Tentang Salah . Ada seseorang yang datang, sesaat setelah badai di saat pintu baru saja kukunci. Dia memasang wajah lugu dengan mata hitam membulat, senyum polos dan guratan harapan. Aku wanita berhati lembut, asal kau tahu saja. . Dia bermain di ruang keluarga, memerankan peran adik manis yang sangat sulit kuabaikan. Dari semua rumah yang ada kenapa harus rumahku? Tentu saja itu pertanyaanmu bukan? . Aku juga tak tahu dan tak ingin tahu, aku takut jika jawabannya tak seperti inginku. Kubiarkan saja kesalahan ini terus terjadi, kunikmati setiap tingkahnya dan tanpa sadar kubiarkan dia masuk ke ruangan yang kukunci rapat. . Kau tahu, dia mulai melihat seisi ruangan dan menunjukkan ketertarikan, aku wanita yang lembut, asal kau tahu. Ya, kelembutan yang kuberikan ternyata membuat segalanya nampak salah. . Kini ia bebas keluar-masuk ruangan rahasiaku seperti itu sudah bukan rahasia lagi. Beberapa hari kemudian dia membawa temannya. Mereka menikmati permainan di dalam kamar itu dan aku adalah penonton. Kau tahu sakitnya? Sekali lagi, aku wanita yang lembut. . Kubiarkan mereka terus kembali ke sana dan pada akhirnya rumah itu bukan lagi rumahku, bahkan ruangan rahasia itu tak lagi mengenaliku sebagai pemiliknya. Dan dia selalu semanis dahulu dengan semua wajah tak bersalahnya. . Salah siapa? Tidak! Jangan beritahu aku, aku belum siap menerimanya. . . air sunyi . #airsunyi #quote #kata #berkata #air_sunyi #aiirsunyii #sunyi #air #tumblr #airsunyitumblr #airsunyiig #refleksi #airsunyifp #kataberkata #diksi #prosa #mungkinpuisi #salah #cerpen #deskriptif #dialog #monolog









