MENGABADIKAN KEBAIKAN
"... Menjadi baik, dan mengistiqomahkan kebaikan, tapi, kebaikan akan sulit istiqomah jika hanya sendirian." Kataku.
"Kenapa?" Kata salah satu dari mereka.
"Karena diri kita lemah, kita membutuhkan pengawalan ketat terhadap niat-niat baik kita." Jawabku.
"Sayyidah Khadijah R.A, beliau yg saat itu menjadi baik dan terbaik saja, ketika mendengar nama Muhammad didengungkan bersamaan dengan hias akhlaq mulianya di zaman yg jarang terdengar itu semua, langsung terpercik rasa penasaran dalam dirinya untuk mengetahui sosok pemilik akhlaq mulia itu lebih dalam, hingga tidak main-main untuk membuktikan rasa penasarannya, dengan kecerdasannya, beliau menyusun sebuah rencana dan mengirim khodimnya ((Maysarah)) untuk cek-ricek kebenarannya. Setelah terbukti, bahkan melebihi ekspetasi dan kabar mulut yg ada, tergeraklah hati suci Sayyidah Khadijah R.A yg selama ini terjaga menanti kehadiran seseorang yg bisa saling membersamai dalam kebaikan, dan bersama-sama meng-istiqomahkannya. Karena beliau mengerti betul, bahwa baik saja tidak cukup, beliau ingin mengabadikan kebaikan itu." Lanjutku.
"Kalian, carilah orang yg bisa membersamai dalam kebaikan itu dan bisa bersama-sama meng-istiqomahkannya, jika tidak menemukan, jadilah salah satunya, agar kelak ketika kalian sudah mulai lelah mencarinya, Allah akan gerakkan hati orang itu untuk bergantian mencarimu." Tutupku.
Carilah dia, dia bisa menjelma jadi siapa saja.. teman kita, atau teman.. hidup kita.
Selamat saling mencari kebaikan dalam kebaikan.












