Perihal "Kontribusimu apa??
Jangan mudah menilai seseorang hanya karena kamu tidak melihat keaktifannya, ataupun kontribusinya dalam dakwah.
Karna kita tidak pernah tau apa yg sedang di usahakanya.
Bisa jadi dia sedang mempersiapkan sesuatu yang kita tidak sanggup melakukannya.
Bisa jadi dia sedang memperjuangkan sesuatu yang kita sendiri tak berani mencobanya.
Bisa jadi dia sedang mempersiapkan sesuatu untuk masa depannya.
Bisa jadi dia sedang menggapai mimpi yang dulu sempat terhenti karena aktivitasnya.
Bisa jadi dia sedang merencanakan sesuatu yang menunjang keberhasilan dakwahnya.
Atau bisa juga karena :
Dia tidak di kasih amanah
Dia tidak dianggap penting
Pendapatnya tidak didengarkan
Dia punya masalah yang tidak bisa diumbar bahkan kepada teman dekat sekalipun.
Dia butuh sendiri
Dia tertekan karena banyaknya tuntutan
Dia ingin fokus menghafal Al-Qur'an.
Dia sedang dalam keadaan genting
Dia sedang butuh nasehat bukan cercaan
Dia ingin menepi dari hiruk pikuk perdebatan
Dia tidak punya passion dalam hal perpolitikan
Dll
Pertanyaannya , Apakah makna kontribusi Dakwah hanya sebatas aktif di grup kajian lalu ngontak kader sana sini??
Tidak!
Makna kontribusi itu luas, tak sesempit itu.
Menulis juga kontribusi, menghafal Al-Qur'an juga kontribusi, membaca buku juga kontribusi, mempelajari ilmu-ilmu agama juga kontribusi, Bikin konten juga kontribusi selagi apa yang dibuat itu memang dibutuhkan oleh Dakwah. Cuma masalahnya, kita kadang yang nggak peka sama kontribusi seseorang. Atau pura-pura buta. Karena melihat seseorang lebih bnyak diamnya daripada bersuara.
Kadang orang diam bukan berarti dia tidak melakukan apa-apa, namun bisa saja dia sedang merencanakan atau memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan dakwah.
Atau bisa saja, diamnya seseorang karna berfikir bagaimana cara melawan hati dan pikiran yang saling bertengkar antara bertahan atau mundur.
Memang sifat manusia mudah menilai, namun sebagai manusia yang punya akal untuk berfikir tidak kah lebih baik kita pergunakan akal kita untuk memikirkan sisi positif objek yang kamu nilai??
Atau kitanya yang terlalu berbangga jiwa karna merasa kontribusi untuk sesuatu begitu besar sehingga tak nampak kebaikan orang sedikit pun?
Janganlah menjadi orang yang sombong. Karna sombong itu selendang tuhan (allah). Tak pantas kita sebagai manusia berlagak sombong karna cuma masalah "kontribusimu apa??"..
Allah lah yang tau kontribusi seseorang, Allah lah yang tau tentang keadaan hati seseorang, dan Allah lah yang tau tentang kedudukan seseorang di sisinya.
Wallahu a'lam bissawab
@putrhanna













