Menenggelamkan Rasa . . . #nonaombak #rasadalamkata #maknadalamkata #kitadalamkata #textgram
seen from United States
seen from Israel
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Sweden
seen from United States

seen from United States
seen from Netherlands
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from China
seen from Honduras
seen from United States
seen from Venezuela
seen from Romania
Menenggelamkan Rasa . . . #nonaombak #rasadalamkata #maknadalamkata #kitadalamkata #textgram
Apa yang kamu rasakan ketika berada di Bandara?.. Sedih karena mengantarkan kepergian seseorang untuk beberapa waktu? Haru dan bahagia karena menanti kepulangan orang yang sangat kita tunggu kedatangannya? ... Selama beberapa kesempatan mungkin kamu akan merasakan hal yang berbeda ketika di Bandara. Entah hanya aku yang sekarang sedang merasa terbawa oleh suasana di sana, atau memang ada seseorang yang benar - benar aku tunggu kedatangannya?... ... Jika itu kamu, maka aku akan bersabar menanti. Karena aku yakin kamu akan datang dengan membawa kabar bahagia. Sambil menantimu, aku akan berusaha memaksimalkan potensi yang ada, menyelesaikan kewajiban pendidikanku dan menyelaraskan keinginan-keinginan yang mungkin harus diwujudkannya ketika nanti sudah bersama dan bukan sekarang. 😊😊😊 ... Karawang, 8 April 2018 | ©IntanSariDevi ~ombak #bandarasoekarnohatta #kedatangan #menunggukamu #bersabar #akupastidatang #rasadalamkata #kitadalamkata #danakusuka
Bersabarlah Sedikit Lagi ... "Hari - hari kemarin adalah tentang melepaskan. Melepaskan ego, melepaskan ambisi, melepaskan kekhawatiran, juga melepaskan kesedihan. Untuk bisa merasakan bagaimana lapangnya hati sendiri. Merasakan betapa kesabaran itu benar - benar manis buahnya." ... Ya kutipan di atas adalah benar adanya beberapa minggu atau bulan yang lalu aku memang terkesan memaksakan sebuah kehendak akan suatu hal. Ketika aku memaksa justru aku malah kehilangan, ya kehilangan beberapa hal yang sudah ada dalam genggaman entah itu tentang sebuah karir dalam berbisnis atau nilai akademik dalam perkuliahan. Lalu aku belajar untuk bersabar karena segala sesuatu sudah ada waktunya dan sudah ada bagian tiap tayang dalam episode kehidupan kita. ... Seperti bunga mawar ini, indah bukan?... Tapi coba lihat seberapa sabar kita menunggu agar bunga itu mekar mungkin dibutuhkan waktu dari mulai kuncup sampai mekarnya. Bersabarlah dalam melakukan segala hal dan ketika kamu bersabar Allah akan bersamamu. Terbukti bukan?.. Kini bunga mawar itu mekar dengan indahnya, coba jika masih kuncup sudah kamu petik?.. Kamu tidak akan melihat keindahannya. ... Jadi jikalau kamu sekarang sedang menunggu suatu hal yang akan membahagiakanmu dan juga orang lain. Maka bersabarlah.. Buah dari sabar itu manis. Karawang, 18 Maret 2018 | ©IntanSariDevi ~ombak #rasadalamkata #kitadalamkata #maknadalamkata #bunga #indah #mawar #sabar #ceritamingguan
Belajarlah mencari sudut pandang terbaik dalam situasi yang mungkin membuatmu merasa dirugikan, dikecewakan, dikhianati atau hal - hal yang membuatmu merasa sedih. ... Sudahlah.. Itu hanya sudut pandangmu saja yang salah. Coba kamu cari sudut pandang yang terbaik. Ya sudut pandang yang membuatmu akan merasa lebih tenang dan nyaman. ... Mungkin hal yang kamu lewati itu ujian Allah agar kamu lebih bersabar dalam menanti, lebih teliti dalam memilih dan lebih bijak dalam memutuskan suatu perkara. ... Maafkan dirimu sendiri, redamlah egomu itu. Jangan pernah menyalahkan siapapun. Ingat ini sudah menjadi garis takdirmu. ... Karawang, 16 Maret 2018 | ©IntanSariDevi #nasehat #kitadalamkata #rasadalamkata #maknadalamkata #explore #karawang #sudutpandang #terbaik
Keyakinan ... Apa kabar kamu?... Masih yakinkah kamu kalau kita akan segera bertemu dalam waktu yang sudah pasti akan membuat kita menjadi satu. ... Tak usah menghentikan langkah, teruslah berjalan. Kamu yakin bukan??? Bahwa Allah tak akan membiarkan hamba-Nya sendirian. ... Bersabarlah dan tetap yakin..!! @30haribercerita #30haribercerita #30hbc1820 #keyakinan #pertemuan #kitadalamkata #rasadalamkata #danakusuka
Jurnal Syukur September
Sebelum pergantian September ke Oktober, saya menuliskan #OpiniBerisi tentang tumblr. Kenapa sih menulis di tumblr, padahal pembacanya kan “sepi”? Uniknya lagi, #OpiniBerisi ini hanya saya share di IG Story @rezky_passionwriter . Dan itu berarti hanya terbatas 24 jam. Silakan baca lagi deh bagi yang pengen tahu versi lengkapnya.
