Meg Tilly et Annette Bening dans "Valmont" de Milos Forman (1989) - librement adapté du roman éponyme et épistolaire de Pierre Choderlos de Laclos (1782) - décembre 2024.


#dc#dc comics#batman#bruce wayne#dick grayson#dc fanart#tim drake#batfam#batfamily



seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from Japan
seen from Japan

seen from New Zealand
seen from Italy
seen from Singapore

seen from New Zealand

seen from United States
seen from Kenya
seen from Greece
seen from China
seen from Hong Kong SAR China
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from Poland
Meg Tilly et Annette Bening dans "Valmont" de Milos Forman (1989) - librement adapté du roman éponyme et épistolaire de Pierre Choderlos de Laclos (1782) - décembre 2024.
ah yes. my favorite half-alive: virtual reality aware-of-self artificially intelligent character. bening
Sebening Ayna
Sebuah ulasan Novel Best Seller Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy.
Seperti Fathimah, semasa santrinya, Ayna menjadi khadimah Bu Nyai di pesantren. Bangun di saat yang lain masih terlelap demi menyiapkan sahur atau sarapan santriwati. Pergi berbelanja kebutuhan dapur hingga kebutuhan pribadi Bu Nyai. Kadang Ayna juga mengajak cucu Bu Nyai agar mau mengerjakan tugas sekolahnya dengan senang hati. Hingga sesekali menggantikan Kang Bardi mencuci pakaian Gus Afif, putra kedua Bu Nyai yang diam-diam Ayna kagumi.
Seperti Aisyah, meskipun memegang amanah sebagai khadimah, di akhir masa sekolahnya, Ayna mendapat nilai UN tertinggi bidang IPS se-Provinsi Jawa Tengah, dan tertinggi nomor sepuluh tingkat nasional. Tidak berakhir di situ, selulus pesantren, hidup Ayna penuh ujian dan cobaan. Ujian keluarga, cinta, harta, seakan ombak yang terus bergantian menerpa pijakan Ayna. Tapi cara pandang dan keyakinanannya akan takdir Allah begitu menguat menambah kejelitaannya.
Seperti Asiyah, menjaga kesucian adalah hal yang paling utama bagi Ayna. Pernikahannya (bisa dikatakan secara paksa) dengan Yoyok tidak kemudian meruntuhkan kemuliaan Ayna. Bagaimana bisa, seorang gadis jelita lulusan terbaik pesantren menikah dengan putra salah satu orang terkaya di Kabupaten Grobogan, sekaligus biangnya kemungkaran di Purwodadi? Begitu pandangan tetangga-tetangga Ayna. Namun Ayna punya cara tersendiri melaluinya. Bukankah doa-doa Asiyah terabadikan dalam Al Quran meskipun ia seorang istri Fir'aun?
Seperti Khadijah, ujian demi ujian yang Ayna hadapi mengantarkan ia kepada Bu Rosidah, Direktur perusahaan ternama di Bogor. Perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan kebugaran dan kesehatan, memiliki dua puluh lima cabang di sepuluh kota besar Indonesia. Ayna meneguk ilmu dan pengalaman bisnis langsung dari mata airnya. Hingga Ayna berhasil mendirikian perusahaan roti dan rumah peduli anak jalanan yang dinamai Bayt Ibnu Sabil.
Jika di Ayat-Ayat Cinta penulis menciptakan tokoh ideal laki-laki bernama Fahri, maka di Bidadari Bermata Bening kita temui sosok muslimah ideal dalam diri Ayna. Keempat perempuan mulia yang Nabi sabdakan kelak menjadi sebaik penghuni Surga.
“Sebaik-baik wanita penduduk surga adalah Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah istri Fir’aun.” (HR Ahmad)
“Yang sempurna dari kaum lelaki sangatlah banyak, tetapi yang sempurna dari kaum wanita hanyalah Maryam binti Imran, Asiyah binti Muzahim, Khadijah binti Khuwailid dan Fatimah binti Muhammad. Sedangkan keutamaan Aisyah atas seluruh wanita adalah seperti keutamaan tsarid (roti yang diremukkan dan direndam dalam kuah) atas segala makanan yang ada.” (HR Bukhari)
Saya tidak berhobi membaca novel. Namun di satu kesempatan, saya merasa butuh mengkaji ulang bagaimana wanita-wanita mulia bisa meneguhkan hatinya dari berbagai cobaan. Penjagaan hati yang merapuh, kemanfaatan yang memudar, kejelitaan etika yang mengeruh, membuat pribadi ini tenggelam dari cahaya kesholihahan. Dan benar, terkadang cerita fiksi menjadi satu cara yang ampuh tuk menggambarkan fakta. Realita yang sebetulnya bernafas lama di kehidupan kita. Tapi diri sering tidak sadar karena menganggapnya hal biasa.
