Raguku menemui ujungnya, tatkala angka telah berputar menemui kembarannya. Mataku bersitatap dengan khayalan yang ada di depan sana dengan bayang semu yang diterima dari harapan yang tak berkesudahan.
Tungguku menemukan jawabannya. Katamu terlalu mahir membuatku berani meletakkan percaya yang kini semua telah berulang kali kecewa dan naasnya hatiku masih bertahan dengan alasan bahwa semua hanya ujian.
Perasaanku berduka atas tak setianya kata yang kau beri. Menunggu dan mengharap seakan hariku tentang penantian yang ujungnya adalah kesalahan besar dan membiarkan satu demi satu rapalan doaku memudar dari aras yakinnya.
Hati bukan teras tunggu. Dia memang tak kan kehujanan di sana tetapi kekecewaan yang mengalirkan anak sungai di paras senyumnya yang indah dan kau penyebabnyaa.
#Berhentilah Menunggu tanpa Kepastian. Berjalanlah!! Siapa Tahu yang Terbaik sedang Menunggumu di Masa Depan atas Keberaniamu Mengambil Sebuah Keputusan.