Saya memang benar-benar kepikiran dengan topik ini. Sebagai #PassionWriter tentu hal yang wajar untuk kepo segala hal dengan cara pandang yang berbeda untuk menangkap sebuah makna.
“Lah kalau sepi, kenapa kamu nulis di tumblr?”
Nah itu, kali berbeda. Saya nggak mikirin dibaca orang apa nggak. Tepat di awal bulan Oktober ini saya lebih pengen expression feeling di tulisan. Karena menulis adalah kebahagiaan tak terdefinisikan ingin saya lakukan di sini. Karena itulah saya namakan ide ini dengan Jurnal Syukur edisi September.
Bulan September lalu bagi saya benar-benar bermakna. Bulan yang istimewa dengan banyaknya kebaikan yang Allah hadirkan. Kebaikan, kelancaran, percepatan, dan banyak hal yang tak bisa terucapkan semuanya. Beberapa di antaranya :
Naskah ke-17 #KitaDalamKata selesai
Dipertemukan dengan cara yang indah dengan sosok di #KitaDalamKata
Menjadi delegates dari Future Leader Summit 2017 di Semarang
#NgobrolinNulis di Jogja, Solo, Semarang, Bogor, Surabaya, Malang, dan Banjarmasin
Pemateri workshop Global Islamic Boarding School di Banjarmasin
Berjumpa dengan 2 anak muda Forbes 30 under 30
Rekrutmen tim internal untuk #ProyekKebaikan
Inspirator Academy deal proyek “besar” dengan Bernas Group
Wawancara 3 dari 4 buku ghost writing selesai
Nembak Bang Timmy jadi mentor
Pembukaan Bank Alumni 2017
Yang tertulis bukanlah semua. Sungguh, masih banyak hal yang tak tertulis. Saya sengaja memaksa diri untuk bersyukur dan bersyukur dengan menulis. Karena ada banyak hal yang jika tak tertulis dan diingat, kita abai untuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan.
Selain itu ada 3 amanah baru yang saya dapatkan sebagai #PassionWriter . Bernas Grow Indonesia, Associate Author, dan Creative Writers Army. Amanah dari perusahaan ini so challenging. Selain pertumbuhan kualitas diri, tentu saja ini jadi pintu rezeki. Aaah, sungguh Allah Maha Baik.
“Enak banget kamu Rez. Bisa hidup dengan passion dan lancar-lancar aja.”
Helow, siapa bilang lancar? Kamu nggak tahu kan gimana saya memperjuangkan hidup dan karya dari passion? Titik dimana saya harus struggling untuk mengalirkan uang dan memperjuangkan idealisme. Titik dimana saya merasa lelah dan mengatakan “kayaknya aku nggak bisa”. Titik dimana saya merasa harus berpindah. Nggak tahu kan?
Jangan kira perjalanan passion ini lancar seluruhnya. Butuh perjuangan dan juga banyak batu sandungan. Hanya saja saya lebih memilih untuk bersyukur dibandingkan mengeluh. Karena itulah tulisan ini dinamakan Jurnal Syukur edisi September. Perjalanan mensyukuri apa yang saya dapatkan di bulan ini.
Selain itu, trigger yang membuat saya untuk terus belajar bersyukur dan bersyukur adalah pesan baik dari tokoh di #KitaDalamKata :
“Dengan selalu menghargai tiap kebaikan yang Allah kasih melalui orang lain, ngebuat kita makin bahagia. Dan yang pasti, membuat kita semakin dekat dan percaya sama Allah.”
Perjalanan mensyukuri nikmat yang Allah hadirkan melalui perantara orang lain.
Sebenarnya bulan ini bisa saya tutup dengan kekecewaan. Kekecewaan itu bersumber dari penundaan yang Allah berikan kepada saya. Penundaan atas sebuah pemberian yang seharusnya bisa diberikan tepat waktu. Tapi saya kembali belajar untuk memaknai. Sesungguhnya Allah menunda untuk jawaban yang lebih indah dan lebih baik.
Saya tersadarkan kembali. Bukankah Allah Maha Tahu apa yang tidak kita ketahui. Bukankah Allah Maha Tepat Waktu atas segala waktu yang kita susun? Bukankah Allah adalah Sutradara Terbaik atas episode hidup yang kita miliki? Lantas, kenapa masih ragu?
September, sungguh istimewa.
Terima kasih ya Allah. Jadikan diri ini sebagai hamba yang selalu dipenuhi rasa syukur.
Jurnal Syukur September, 06.15 WITA
Banjarmasin, 1 Oktober 2017
***
Per 1 Oktober 2017 pemesanan buku ke-17 saya, #KitaDalamKata sudah dibuka. Silakan isi form di bit.ly/PreOrderKitaDalamKata dan hubungi 0853-6394-9899 via whatsapp untuk informasi selanjutnya.