Bidadari Bermata Bening tidak hanya menjadi motivasi, tapi penulis juga mampu memasukkan beberapa hukum-hukum fiqh dengan apik dalam alur ceritanya. Seperti contoh siapa yang berhak menjadi wali dalam pernikahan, bagaimana muamalah dengan kerabat yang bertentangan, dan yang terpenting, bagaimana meneguhkan penjagaan dan hati yang saling mencintai.
Semoga keberkahan melimpah bagi penulis Bidadari Bermata Bening, pembaca, pihak-pihak yang terlibat dalam penerbitan dan pendistribusian, serta siapa pun yang mau mengambil ibroh darinya. Juga untuk segenap sholihaat di mana pun berada, semoga kita menjadi Bidadari dunia dan Surga.
DO’A
Tuhanku. Aku memohon kepada-Mu untuk membentukku menjadi putra yang tangguh dan manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala aku lemah, cukup berani menghadapi dirinya sendiri manakala aku takut. Jadi juga aku manusia yang memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan yang telah menungguku di kemudian hari. Buatlah diriku menjadi rendah hati dan jujur dikala aku mendapatkan kemenanganku.
Tuhanku. Tolonglah jangan bimbing aku pada jalan yang mudah dan lunak. Biarkanlah aku di bawa oleh-Mu dalam gelombang dan desak kesulitan agar aku menjadi seseorang yang tahu rasanya perjuangan. Bimbinglah aku Tuhanku supaya aku mampu berdiri tegak ditengah badai serta berwelas asih pada orang-orang yang memerlukanku.
Tuhanku. Jadikanlah aku manusia yang memiliki hati bening dengan cita-cita tinggi, juga berani mewujudkan semua impian dan cita-citanya. Buatlahlah juga aku menjadi seorang yang mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain. Akupun ingin Tuhan menjadi manusia yang mampu meraih masa depan yang sangat indah tapi jangan buat aku melupakan masa lampau.
Tuhanku. Maafkanlah aku atas keegoisanku. Aku yang hanya manusia biasa ini mengharapkan seseorang untuk hadir di halamanku. Kumohon berikan padaku cara agar ia dapat kudatangkan untuk melengkapi do’aku. Jadikan aku seorang yang bijak agar aku tidak menyesal di akhirnya. Berikan pada wanita yang kumau keluluhan hati agar kita dapat bersama sampai semua angan dan cita-citaku tercapai.
Setelah apa yang kuminta pada-Mu menjadi milikku, lengkapilah aku dengan hati yang ringan untuk selalu bergembira. Hingga aku dapat bersunggun-sungguh berusaha agar do’aku pada-Mu menjadi nyata. Namun jangan sekali-kali Kau membembuatkan menjadi berlebih-lebihan. Agar aku menjadi orang yang cukup tanpa kesedihan dan kesenangan yang berlebihan.
Dan pada akhirnya, berikan kepadaku kerendahan hati, kesederhanaan dan keagungan yang hakiki. Tolong lukislah pikiranku Tuhan dengan cerah dan terbuka bagi segala sesuatu sumber kearifan dan kelembutan dari kekuatan yang sebenarnya. Sehingga aku takkan takut, berani dan bangga berkata, “HIDUP DAN CINTAKU TAKKAN SIA-SIA.”
#bening , semoga seperti hati. meski ada saja titik hitam yang menodai. Ibnul Qoyyim berkata, “ Carilah hatimu di tiga tempat : (1). Ketika mendengarkan Al-Qur’an. (2) Di majlis dzikir ( yang didalamnya diajarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. (3) Diwaktu- waktu engkau menyendiri ( bermunajat kepada Alloh ). Jika engkau tidak dapati hatimu ditempat- tempat ini, maka mohonlah kepada Allah‘Azza wa Jalla agar menganugerahkan “ hati “ karena sesungguhnya engkau tidak punya “hati”. ( Fawaa’idul Fawaa’id , hal : 479). (at Madakaripura Waterfall)
“Valmont” de Milos Forman (1989) - librement adapté du roman éponyme et épistolaire de Pierre Choderlos de Laclos (1782) - avec Colin Firth, Annette Bening, Meg Tilly, Siân Phillip, Fabia Drake, Jeffrey Jones, Ian McNeice, Aleta Mitchell, les jeunes Fairuza Balk et Henry Thomas, décembre 2024.
"Mort sur le Nil" de et avec Kenneth Branagh - adapté du roman éponyme et du personnage Hercule Poirot créé par Agatha Christie (1937) - et avec Gal Gadot, Armie Hammer, Emma Mackey, Tom Bateman, Annette Bening, Rose Leslie, Letitia Wright, Sophie Okonedo, Russell Brand, Ali Fazal, Dawn French et Jennifer Saunders, février 2022.