218: Tari lenggang nyai
seen from United States
seen from China
seen from Türkiye

seen from Singapore

seen from Russia

seen from United States
seen from Maldives

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from China
seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Slovakia

seen from Australia

seen from Indonesia

seen from Argentina

seen from Singapore
seen from Spain
218: Tari lenggang nyai
Next banquet..
Lenggang
#lenggang #batasan pandang masih dengan haknya #berkembang Mangisi #boleh #bertambah namun #jangan #dijadikan #paksa #kembali Kecuali kau kuat menggauli #sepi Saat isi sebenarnya akan terus ada Sebab kekosongan takkan mungkin sirna Engkau sekedar #manusia #jernih #berjalan jangan #terus mengingat sedih Walau terbayang, tetap maju dan teruslah berkembang Sebab- Bayangan mestilah hanya sinar yang terhalang #perbedaan paham takkan cocok menghakimi walau dalam diam #diskusi hanyalah campuran pikir #Pelangi-nya pun mungkin tiada akhir Semakin Dan semakin Seperti #pemaksaan kata Dan #siapapun boleh taksuka ============= #bening ? #tidak ! #tulisan Ini masih #keruh ======== #puisi ? #bukan , cuma susunan kata dan #ambyar Maknanya ======= #ArhtAnt <--------- kamu bisa baca? #wkwkwk (at Waduk Kali Bening) https://www.instagram.com/p/B3m38KEJ07V/?igshid=16xepjmljxsx
LENGGANG
Weekend kali ini tidak ada kencan bersama bapak-ibuk, yang ada tumpukan cucian yang belum disetrika karena si bibi as known as asisten rumah tangga sakit dalam beberapa hari terakhir. Pulang kantor lalu menyelesaikan yang harus diselesaikan, nggak ada salahnya treat my self well dengan sepiring Lenggang. Mumpung lagi ada pempek di kulkas hehe. Yang belum tau, Lenggang itu masakan Palembang, deskripsinya begini: pempek diolah dengan telur aja sih semacem pizza mie. (Tau kan ya gengs?) Di rumah Rani, pempek adalah makanan lumrah alias tidak begitu istimewa walaupun tetep istimewa. Maksudnya bukan barang langka, karena cukup sering ada. Nah, Rani ingin berbagi resepnya walaupun simple ya mungkin cukup berguna (bagi yang membutuhkan). Let’s try!
Bahan-bahan:
Pempek (kalau pempek dalam keadaan dingin, panaskan dulu dengan cara dikukus. Ini juga berpengaruh biar nggak keras masakannya)
Telur
Garam
Merica
Minyak (untuk menggoreng)
Bahan Pendamping:
Cuka (Rani nggak bikin cuka dari nol, pokoknya pas beli pempek kan pasti dikasih cukanya hehe. Oh ya, ini cuka temennya pempek loh bukan cuka yang buat masak itu. Sebenernya, cuka berperan penting, karena kalo yang bikin bukan orang Palembang/ bukan yang biasa masak pempek “asli Palembang” rasanya kurang maknyus)
Timun (yang telah dipotong dadu atau sesuai selera)
Cara memasak:
Potong pempek tipis-tipis
Kocok telur, garam dan merica
Campurkan potongan pempek dan telur yang telah dikocok
Goreng hingga matang (Rani pake teflon kotak biar bentuknya cucmey, tapi hasil jadinya begitulah. Maap-selalu-agak-abstrak hehe yang penting rasanya toh!?)
Sajikan bersama cuka dan timun
❤ Rani
Lalalalalala #lenggang #kangkung 💃 . . . #schwellenangst #novaturient #onism #acatalepsy #cromulent #nffa #arh #rnf #goprohero #gopromy #goprosg #miraculous #nffatravelinsanely #iphone #huawei #iphonephotography #wonderlust #huaweiphotography #travelphotography #japan #osaka #beautifuldestinations #logophily