Kau Berubah
Suara yang biasanya menggelitik teling kini tak ada
Canda tawa seperti biasa kini tiada
Kau pergi, menyisakan luka yang sulit kubagi
Kau tak pernah bersua, melihatku pun tak ada
Aku merana dan mulai terbiasa
Selalu berimajinasi agar selalu bisa bersama
Merayu fajar agar enggan datang demi malam yang akan terus memanja
Malam yang tenang untuk aku yang sedang mengenang
Tak ada lagi angin yang membelai lembut diri ini, hanya tamparan angin yang selalu memaksaku bangun dari mimpi Indah ini
Tak ada lagi sinar Mentari yang menghangatkan, hanya tersisa panasnya yang membakar hati dan pikiran ini
Apa yang terjadi
Mengapa semua seperti ini
Aku merindumu,
Layaknya bumi yang selalu menginginkan Mentari kembali
Aku merindumu,
Layaknya bumi yang selalu ingin ditemani rembulan
Maaf kuhaturkan
Mungkin tak seharusnya aku menjelma seperti bumi
Yang tak pernah mengerti apa artinya menghargai
Hanya memikirkan ego sendiri untuk memenuhi apa yang dimaui
Tak seharusnya juga aku menjelma seperti bumi
Yang selalu ingin diutamakan tanpa sadar hidup ini tak pernah sendiri
Aku ingin kau kembali
Aku takan menjelma lagi menjadi sesuatu yang mengerikan
Aku hanya ingin kau kembali
Menemani tanpa banyak berambisi
Menemani tanpa ada yang tersakiti
Menemani tanpa harus ditinggal lagi
Karena aku hanya ingin kau kembali
EeshaHasni















