaya Engkau selalu melindungi hatiku agar selalu dalam lindungan Mu... Ajari aku mencintaiMu... Ajari aku ikhlas menghadapMu... supaya aku dapat belajar menjadi seorang muslimah kaffah...
aku ingin menjadi muslimah kaffah, ya Rabb... ku ingin menjadi salah satu bidadari di surga...
semoga saja suatu hari nanti aku akan dapat sampaikan sesuatu kepadamu. dan semoga saja suatu hari nanti kamu juga.
nanti kita lukis pelangi yang indah di langit biru, bersenandung ayat cintaNya, berlindung di temaramnya ikatan suci... sederhana namun selalu terkenang. nanti kita akan punya malaikat kecil penjaga keimanan kita... aku ingin merawatnya dan membuatnya bersinar seperti bintang sebelum fajar. aku ingin, aku ingin...
aku akan menemani derap langkahmu, mengusap peluh yang membasahi wajahmu, genggam erat tanganku seakan kita akan berpisah sebentar lagi. pahit manisnya kehidupan dan getirnya perjuangan...
:)
-- putrianggra, 19 April 2012
Untuk Kamu
Selama aku bertemu ribuan orang di dunia ini bahkan jutaan orang pun, pertemuan kita adalah yang paling indah diantara yang lain. Aku bersyukur bertemu kamu walau hanya sebentar. Kamu yang dulu aku anggap sok kenal, sok dekat, dan aneh malah membuatku menjadi gila. Jujur, aku dulu amat sangat risih dengan pertemuan kita. Tapi seiring berjalannya waktu aku malah merindukanmu. Rindu ini ada, meski tak nampak.
Teruntuk seseorang yang amat kusayangi -meski kutahu ini amat sangat terlambat- Aku rindu kamu beserta kenangan kita yang dulu. Berbahagialah dengan duniamu yang sekarang. Jika kau segan, tunggulah aku. Aku percaya akan ada kita suatu saat nanti.
5 Mei 2017
bahasa jawanya dahulu