Qui es-tu, toi qui as fait halte Pour retarder le châtiment Que tes crimes t'ont réservé ?
Dante (La Divine Comédie)

seen from Italy

seen from Indonesia
seen from Macao SAR China
seen from China
seen from United States

seen from Italy
seen from India
seen from Iraq
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from China

seen from Iraq

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from China
seen from United States
seen from Portugal
seen from Portugal
seen from Portugal
Qui es-tu, toi qui as fait halte Pour retarder le châtiment Que tes crimes t'ont réservé ?
Dante (La Divine Comédie)
Reda Ini
Hujan yang deras sedari tadi akhirnya berhenti, bersama orang yang lalu-lalang dan ada yang sebagian mencoba berlari. Tubuh tuaku sudah sedikit kaku, sehingga untuk bergerak membersamai muda-mudi, sudah jauh dari kata mampu.
Aku masih menggenggam tanganmu, yang masih mencoba terus bercerita sejalan dengan gerutu bahwa aku sudah banyak lupa yang menjadi kenangan tentang kita. Tentang di halte depan sana awal kita berjumpa, tentang motor tuaku yang tiba-tiba mogok dekat jempatan sana, tentang hujan sore juga yang memaksa kita berteduh seraya tersenyum karena ada alasan kita untuk berlama-lama.
"Kamu tahu mas, apa yang aku ingat ketika reda ini?". "Apa?" Tanyaku sambil bersiap akan semua pertanyaan kejutan. Aku tersenyum sambil membayangkan tiap kenangan, yang jelas lebih sulit dilakukan di usia ku yang sekarang.
"Awal mula kisah kita menuju babak baru," ucap mu jelas belum selesai seolah meminta aku untuk meneruskan.
Tentang awal aku meminta mu sembari menanyakan apakah kamu mau terus menemani ku. Saat aku dipindah tugas ke pulau Sumatera, aku meminta mu waktu itu sekaligus meminta izin untuk menemui orang tua mu sebagai upaya ku untuk meminang mu. Kamu sempat mendiamkan aku sekitar beberapa menit, selepas reda seperti sekarang ini akhirnya kamu memberi jawab dengan meminta ku untuk langsung menemui orang tua mu. Meski kita sudah melewati beragam kisah sebelum perkara itu, reda sore waktu itulah yang menjadi awal kisah kita memasuki babak baru.
Kamu menceritakan persis seperti yang aku ingat, yang kemudian aku balas dengan senyum seraya mengenang hal-hal terjadi setelahnya.
Selepas itu aku langsung menemui orang tuamu, meminta izin seperti yang awal aku utarakan sebelum itu. Syukurlah semua lancar dan sampai kini kamu tetap ada untuk menemani ku sepanjang jalan.
"Apa kamu tau Mas? Selama ini kamu selalu menjadi mesin penyimpan rasa yang terkenang di tiap-tiap hari kita. Di tiap hal baik yang sangat disayang hingga hal muram yang bisa jadi pembelajaran".
Aku mengiyakan tiap kata yang sedari tadi kamu ucap, kamu masih tetap sama dalam hal menceritakan setiap detail kisah kita. Meski kini hujan telah reda, namun aku ingin tetap di sini mendengarkan kekasihku bercerita.
27 Juni 2021 | (c)adikurniawan
Victor Pierre HUGUET
Halte de cavaliers au bord de la mer
Ok so no one on whole wide tumblr is blogging about Halte, that's fine, but the HannaxMalte kiss just made my Top 5 Christmas Movie list, i don't care that this is a YouTube series that is basically just advertisement for Ebay, this Ship is my ship and I will go down with it. Spoilers.
photo : @virginieoulhen
SHINE x JOCK x HALTE
Di keningku masih ada kenang yang pernah kau tanam. Sedang rindu tumbuh subur dan menjelma melati, ia mengakar memadati ruang tunggu. Membiarkanku tergugu menunggumu, namun nyatanya kemarau datang tanpa aba-aba ia meranggas tanpa kata. Jakarta, Januari 2016 Aku #gradasiaksara #photography #livefolk #folk #halte