Aku menuju ketempat yang tak pernah aku tahu, tapi sepertinya tempat itu memancarkan cahaya cerah.
Aku melangkahkan kakiku perlahan seperti tak yakin sesekali ku tengok kebelakang berharap seseorang memanggilku.
Aku kembali ke jalanku, harapanku tidak ada; tidak ada yang memanggilku dari arah belakang.
Aku merasa seperti ada yang menahanku tapi aku tahu itu hanya pikiranku.
Sekarang aku hanya tahu, aku harus berjalan ke jalan itu. Aku tak akan mendengarkan suara ilusi yang selalu memintaku untuk melihat kembali kebelakang. Aku tahu semua orang sudah pergi, dia sudah pergi melalui jalan lain. Jalan yang bukan tempat kami berjanji untuk bertemu; jalan yang berbeda karena yang ingin dia temui adalah orang lain, bukan aku.
Aku tetap berjalan pelan-pelan, melihat kedepan meski kadang tanpa keyakinan.








